27, 2026
Nasional

Tersangka Pembacokan Suporter Hingga Tewas di Bogor Ditangkap

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tersangka Pembacokan Suporter Hingga Tewas di Bogor Ditangkap

Polres Bogor berhasil mengungkap kasus pembacokan yang menewaskan seorang suporter hingga tewas di wilayahnya. Dalam operasi yang digelar pada Rabu (15/3) dini hari, polisi berhasil menangkap dua tersangka utama dalam kasus tersebut. Kedua tersangka yang ditangkap ini merupakan pelaku utama yang secara langsung terlibat dalam aksi pembacokan yang menyebabkan korban tewas di lokasi kejadian.

Kasus ini bermula pada pertandingan sepak bola yang digelar di Stadion Pajajaran, Bogor, beberapa waktu lalu. Saat pertandingan berlangsung, terjadi konflik antara kelompok suporter yang berada di tribun. Konflik yang semula hanya verbal berubah menjadi fisik hingga akhirnya meluas ke luar stadion.

Kronologi Kejadian

Berdasarkan keterangan Kepala Polres Bogor, AKBP Budi Santoso, kronologi kejadian bermula saat pertandingan sepak bola antara Persikabo 1973 dan Persija Jakarta berlangsung. Di menit-menit akhir pertandingan, terjadi bentrokan antara kelompok suporter yang dikenal dengan sebutan The Jakmania dan kelompok suporter Persikabo yang disebut The Bobotoh.

"Konflik bermula saat suporter Persikabo merasa ada anggota The Jakmania yang masuk ke area tribun suporter Persikabo. Hal ini memicu adanya cekcok antar kedua kelompok," jelas Budi Santoso dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Bogor, Kamis (16/3).

Konflik yang semula hanya terjadi di dalam stadion kian memanas setelah pertandingan usai. Kedua kelompok suporter berusaha saling mengejar hingga akhirnya berbuntuti di sekitar Jalan Pajajaran, Kota Bogor. Di lokasi itulah, korban yang bernama Ahmad Rizki (25) warga Kecamatan Bogor Timur, diserang oleh sejumlah orang tak dikenal menggunakan senjata tajam.

Korban yang sempat dibawa ke rumah sakit ternyata mengalami luka mematih di bagian dada dan perut. Meski telah mendapat perawatan medis intensif, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan tewas oleh tim dokter sekitar pukul 23.00 WIB.

Penangkapan Tersangka

Setelah mendapat laporan dari masyarakat, Polres Bogor segera melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus. Tim khusus yang dibentuk oleh Polres Bogor berhasil mengidentifikasi para pelaku melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian dan keterangan saksi mata.

"Tim penyidik kita berhasil mengamankan dua tersangka utama yang diduga menjadi otak pembacokan. Kedua tersangka ini adalah anggota dari salah satu kelompok suporter yang bermarkas di Bogor," ujar Budi Santoso.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di kedua rumah tersangka, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam sejenis parang dan celurit yang diduga digunakan dalam aksi pembacokan. Selain itu, polisi juga menyita beberapa atribut kelompok suporter yang menjadi identitas tersangka.

Motif dan Tersangka Lainnya

Menurut keterangan polisi, motif utama dalam aksi pembacokan ini adalah dendam antar kelompok suporter yang sudah terjadi sebelumnya. Konfeks yang terjadi di stadion dianggap sebagai pemicu utama bagi tersangka untuk melakukan aksi balas dendam.

"Dari pengakuan tersangka, mereka merasa tersinggung dengan perilaku korban yang dianggap sudah melanggar area suporter Persikabo. Itu yang menjadi pemicu utama mereka melakukan aksi pembacokan," tambak Budi Santoso.

Saat ini polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap tersangka lainnya yang terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Polisi menduga masih ada beberapa orang yang terlibat dalam aksi pembacokan namun hingga kini belum berhasil diidentifikasi.

Respons Pihak Terkait

Kasus ini menuai respon dari berbagai pihak. Ketua Asosiasi Klub Sepakbola Indonesia (ASKI) Jawa Barat, Ahmad Fauzi, mengutamakan sikap terbuka terkait kasus ini.

"Kami menyesalkan kejadian ini dan akan bekerja sama penuh dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus ini. Kekerasan dalam sepak bola tidak bisa ditoleransi sama sekali," ujar Ahmad Fauzi.

Sementara itu, Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, meminta seluruh pihak untuk tetap tenang dan percaya pada proses hukum yang berjalan.

"Kami minta kepada seluruh suporter untuk tidak terpancing emosi. Polisi sedang melakukan investigasi dan kita percaya mereka akan memberikan keadilan yang sejalan dengan hukum," tutup Erick Thohir.

Polres Bogor sendiri mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aksi balas dendah dan memercayakan penanganan kasus ini kepada pihak berwajib. Polisi berjanji akan memberikan sanksi tegas bagi pelaku kekerasan dalam olahraga, khususnya dalam sepak bola.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter