15, 2026
Olahraga

Usai Bawa Timnas Indonesia Juara, Elkan Baggott Harus Terima Kenyataan Pahit dari Pelatih Millwall

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/13/6acdcc60c9ed2-elkan-baggott_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Intan Kusuma
Intan Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Usai Sukses dengan Timnas, Elkan Baggott Dikritik Pelatih Millwall

Elkan Baggott baru saja merasakan kebahagiaan besar setelah membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF 2022. Bek muda asal Inggris ini menjadi salah satu pemain kunci dalam skuad Garuda yang berhasil meraih gelar juara setelah 16 tahun menunggu. Namun, di tengah euforia kesuksesan bersama timnas, Baggott harus menghadapi kenyataan pahit dari pelatih klubnya, Millwall.

Neil Harris, pelatih Millwall, memberikan kritikan terbuka terhadap performa Baggott. Menurutnya, bek berusia 21 tahun tersebut perlu meningkatkan konsistensi permainannya jika ingin berkembang di level profesional. Kritik ini muncul setelah Baggott gagal menunjukkan performa terbaiknya dalam beberapa laga terakhir bersama Millwall.

Kritikan dari Pelatih Millwall

Dalam konferensi pers setelah pertandingan terakhir Millwall, Harris tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap Baggott. "Elkan memiliki potensi besar, tetapi ia harus memahami bahwa di level ini, konsistensi adalah kunci. Ia menunjukkan performa yang luar biasa bersama Timnas Indonesia, tetapi di klub, ia perlu menunjukkan hal yang sama setiap minggu," ujar Harris.

Pelatih berusia 48 tahun ini menambahkan bahwa Baggott perlu bekerja lebih keras dalam memahami sistem permainan Millwall. "Kami memberinya kesempatan, tetapi ia harus memanfaatkannya dengan menunjukkan performa yang konsisten. Liga Inggris sangat kompetitif, dan tidak ada tempat untuk pemain yang tidak konsisten," tegasnya.

Reaksi Elkan Baggott

Sebagai respons terhadap kritikan dari pelatihnya, Baggott mengaku menerima masukan tersebut dengan terbuka. Saya menghargai kritik dari pelatih karena itu menunjukkan bahwa ia peduli dengan perkembangan saya sebagai pemain. Saya akan bekerja keras untuk meningkatkan performa dan memenuhi ekspektasi klub," ujar Baggott melalui pernyataan resminya.

Baggott juga menjelaskan bahwa ada beberapa tantangan yang dihadirinya sejak kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia. "Ada penyesuaian yang harus dilakukan saat kembali ke klub. Sistem permainan di sini berbeda dengan yang diterapkan Timnas. Namun, saya akan berusaha sebaik mungkin untuk menyesuaikan diri dan memberikan kontribusi maksimal bagi tim," tambahnya.

Potensi dan Masa Depan

Sejak bergabung dengan Millwall dari Ipswich Town pada tahun 2021, Baggott dianggap sebagai salah satu prospek paling menjanjikan di posisi bek. Tinggi badannya yang mencapai 188 cm dan kemampuan udaranya yang baik membuatnya menjadi asset berharga bagi lini pertahanan.

Namun, untuk dapat berkembang menjadi pemain top di level Inggris, Baggott perlu menunjukkan kemampuan yang konsisten. Performa terbaiknya bersama Timnas Indonesia menjadi bukti bahwa ia memiliki potensi, tetapi ia perlu membuktikannya juga di pentas Liga Championship.

Tantangan di Depan

Millwall saat ini berada di posisi tengah klasemen Liga Championship. Dengan sisa pertandingan yang masih banyak, setiap poin menjadi sangat berarti. Dalam situasi seperti ini, performa pemain-pemain kunci seperti Baggott menjadi sangat krusial.

Kritikan dari Harris bisa menjadi pemicu bagi Baggott untuk bangkit dan menunjukkan performa terbaiknya. Jika ia berhasil meningkatkan konsistensinya, ia tidak hanya akan membantu Millwall mencapai target musim ini, tetapi juga membuka peluang bagi dirinya untuk berkarir di level yang lebih tinggi di masa depan.

Sementara itu, Timnas Indonesia akan terus mengawasi perkembangan Baggott di level klub. Kepala tim pelatih Shin Tae-yong telah menyatakan dukungan penuh bagi pemain muda ini untuk dapat berkembang di Eropa. "Elkan adalah bagian penting dari rencana jangka panjang kami. Performa yang baik di klub akan sangat berpengaruh terhadap kontribusinya bersama Timnas," kata Shin.

Dengan demikian, masa depan Elkan Baggott di Millwall dan karirnya bersama Timnas Indonesia saling terkait. Kritikan dari pelatihnya bisa menjadi titik balik yang penting bagi perkembangan kariernya. Bagi Baggott, tantangan sekarang adalah membuktikan bahwa ia mampu menunjukkan performa konsisten di level klub setelah kesuksesan bersama Timnas Indonesia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter