13, 2026
Nasional

RRQ Hoshi Tak Lolos Playoff MPL ID S18, Gagal 3 Kali Beruntun

RRQ Hoshi tidak lolos ke Playoff MPL ID S18. Ini menjadi kegagalan mereka yang ketiga kalinya setelah sebelumnya tidak lolos Playoff di MPL ID S16 dan S17.]]>

Rizki Setiawan
Rizki Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

RRQ Hoshi Tak Lolos Playoff MPL ID S18, Gagal 3 Kali Beruntun

Jakarta — RRQ Hoshi dipastikan gagal melaju ke babak playoff MPL ID Season 18. Hasil tersebut menandai kegagalan ketiga secara beruntun bagi tim berjuluk Raja dari Segala Raja itu untuk menembus fase gugur dalam tiga musim terakhir kompetisi Mobile Legends: Bang Bang tertinggi di Indonesia tersebut.

Kepastian itu didapat setelah rangkaian pertandingan pekan terakhir musim reguler menutup peluang RRQ Hoshi bersaing di posisi empat besar klasemen. Dengan demikian, RRQ Hoshi harus menyelesaikan musim ini lebih cepat dari yang diharapkan, sementara delapan tim teratas akan melanjutkan perjuangan memperebutkan gelar juara MPL ID S18.

Rangkaian Hasil Buruk di Musim Reguler

Sepanjang musim reguler, RRQ Hoshi tampil tidak konsisten. Tim yang diperkuat sejumlah pemain senior tersebut mencatat serangkaian kekalahan pada laga-laga krusial, terutama ketika berhadapan dengan tim-tim papan atas. Inkonsistensi performa membuat mereka kehilangan poin penting yang seharusnya bisa mengamankan tempat di empat besar.

Pada pekan-pekan awal, RRQ Hoshi sempat menunjukkan tanda-tanda kebangkitan dengan beberapa kemenangan meyakinkan. Namun, tren positif itu tidak bertahan lama. Rentetan hasil negatif di paruh kedua musim membuat posisi mereka di klasemen terus melorot dan akhirnya berada di luar zona playoff.

Kegagalan ini memperpanjang catatan buruk RRQ Hoshi. Pada dua musim sebelumnya, tim yang identik dengan warna merah dan kuning itu juga tidak mampu menembus babak playoff. Situasi tersebut menjadi sorotan tersendiri di kalangan penggemar, mengingat RRQ Hoshi merupakan salah satu tim paling populer dan memiliki basis suporter terbesar di Indonesia.

Tekanan bagi Manajemen dan Tim Pelatih

Hasil tiga musim beruntun tanpa playoff memunculkan pertanyaan besar mengenai arah pembangunan tim. Manajemen RRQ disebut akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap komposisi roster, sistem latihan, hingga strategi yang diterapkan tim pelatih selama ini.

Sejumlah pengamat esports menilai masalah RRQ Hoshi bukan semata soal kualitas individu pemain. Menurut mereka, persoalan utama terletak pada konsistensi strategi, adaptasi terhadap meta terbaru, serta kemampuan tim menutup pertandingan pada momen-momen penting. Hal itu terlihat dari beberapa laga yang seharusnya bisa dimenangkan, tetapi berakhir dengan kekalahan karena eksekusi yang kurang matang di akhir pertandingan.

Kualitas mekanik pemain RRQ Hoshi sendiri umumnya masih dianggap mumpuni. Nama-nama seperti pemain berpengalaman di lini depan hingga pengatur strategi di lini tengah dinilai masih kompetitif di level MPL. Namun, kerja sama tim dan pengambilan keputusan dalam situasi tertekan menjadi titik lemah yang berulang kali dieksploitasi lawan.

Peta Persaingan MPL ID S18

Sementara RRQ Hoshi tersingkir, persaingan di papan atas MPL ID S18 berlangsung ketat. Tim-tim seperti ONIC Esports, EVOS Legends, dan sejumlah tim dengan roster muda tampil lebih stabil sepanjang musim. Mereka berhasil mengumpulkan poin secara konsisten dan mengamankan tiket ke babak playoff lebih awal.

Keberhasilan tim-tim tersebut tidak lepas dari kemampuan mereka beradaptasi dengan perubahan meta yang cepat. Mereka juga lebih disiplin dalam menjalankan rencana permainan, baik saat unggul maupun tertinggal. Hal inilah yang menjadi pembeda antara tim yang lolos playoff dan tim yang harus puas mengakhiri musim lebih cepat.

Bagi RRQ Hoshi, penampilan di MPL ID S18 menjadi cermin bahwa reputasi besar tidak otomatis menjamin hasil di atas panggung. Kompetisi tingkat tertinggi di Indonesia kini semakin kompetitif, dengan kesenjangan kualitas antar tim yang semakin tipis. Setiap kesalahan kecil bisa berujung fatal.

Respons Penggemar dan Masa Depan Tim

Kegagalan RRQ Hoshi memicu beragam reaksi dari para penggemar. Banyak yang menyampaikan kekecewaan, terutama karena tim kesayangan mereka kembali absen di babak playoff. Namun, tidak sedikit pula yang menyerukan dukungan agar manajemen segera melakukan pembenahan menyeluruh dan tidak terjebak pada pola yang sama.

Sejumlah akun komunitas penggemar menyoroti perlunya penyegaran roster dan pendekatan kepelatihan yang lebih segar. Mereka menilai tim perlu memberi ruang lebih besar bagi pemain muda yang lapar prestasi, sembari tetap mempertahankan pengalaman dari pemain senior sebagai penyeimbang.

Di sisi lain, manajemen RRQ diyakini tidak akan tinggal diam. Tradisi tim besar menuntut adanya perbaikan cepat, mengingat kompetisi musim berikutnya akan berlangsung dalam waktu tidak terlalu lama. Keputusan mengenai komposisi pemain, pelatih, serta program persiapan menjadi hal yang paling dinanti publik esports Tanah Air.

Bagi RRQ Hoshi, tiga musim tanpa playoff merupakan pukulan berat sekaligus alarm. Jika ingin kembali bersaing di papan atas dan mengembalikan kejayaan, pembenahan harus dilakukan secara menyeluruh, terukur, dan konsisten. Sebab, di MPL ID, prestasi masa lalu tidak akan pernah cukup untuk menjaga posisi di puncak.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizki Setiawan

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter