02, 2026
Nasional

Tinjau Daerah 3T, Gibran Temukan RSUD Ini Cuma Punya 1 Dokter Obgyn

RSUD Kondosapata hanya memiliki dua ruang persalinan. Apabila jumlah pasien melebihi kapasitas, sebagian pasien harus dirujuk ke luar Kabupaten Mamasa.]]>

Kirana Kusuma
Kirana Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Tinjau Daerah 3T, Gibran Temukan RSUD Ini Cuma Punya 1 Dokter Obgyn

Gibran Rukminto Tinjau Fasilitas Kesehatan di Daerah 3T, Temukan RSUD Hanya Memiliki Satu Dokter Spesialis Kandungan

Dalam rangka kunjungan kerjanya ke daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T), Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan tinjauan mendalam terhadap fasilitas kesehatan di sejumlah wilayah. Salah satu temuan yang menarik perhatiannya adalah kondisi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di salah satu kabupaten di Indonesia Timur yang hanya memiliki satu dokter spesialis kandungan (Obgyn) untuk melayani ribuan wanita usia subur.

Kunjungan Gibran ini merupakan bagian dari program pemerintah untuk memastikan kualitas pelayanan kesehatan di daerah 3T sesuai standar yang berlaku. Selama kunjungan, Gibran berkesempatan melakukan dialog langsung dengan tenaga medis, pasien, serta pejabat setempat untuk memahami kondisi nyata di lapangan.

Kondisi RSUD di Daerah Terpencil

RSUD yang dikunjungi Gibran terletak di kabupaten yang berstatus daerah 3T. Menurut data yang diperoleh, rumah sakit ini melayani sekitar 50.000 jiwa, dengan mayoritas penduduk bepergian jauh untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang lebih memadai. Fasilitas kesehatan ini memiliki 100 tempat tidur, namun ketersediaan dokter spesialis masih sangat terbatas.

"Kami hanya memiliki satu dokter spesialis kandungan yang bertugas penuh di sini," ujar Kepala RSUD saat ditemui Gibran. "Dokter kami sering kali harus bekerja ekstra keras menginggi jumlah pasien yang banyak dan jarak tempuh yang jauh bagi pasien dari pedalaman."

Gibran juga menyoroti bahwa kebutuhan akan pelayanan kesehatan reproduktif, terutama bagi ibu hamil dan nifas, sangat tinggi di daerah ini. "Ketersediaan dokter spesialis kandungan yang sangat minim ini tentu menjadi tantangan besar bagi kita dalam menurunkan angka kematian ibu dan bayi," kata Gibran.

Upaya Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Dalam pertemuannya dengan tim medis dan pemerintah daerah, Gibran menekankan pentingnya memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan di daerah 3T. Salah satu upaya yang akan dilakukan adalah melalui program pengiriman dokter spesialis ke daerah terpencil melalui kerja sama dengan pemerintah pusat dan swasta.

"Kami akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan untuk memastikan setiap daerah 3T memiliki akses minimal satu dokter spesialis kandungan," jelas Gibran. "Selain itu, kami juga akan memfasilitasi pelatihan bagi tenaga kesehatan lokal untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam memberikan layanan dasar kesehatan reproduksi."

Gibran juga menyoroh pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun infrastruktur kesehatan yang memadai. "Infrastruktur transportasi yang baik juga menjadi kunci penting untuk memudahkan pasien berobat dan logistik kesehatan," tambahnya.

Tanggapan Pemerintah Daerah

Bupati setempat menyambut baik arahan dari Wakil Presiden. "Kami berterima kasih atas perhatian Bapak Wakil Presiden terhadap kondisi kesehatan di daerah kami. Kami akan berupaya maksimal untuk mendukung program-program yang akan dijalankan," ujar Bupati.

Menurutnya, pemerintah daerah telah berupaya memberikan insentif bagi tenaga medis yang mau bertugas di daerah terpencil. "Kami memberikan insentif berupa tunjangan khusus dan fasilitas perumahan. Namun, tantangannya tetap besar karena sulit menarik dokter spesialis untuk datang ke daerah kami," jelasnya.

Visi Jangka Panjang

Gibran menegaskan bahwa peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di daerah 3T merupakan bagian dari visi jangka panjang pemerintah. "Kesehatan adalah hak setiap warga negara, tidak peduli di mana tinggalnya. Kami berkomitmen untuk memastikan setiap warga Indonesia mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan merata," tegas Gibran.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau perkembangan di daerah 3T untuk memastikan program-program yang diinisiasi berjalan efektif. "Kami akan kembali berkunjung ke sini untuk mengevaluasi kemajuan yang telah dicapai," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Kusuma

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter