18, 2026
Politik

Wamendagri Bima Arya Dorong Humas Pemerintah Lebih Dekat dengan Rakyat

Nadia Santoso
Nadia Santoso Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Wamendagri Bima Arya Dorong Humas Pemerintah Lebih Dekat dengan Rakyat

Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya menekankan pentingnya peran humas pemerintah dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam sebuah kegiatan di Jakarta, Bima menyatakan bahwa humas harus menjadi jembatan yang efektif untuk menyampaikan informasi kebijakan pemerintah kepada masyarakat dengan cara yang mudah dipahami.

Bima menjelaskan bahwa komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat sangat krusial untuk membangun kepercayaan dan memastikan kebijakan berjalan sesuai harapan. "Humas pemerintah harus mampu menjelaskan kebijakan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami oleh masyarakat," ujar Bima.

Strategi Komunikasi yang Inklusif

Dalam sambutannya, Bima mengungkapkan beberapa strategi yang perlu diterapkan dalam komunikasi pemerintah. Pertama, menggunakan berbagai platform media untuk mencapai berbagai kalangan masyarakat. Kedua, memastikan informasi yang disampaikan akurat, jelas, dan berkelanjutan. Ketiga, melibatkan masyarakat dalam proses komunikasi untuk mendapatkan masukan dan umpan balik.

Bima mencontohkan beberapa kebijakan pemerintah yang memerlukan komunikasi yang lebih efektif. Misalnya, kebijakan dalam bidang kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur yang langsung dirasakan oleh masyarakat. "Jika masyarakat tidak memahami kebijakan, maka implementasinya pun akan tidak optimal," tambahnya.

Peningkatan Kapasitas Tim Humas

Untuk mencapai tujuan tersebut, Bima menekankan perlunya peningkatan kapasitas tim humas di seluruh tingkatan pemerintahan. Pemerintah pusat dan daerah perlu mengadakan pelatihan dan pembinaan berkala bagi para humas agar mampu menjalankan tugas dengan profesional.

"Humas bukan sekadar menyampaikan informasi, tetapi juga membangun pemahaman dan partisipasi masyarakat. Oleh karena itu, kompetensi humas harus terus ditingkatkan," jelas Bima. Ia juga menyebutkan bahwa pemerintah akan menyediakan berbagai fasilitas dan dukungan untuk peningkatan kompetensi ini.

Tantangan Komunikasi Digital

Dalam era digital seperti sekarang, Bima mengakui tantangan dalam mengelola komunikasi pemerintah. Banyak informasi beredar di dunia maya yang belum tentu akurat. Oleh karena itu, humas pemerintah harus proaktif dalam menyampaikan informasi resmi dan memperkuat verifikasi fakta.

"Kita harus mampu bersaing dalam ruang digital dengan menyampaikan informasi yang cepat, akurat, dan relevan. Tidak hanya itu, kita juga harus mampu mengidentifikasi dan mengatasi misinformasi yang berpotensi merusak kepercayaan publik," tambah Bima.

Komitmen Pemerintah

Bima menegaskan komitmen pemerintah dalam memperbaiki kualitas komunikasi dengan masyarakat. Pemerintah akan terus berupaya untuk membuat komunikasi yang lebih terbuka, transparan, dan partisipatif. Hal ini sesuai dengan arahan Presiden untuk membangun komunikasi yang efektif dan inklusif.

"Kita ingin masyarakat merasa mereka adalah bagian dari proses pembuatan kebijakan, bukan hanya sebagai penerima informasi. Dengan begitu, kebijakan yang dihasilkan akan lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat," ujar Bima.

Langkah Konkret

Untuk mewujudkan visi ini, pemerintah akan segera mengimplementasikan beberapa langkah konkret. Pertama, penyusunan pedoman komunikasi pemerintah yang lebih komprehensif. Kedua, pembentukan tim humas di tingkat desa dan kelurahan untuk memastikan informasi sampai ke tingkat terendah. Ketiga, pengembangan sistem monitoring dan evaluasi kualitas komunikasi pemerintah.

Bima berharap dengan langkah-langkah ini, komunikasi antara pemerintah dan masyarakat akan semakin efektif. "Tujuannya adalah membangun kepercayaan dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan negara. Karena pembangunan bukan tugas pemerintah semata, tapi tanggung jawab kita bersama," pungkasnya.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Santoso

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter