Wamendagri Ribka Serahkan Penghargaan Tokoh Kebudayaan PIKI Awards 2026
Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Republik Indonesia, Tito Karnavian, secara resmi menyerahkan penghargaan Tokoh Kebudayaan PIKI Awards 2026 dalam sebuah acara yang berlangsung meriah di Jakarta, Kamis (15/6/2026). Penghargaan bergengsi ini diserahkan kepada Prof. Dr. Ribka Tjiptaning, sependapat terkemuka di bidang kebudayaan dan pendidikan, atas dedikasinya yang luar biasa dalam melestarikan dan mengembalkan kebudayaan Indonesia.
Dalam sambutannya, Wamendagri Tito Karnavian menekankan pentingnya peran tokoh-tokoh kebudayaan dalam menjaga keberagaman dan kekayaan budaya bangsa. "Prof. Ribka adalah contoh nyata bagaimana satu individu dapat memberikan dampak signifikan bagi pelestarian kebudayaan Indonesia. Karyanya tidak hanya terbatas pada akademis, tetapi juga telah meresap masyarakat luas," ujar Tito Karnavian saat memberikan sambutan.
Penghargaan yang Mencerminkan Dedikasi Abadi
PIKI Awards 2026 kali ini memberikan penghargaan khusus kepada Prof. Ribka Tjiptaning atas kontribusinya selama lebih dari tiga dekade dalam mempromosikan kebudayaan Indonesia, baik secara nasional maupun internasional. Penghargaan ini diberikan sebagai bentak apresiasi atas berbagai karya tulis, penelitian, dan kegiatan praktis yang telah dilakukan untuk melestarikan warisan budaya bangsa.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua pihak yang telah mendukung upaya pelestarian kebudayaan Indonesia," kata Prof. Ribka dalam pidato terimaannya yang penuh emosi. Ia menambahkan bahwa keberlanjutan kebudayaan Indonesia memerlukan partisipasi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemerintah hingga masyarakat adat.
Jejak Prof. Ribka di Dunia Kebudayaan Indonesia
Prof. Dr. Ribka Tjiptaning, yang menjabat sebagai Rektor Universitas Negeri Jakarta periode 2022-2026, dikenal sebagai intelektual yang gigih memperjuangkan kebudayaan Indonesia. Ia telah menerbitkan lebih dari 20 buku tentang kebudayaan, etnografi, dan pendidikan budaya yang menjadi referensi penting di kalangan akademisi dan praktisi kebudayaan.
Selain sebagai akademisi, Prof. Ribka juga aktif sebagai konsultan berbagai proyek pelestarian warisan budaya di berbagai daerah di Indonesia. Ia pernah memimpin proyek dokumentasi seni tradisional di 10 provinsi dan menjadi pendiri yayasan yang bergerak dalam bidang pemuda dan kebudayaan.
Komitmen Pemerintah dalam Pelestarian Budaya
Pemberian penghargaan ini sejalan dengan komitmen pemerintah dalam mengembangkan dan melestarikan kebudayaan Indonesia. Wamendagri Tito Karnavian menjelaskan bahwa pemerintah telah berbagai program untuk mendukung tokoh-tokoh kebudayaan, termasuk penyediaan dana hibah, pelatihan, serta fasilitas infrastruktur.
"Kebudayaan adalah jiwa bangsa. Tanpa kebudayaan, kita kehilangan identitas sebagai bangsa Indonesia. Oleh karena itu, pemerintah akan terus mendukung para pelaku kebudayaan agar karya mereka dapat berkembang dan memberikan manfaat bagi masyarakat," tambah Tito.
Reaksi dari Tokoh Kebudayaan Lain
Pemberian penghargaan ini mendapat apresiasi dari berbagai tokoh kebudayaan di Indonesia. Seniman senior, Emha Ainun Nadjib, mengatakan bahwa penghargaan ini sangat tepat diberikan kepada Prof. Ribka yang telah lama berkontribusi untuk kebudayaan.
"Ribka adalah sosok yang tidak kenal lelah dalam memperjuangkan kebudayaan Indonesia. Penghargaan ini akan memberinya motivasi lebih untuk terus berkontribusi," ujar Emha.
Sementara itu, Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Nadiem Anwar Makarim) menyatakan bahwa penghargaan ini adalah bentuk apresiasi terhadap jasa-jasa Prof. Ribka dalam dunia pendidikan dan kebudayaan. "Prof. Ribka adalah inspirasi bagi kita semua, terutama generasi muda, untuk peduli pada kebudayaan bangsa," kata Nadiem.
Masa Depan Penghargaan PIKI
PIKI Awards telah menjadi salah satu penghargaan bergengsi di bidang kebudayaan Indonesia sejak pertama kali digelar pada 2010. Penghargaan ini diberikan setiap dua tahun sekali kepada individu atau kelompok yang dianggap telah memberikan kontribusi signifikan dalam pelestarian dan pengembangan kebudayaan Indonesia.
Dengan pemberian penghargaan ini, diharapkan akan semakin banyak masyarakat yang tertarik untuk terlibat aktif dalam pelestarian kebudayaan Indonesia, sehingga warisan budaya bangsa dapat terus dilestarikan untuk generasi mendatang.
Komentar (0)