28, 2026
Nasional

TJSL Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/28/6ae1a387ee6e9-tjsl-telkom-hadirkan-inovasi-pembelajaran-numerasi-untuk-100-sekolah-di-wilayah-3t_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Eko Wibowo
Eko Wibowo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

TJSL Telkom Hadirkan Inovasi Pembelajaran Numerasi untuk 100 Sekolah di Wilayah 3T

Program Telkom Santun Lestari (TJSL) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperbaiki kualitas pendidikan di Indonesia melalui inovasi pembelajaran numerasi. Program ini fokus pada 100 sekolah yang berlokasi di wilayah Tertinggal, Terpencil, dan Terluar (3T) di seluruh Indonesia. Inovasi pembelajaran numerasi ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam memahami dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala Divisi TJSL Telkom, Agus Rahardjo, menjelaskan bahwa numerasi merupakan fondasi penting dalam menghadapi tantangan abad ke-21. "Dalam era digital seperti sekarang, kemampuan numerasi tidak hanya berhitung, tetapi juga memecahkan masalah, berpikir kritis, dan menggunakan data secara efektif. Melalui program ini, kami berharap dapat membantu siswa di wilayah 3T untuk memiliki persiapan yang lebih baik menghadapi masa depan," ujarnya.

Program Pembelajaran yang Holistik

Program pembelajaran numerasi yang dikembangkan TJSL Telkom bersama para ahli pendidikan ini bersifat holistik. Materi pembelajaran tidak hanya terbatas pada teori matematika, tetapi juga mengintegrasikan penggunaan teknologi dan konteks lokal. Siswa diajarkan untuk memahami konsep matematika melalui kegiatan praktis yang relevan dengan kehidupan sehari-hari di lingkungannya.

Salah satu inovasi utama adalah penggunaan platform pembelajaran digital yang dapat diakses secara offline. Platform ini dirancang khusus untuk kondisi jaringan internet yang terbatas di wilayah 3T. Selain itu, juga disediakan modul pembelajaran berbasis proyek yang memungkinkan siswa menerapkan konsep numerasi dalam menyelesaikan masalah nyata di sekolah maupun masyarakat sekitarnya.

Pelatihan Guru dan Pendampingan Intensif

Untuk memastikan program berjalan efektif, TJSL Telkom juga menyelenggarakan pelatihan bagi guru-guru di sekolah-sekolah tersebut. Pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan tentang materi pembelajaran numerasi, tetapi juga metode pengajaran yang inovatif dan adaptif. Para guru dilatih untuk menjadi fasilitator yang mampu membangun minat siswa terhadap matematika.

"Kami menyadari bahwa peran guru sangat krusial dalam kesuksesan program ini. Oleh karena itu, selain pelatihan, kami juga menyediakan pendampingan intensif selama enam bulan pertama implementasi program. Tim dari TJSL Telkom akan berkunjung rutin ke sekolah-sekolah untuk membantu guru dalam mengimplementasikan pembelajaran numerasi," jelas Agus.

Dampak yang Dihasilkan

Sejak diluncurkan pada awal tahun 2023, program ini telah memberikan dampak positif bagi siswa dan guru di sekolah-sekolah peserta. Data awal menunjukkan peningkatan minat dan kemampuan siswa dalam mempelajari matematika. Banyak siswa yang sebelumnya merasa matematika adalah mata pelajaran yang menakutkan, kini menunjukkan antusiasme yang tinggi.

"Sebelum program ini, siswa-siswi kami sering mengeluh saat pelajaran matematika. Namun, setelah diterapkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan relevan dengan kehidupan mereka, minat belajar meningkat drastis. Bahkan, beberapa siswa mulai memanfaatkan kemampuan numerasi mereka untuk membantu orang tua di rumah," ujar Kepala Sekolah SDN 1 Pulau Maya, salah satu sekolah peserta program.

Peran Teknologi dan Komunitas

TJSL Telkom juga memanfaatkan keahlian dalam bidang teknologi untuk mendukung program ini. Selain platform pembelajaran digital, perusahaan ini menyediakan akses internet melalui program Satelit Telkom untuk sekolah-sekolah yang sebelumnya tidak memiliki akses jaringan. Akses internet ini memungkinkan siswa dan guru untuk mengakses sumber belajar yang lebih luas.

Program ini juga melibatkan komunitas dan mitra Telkom dalam mendukung implementasi di lapangan. Para relawan dari anak perusahaan Telkom turun langsung ke sekolah-sekolah untuk membantu proses pembelajaran dan memberikan motivasi kepada siswa. Pendekatan komunitas ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem pembelajaran yang berkelanjutan setelah program berakhir.

Visi Jangka Panjang

TJSL Telkom menargetkan program ini tidak hanya berjalan selama satu tahun, tetapi menjadi fondasi untuk pengembangan pembelajaran numerasi yang berkelanjutan di wilayah 3T. Perencanaan jangka panjang termasuk pelatihan guru tingkat lanjut, pengembangan modul pembelajaran yang lebih komprehensif, serta penguatan jejaring antar sekolah untuk berbagi pengalaman dan inovasi.

"Kami percaya bahwa pendidikan adalah kunci utama untuk membangun masa depan yang lebih baik. Melalui program ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mengurasi kesenjangan pendidikan, khususnya di wilayah 3T. Numerasi yang kuat akan membuka peluang lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk bersaing secara global," pungkas Agus Rahardjo.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eko Wibowo

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter