19, 2026
Nasional

Review Galaxy Z Fold 8: Bentuk Paspor, Makin Nyaman Dipakai?

Review Samsung Galaxy Z Fold 8 setelah sebulan pemakaian. Desain paspor, bobot 201 gram, layar nyaman buat baca ebook, tapi ada sejumlah kompromi.]]>

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Review Galaxy Z Fold 8: Bentuk Paspor, Makin Nyaman Dipakai?

Galaxy Z Fold 8 membawa perubahan yang paling terasa pada rasio bodi. Jika generasi sebelumnya bertahan pada layar luar yang cenderung lebar dan pendek, perangkat anyar ini memilih proporsi lebih tinggi dan sempit, menyerupai bentuk paspor. Perubahan itu bukan sekadar kosmetik, melainkan upaya menjawab keluhan lama pengguna lipatan: sulit digenggam satu tangan dan terasa canggung saat dipakai berjalan.

Dalam penggunaan sehari-hari, bodi yang lebih ramping membuat ponsel ini lebih mudah masuk kantong dan lebih stabil saat dipegang dengan satu tangan. Layar luar yang sempit memaksa antarmuka menyesuaikan diri, dan di sinilah pertanyaan utama muncul: apakah bentuk paspor benar-benar membuat Galaxy Z Fold 8 lebih nyaman dipakai, atau justru memindahkan masalah ke sisi lain?

Rasio paspor dan implikasi ergonomis

Istilah bentuk paspor merujuk pada proporsi layar yang lebih tinggi daripada lebar, dengan sudut relatif tegas dan engsel yang menempel rapat. Efek paling langsung terasa pada cara pengguna memegang perangkat. Jari ibu jari menjangkau area layar lebih luas tanpa harus menggeser pegangan, sementara sisi belakang yang lebih sempit mengurangi risiko perangkat terlepas saat digenggam longgar.

Namun, rasio tinggi juga berarti pusat gravitasi bergeser ke atas. Saat perangkat dibuka menjadi tablet, bobot terasa lebih terkonsentrasi di bagian tengah hingga atas. Pengguna yang terbiasa memegang ponsel lipatan dengan dua tangan mungkin tidak merasakan perbedaan besar, tetapi mereka yang sering membuka perangkat sambil berdiri akan merasakan perlu penyesuaian.

Bobot dan distribusi

Galaxy Z Fold 8 tercatat masih berada di kelas perangkat lipatan premium yang relatif berat. Meski lebih ringan dibanding generasi awal, bobotnya belum bisa disamakan dengan ponsel biasa. Kunci kenyamanan terletak pada distribusi, bukan semata angka. Engsel yang lebih tipis dan rangka yang lebih seimbang membuat beban terasa lebih merata di telapak tangan, sehingga sesi membaca panjang tidak secepat generasi sebelumnya menimbulkan pegal.

Layar luar dan layar dalam

Layar luar dengan proporsi tinggi kini lebih fungsional. Mengetik pesan pendek, menggulir media sosial, dan membalas surel bisa dilakukan tanpa membuka perangkat. Ukuran tombol virtual yang lebih sempit menuntut adaptasi singkat, tetapi akurasi pengetikan justru membaik karena jangkauan ibu jari tidak lagi berlebihan.

Saat dibuka, layar dalam memberikan kanvas yang lebih mendekati persegi panjang dibanding generasi sebelumnya. Untuk membaca dokumen, artikel, dan lembar kerja, rasio ini terasa lebih alami. Menonton video juga tidak menyisakan bilah hitam berlebihan, meski konten lanskap tetap menuntut rotasi.

Engsel dan lipatan layar

Engsel menjadi salah satu titik yang paling diperhatikan. Mekanisme baru memungkinkan perangkat berdiri pada berbagai sudut, berguna untuk panggilan video atau mengetik di meja. Lipatan di tengah layar masih terlihat pada sudut pandang tertentu dan terasa saat jari melintas, tetapi jauh lebih halus dibanding generasi awal. Untuk penggunaan normal, keberadaan lipatan jarang mengganggu.

Performa dan daya tahan

Sebagai perangkat kelas atas, Galaxy Z Fold 8 menjalankan aplikasi berat tanpa hambatan berarti. Multitasking tiga aplikasi dalam satu layar berjalan lancar, termasuk saat salah satunya memutar video. Sistem manajemen panas tampak lebih baik, dengan suhu bodi yang tetap terkendali meski dipakai merekam video dalam waktu lama.

Daya tahan baterai menjadi kompromi yang tak terhindarkan. Layar besar dan bodi tipis membuat perangkat ini cukup untuk satu hari penuh pemakaian wajar, tetapi pengguna berat perlu mengisi daya pada sore hari. Pengisian daya kabel maupun nirkabel tersedia, meski kecepatannya bukan yang tercepat di kelasnya.

Kamera

Konfigurasi kamera mengikuti pola yang sama dengan generasi sebelumnya: satu kamera utama beresolusi tinggi, lensa ultrawide, dan telefoto. Hasil foto dalam kondisi cahaya cukup baik tergolong konsisten, dengan warna yang cenderung natural. Dalam kondisi minim cahaya, gambar masih bisa dipakai, tetapi detail halus mulai menurun. Kamera depan yang tersembunyi di balik layar dalam kini lebih sulit terlihat, meski kualitasnya masih di bawah kamera punch-hole pada layar luar.

Perangkat lunak dan produktivitas

Antarmuka Galaxy Z Fold 8 dirancang untuk memanfaatkan layar lebar. Fitur drag and drop antar aplikasi, taskbar, dan mode desktop membuat perangkat ini terasa seperti komputer kecil. Sejumlah fitur berbasis kecerdasan buatan membantu meringkas teks, menerjemahkan percakapan, dan menyunting foto. Fitur-fitur itu berguna, meski tidak semuanya dipakai setiap hari.

Yang perlu dicatat, pengalaman terbaik tetap datang saat perangkat dibuka. Pengguna yang sebagian besar waktu memakai layar luar mungkin tidak merasakan nilai tambah sebesar harganya.

Hal yang perlu dipertimbangkan

Harga tetap menjadi hambatan utama. Perangkat lipatan berada di segmen yang jauh di atas ponsel biasa dengan spesifikasi setara. Ketahanan terhadap debu dan air masih terbatas dibanding ponsel konvensional, dan perawatan layar lipat menuntut kehati-hatian lebih. Bagi pengguna yang menginginkan ponsel tahan banting tanpa khawatir, bentuk lipatan masih menuntut kompromi.

Kesimpulan

Bentuk paspor pada Galaxy Z Fold 8 menjawab sebagian keluhan lama. Perangkat ini lebih mudah digenggam, lebih nyaman dibawa, dan lebih masuk akal sebagai ponsel sehari-hari tanpa harus selalu dibuka. Layar luarnya kini benar-benar bisa diandalkan, sementara layar dalam tetap menjadi alasan utama membeli perangkat ini.

Kenyamanan itu tetap bersyarat. Bobot yang belum sepenuhnya ringan, harga tinggi, dan keterbatasan ketahanan membuat Galaxy Z Fold 8 lebih cocok bagi pengguna yang memang membutuhkan produktivitas di layar besar dan bersedia menerima kompromi. Bagi mereka, bentuk paspor adalah perbaikan yang berarti. Bagi pengguna lain, perubahan ini belum cukup untuk memindahkan pilihan dari ponsel biasa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter