20, 2026
Olahraga

Taisei Marukawa Disebut Tinggal 2 Tahap Lagi Jadi WNI, Berpeluang Perkuat Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Proses naturalisasi gelandang serang Taisei Marukawa disebut memasuki tahap akhir. Pemain berusia 28 tahun itu dilaporkan tinggal melewati dua tahap lagi sebelum resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI). Jika rampung, Marukawa membuka peluang memperkuat Timnas Indonesia, termasuk pada ajang Piala Asia 2027.

Marukawa bukan nama baru bagi penggemar sepak bola nasional. Ia telah beberapa musim berkiprah di Liga 1 dan dikenal sebagai salah satu gelandang asing paling produktif. Statusnya sebagai pemain yang telah lama menetap di Indonesia menjadi dasar utama pengajuan naturalisasi, berbeda dari sejumlah pemain keturunan yang lebih dulu memperkuat skuad Garuda melalui jalur garis keturunan.

Dua Tahap yang Tersisa

Informasi soal dua tahap tersisa itu beredar di kalangan pengamat dan pendukung sepak bola nasional. Secara umum, proses naturalisasi seorang pemain asing menempuh sejumlah rangkaian: pengajuan berkas, penelitian dan verifikasi administrasi oleh kementerian terkait, penerbitan surat keputusan kewarganegaraan, hingga pengucapan sumpah setia sebagai WNI. Setelah status kewarganegaraan sah, pemain bersangkutan masih perlu mengurus dokumen kependudukan dan paspor sebelum bisa didaftarkan ke federasi internasional.

Dua tahap yang disebut tersisa berada pada bagian paling akhir rangkaian tersebut, yaitu penyelesaian administrasi kewarganegaraan dan pengurusan dokumen resmi. Tahapan ini kerap memakan waktu karena melibatkan lintas kementerian dan lembaga, mulai dari urusan hukum dan hak asasi manusia hingga administrasi kependudukan. Belum ada keterangan resmi dari PSSI maupun pihak pemain mengenai tenggat pasti penyelesaiannya.

Perlu dicatat, status WNI saja belum otomatis membuat seorang pemain bisa membela Timnas Indonesia. Federasi tetap harus mengajukan permohonan perubahan asosiasi kepada FIFA dan memastikan pemain memenuhi seluruh syarat eligibilitas. Proses ini biasanya berjalan paralel dengan penyelesaian dokumen kewarganegaraan.

Rekam Jejak di Liga 1

Marukawa pertama kali mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia saat memperkuat Persebaya Surabaya. Bersama klub berbasis di Jawa Timur itu, ia tampil sebagai motor serangan dengan kemampuan menggiring bola, menciptakan peluang, dan mencetak gol dari lini kedua. Performa tersebut membuat namanya kerap masuk dalam pembicaraan pemain asing terbaik kompetisi.

Kariernya di Liga 1 berlanjut ke sejumlah klub lain, dan pada setiap klub ia menunjukkan konsistensi sebagai pengatur serangan. Kemampuannya beradaptasi dengan gaya permainan lokal, ditambah penguasaan bahasa Indonesia yang terus berkembang, menjadi nilai tambah dalam pertimbangan naturalisasi. Ia juga dikenal dekat dengan rekan-rekan setim dan aktif berinteraksi dengan suporter.

Dari sisi usia, Marukawa berada di fase matang karier. Sebagai gelandang kreatif, ia memiliki pengalaman bertanding di kompetisi yang keras dan padat jadwal, sesuatu yang dibutuhkan skuad nasional yang harus menghadapi laga internasional dengan waktu persiapan terbatas.

Peluang di Piala Asia 2027

Piala Asia 2027 menjadi target besar Timnas Indonesia. Ajang tersebut akan digelar di Arab Saudi dan diikuti sejumlah negara terkuat di Benua Asia. Kehadiran pemain tambahan di lini tengah dinilai dapat memberi pelatih lebih banyak pilihan taktik, terutama saat menghadapi tim-tim dengan penguasaan bola dominan.

Jika proses naturalisasi dan pendaftaran ke FIFA selesai sebelum jendela pertandingan yang disyaratkan, Marukawa berpeluang masuk dalam rencana jangka panjang pelatih kepala. Namun, keputusan akhir tetap berada di tangan tim pelatih, yang biasanya mempertimbangkan performa klub, kebugaran, dan kesesuaian dengan skema permainan.

Timnas Indonesia dalam beberapa tahun terakhir memang gencar menambah kekuatan melalui pemain yang memiliki ikatan dengan Indonesia. Kebijakan itu membuahkan hasil dengan peningkatan performa di kualifikasi dan keikutsertaan di putaran final turnamen kontinental. Naturalisasi Marukawa akan menjadi kasus berbeda karena berbasis masa tinggal, bukan garis keturunan.

Persaingan di Lini Tengah

Lini tengah Timnas Indonesia saat ini dihuni sejumlah nama yang berkompetisi di liga luar negeri maupun dalam negeri. Persaingan untuk merebut tempat di starting eleven cukup ketat. Karena itu, kehadiran Marukawa lebih realistis diposisikan sebagai pendalaman skuad, bukan jaminan tempat utama.

Dari kacamata regulasi, pemain yang menempuh jalur naturalisasi wajib memenuhi syarat masa tinggal minimal lima tahun setelah usia 18 tahun di wilayah negara yang hendak dibela, kecuali memenuhi kriteria lain seperti garis keturunan. Marukawa yang telah menetap di Indonesia sejak beberapa tahun lalu disebut mendekati pemenuhan syarat tersebut. Ia juga tidak pernah membela tim nasional senior Jepang, sehingga tidak terhalang aturan perpindahan asosiasi.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal sumpah kewarganegaraan maupun pengajuan permohonan ke FIFA. Publik menantikan kepastian, sementara Marukawa sendiri memilih fokus pada penampilan bersama klubnya. Jika seluruh tahapan rampung sesuai perkiraan, namanya berpeluang besar masuk dalam peta kekuatan Timnas Indonesia menuju Piala Asia 2027.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter