18, 2026
Teknologi

PSIM Yogyakarta Resmi Pecat Jean Paul Van Gastel Usai Terlempar ke Zona Degradasi

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2025/11/28/692944dd82ccb-pelatih-psim-yogyakarta-jean-paul-van-gastel_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

PSIM Yogyakarta Resmi Pecat Jean Paul Van Gastel Usai Terlempar ke Zona Degradasi

PSIM Yogyakarta secara resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jean Paul Van Gastel. Keputusan ini diambil setelah tim seringkali gagal menunjukkan performa memuaskan dan terlempar ke zona degradasi klasemen Liga 2. Pengumuman resmi dilakukan oleh manajemen klub melalui kanal resmi mereka pada Rabu (28/11/2025).

Kepastian pemecatan Van Gastel ini menjadi penutup bagi periode singkat pelatih asal Belanda itu membawa PSIM. Sejak ditunjuk sebagai pelatih kepala pada bulan September 2025, Van Gastel gagal membawa tim merah putih menjauhi zona bahaya. Dari 15 laga yang sudah dijalani, PSIM hanya mampu meraih 4 kemenangan, 7 hasil imbang, dan mengalami 4 kekalahan.

Dalam konferensi pers singkat, Ketua Umum PSIM Yogyakarta, Bambang Supriyanto, menjelaskan bahwa keputusan untuk memecat Van Gastel merupakan langkah terakhir yang diambil setelah berbagai evaluasi mendalam. "Kami telah memberikan waktu dan kesempatan yang cukup untuk pelatih dan tim untuk memperbaiki performa. Namun hasil yang diraih belum sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Kondisi klasemen saat ini yang membuat kami terancam degradasi menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan ini," ujar Bambang.

Kinerja Menurun di Paruh Musim

Performa PSIM Yogyakarta memang mengalami penurunan drastis sejak memasuki paruh musim kompetisi. Setelah awal musim yang cukup promising dengan menempati posisi tengah klasemen, kini tim tercatat berada di peringkat 18 dari 20 tim dengan mengoleksi 19 poin dari 15 laga. Posisi ini membuat PSIM hanya terpisah satu poin dari zona degradasi langsung.

Beberapa hasil buruk dalam beberapa pekan terakhir menjadi pukulan telak bagi posisi PSIM. Dalam lima laga terakhir, tim hanya mampu meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan. Kekalahan telak dari Persis Solo dengan skor 0-3 pada pekan lalu menjadi pemicu utama pengambilan keputusan pemecatan pelatih.

Van Gastel sendiri sebelumnya sempat menjadi harapan bagi PSIM setelah berhasil membawa tim meraih hasil imbang saat menjalani laga tandang melawan Persikabo 1973 pada awal November. Namun performa yang tidak konsisten terus menjadi masalah besar yang tidak bisa diatasi oleh pelatih berusia 48 tahun ini.

Pencarian Pelatih Pengganti

Dengan kepergian Van Gastel, manajemen PSIM segera membuka peluang untuk mencari pelatih pengganti yang diharapkan dapat menyelamatkan tim dari ancaman degradasi. Bambang mengungkapkan bahwa tim seleksi sudah dibentuk dan akan segera melakukan proses rekrutmen.

Sementara itu, beberapa nama pelatih dikabarkan menjadi kandidat kuat untuk menggantikan posisi Van Gastel. Beberapa di antaranya adalah pelatih lokal yang memiliki pengalaman di Liga 2 serta beberapa pelatih asing yang pernah melatih klub di Indonesia.

Reaksi dari Pemain dan Suporter

Keputusan pemecatan Van Gastel ini mendapatkan beragam reaksi dari kalangan pemain dan suporter. Beberapa pemain mengaku sedih dengan kepergian pelatih yang sempat memberikan arahan taktik yang berbeda bagi tim.

Sementara itu, sebagian besar suporter PSIM mendukung keputusan manajemen. Mereka berharap dengan pergantian pelatih, tim dapat kembali menunjukkan performa yang memuaskan dan menjauhi zona degradasi.

Saat ini, tim pelatih interim akan mengambil alih tugas pelatih hingga pengganti Van Gastel resmi ditunjuk. Manajemen berharap proses rekrutmen pelatih baru dapat segera diselesaikan agar tim memiliki persiapan yang maksimal untuk laga-laga sisa di kompetisi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter