30, 2026
Ekonomi

Telusuri Aset Febrie Adriansyah Terkait TPPU, Dua Orang Bank Ikut Digarap Kejagung

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/08/18/6a840f778c822-tersangka-kasus-dugaan-tindak-pidana-pencucian-uang-tppu-febrie-adriansyah-tengah_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Telusuri Aset Febrie Adriansyah Terkait TPPU, Dua Orang Bank Ikut Digarap Kejagung

Kejaksaan Agung (Kejagung) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat Febrie Adriansyah. Penyidik telah memperluas cakupan penyidikan dengan menelusuri berbagai aset milik tersangka serta memeriksa dua pekerja perbankan yang diduga terlibat dalam transaksi mencurigakan tersebut.

Febrie Adriansyah, yang sebelumnya dikenal sebagai pengusaha sukses, kini berstatus tersangka dalam kasus TPPU yang menyeret nama besar beberapa pejabat tinggi. Penyidik Kejagung mengungkap bahwa ada aliran dana mencurigakan yang melibatkan rekening Febrie dan sejumlah pejabat negara.

Penyelidikan Aset Febrie Adriansyah

Tim penyidik Kejagung telah mengidentifikasi sejumlah aset milik Febrie Adriansyah yang diduga berasal dari hasil kejahatan TPPU. Aset-aset tersebut antara lain berupa properti mewah di beberapa kota besar, kendaraan berharga tinggi, serta investasi di berbagai sektor usaha.

"Kami sedang melakukan pemeriksaan mendalam terhadap aset-aset tersebut untuk memastikan legalitas dan asal-usul dana yang digunakan dalam pembelian," ujar salah satu sumber di Kejagung yang tidak mau disebutkan namanya.

Selain itu, penyidik juga sedang memeriksa transaksi-transaksi keuangan Febrie selama beberapa tahun terakhir. Beberapa transaksi dinilai mencurigakan karena terjadi dalam jumlah besar dan pola yang tidak biasa.

Peran Dua Pekerja Bank Diperiksa

Dalam pengembangan kasus ini, Kejagung juga telah memeriksa dua pekerja perbankan yang diduga membantu Febrie dalam melakukan transaksi mencurigakan. Kedua pekerja bank ini diketahui bekerja di dua lembaga keuangan yang berbeda.

"Kedua pekerja bank ini kita periksa sebagai saksi namun statusnya bisa berubah menjadi tersangka jika terbukti terlibat dalam kejahatan TPPU," jelas sumber tersebut.

Diduga, kedua pekerja bank ini membantu Febrie dalam melakukan penyetoran dan penarikan dana dalam jumlah besar serta membuka rekening dengan identitas palsu. Mereka juga diduga memberikan nasihat cara menghindari proses pelaporan transaksi yang mencurigakan kepada unit pengawas keuangan (UPK) bank.

Keterlibatan Pejabat Tinggi

Kasus ini semakin menarik perhatian publik karena melibatkan sejumlah pejabat tinggi negara. Febrie Adriansyah diketahui memiliki hubungan dekat dengan beberapa pejabat yang kini sedang diselidiki dalam kasus berbeda.

Beberapa pejabat tersebut telah ditetapkan sebagai saksi dalam penyidikan TPPU yang menjerat Febrie. Mereka diperiksa untuk mengungkap hubungan dan transaksi keuangan yang terjadi dengan tersangka.

Kejagung mengaku sedang mempelajari dokumen-dokumen yang berhasil disita dari berbagai pihak termasuk dari kantor pengacara Febrie. Dokumen-dokumen tersebut diyakini mengandung informasi penting mengenai aliran dana dan jaringan yang terlibat dalam kasus ini.

Tanggapan Kuasa Hukum

Febrie Adriansyah yang saat ini dalam tahanan Kejagung, melalui kuasa hukumnya, menyatakan bahwa klien bersih dari segala tuduhan. Mereka menegaskan bahwa semua aset yang dimiliki Febrie berasal dari usaha sah dan telah melalui proses perpajakan yang benar.

"Kami akan membuktikan dalam pengadilan bahwa semua tuduhan yang dilayangkan terkait TPPU tidak berdasar dan hanyalah sebuah fitnah," ujar kuasa hukum Febrie.

Sementara itu, Kejagung menyatakan akan terus menyelidiki kasus ini hingga tuntas. "Kami berkomitmen untuk mengungkap seluruh jaringan dan memproses semua pihak yang terlibat dalam kejahatan TPPU ini," pungkas sumber di Kejagung.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter