03, 2026
Nasional

10 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Nadia Kusuma
Nadia Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

10 Kecelakaan Kereta Paling Mematikan Sepanjang Sejarah

Dunia transportasi kereta api telah menyaksikan banyak insiden tragis yang menewasinya ratusan bahkan ribuan orang sepanjang sejarah. Kecelakaan kereta sering disebabkan oleh berbagai faktor seperti kesalahan manusia, kerusakan infrastruktur, atau kondisi cuaca ekstrem. Berikut adalah sepuluh kecelakaan kereta paling mematikan yang pernah tercatat dalam sejarah.

1. Kecelakaan Kereta di Saint-Michel-de-Maurienne, Prancis (1917)

Pada Desember 1917, sebuah kereta militer yang membawa prajurit dari front Italia tergelincir dan jatuh ke jurang setelah gagal berhenti di jalur turunan curam. Dengan korban sekitar 700 orang tewas, kecelakaan ini menjadi kecelakaan kereta paling mematikan dalam sejarah Prancis. Banyak korban yang terjebak dalam reretan kereta api dan tidak bisa diselamatkan karena lokasi yang sulit dijangkau.

2. Tabrakan Ganda di Tokyo, Jepang (1963)

Pada bulan Mei 1963, dua kereta tiba-tiba bertabrakan di Tokyo akibat rem gagal. Kecelakaan ini menewaskan lebih dari 160 orang dan melukai lebih dari 400 orang lainnya. Investigasi menunjukkan bahwa sistem rem kereta sudah tidak berfungsi dengan baik sebelum kecelakaan terjadi, menyoroti pentingnya pemeliharaan transportasi massal.

3. Kecelakaan di Bihar, India (1981)

Sebuah kereta penumpang yang membawa sekitar 800 orang tergelincir dari rel dan jatuh ke sungai saat melewati jembatan di negara bagian Bihar. Dengan korban sekitar 500-800 orang tewas, kecelakaan ini dianggap sebagai salah satu bencana kereta terburuk di India. Evakuasi korban sangat sulit dilakukan karena lokasi kejadian yang terpencil.

4. Tabrakan Kereta di Schiphol, Belanda (1976)

Pada bulan Februari 1976, dua kereta penumpang bertabrakan di dekat Bandara Schiphol, Amsterdam. Kecelakaan ini menewaskan 24 orang dan melukai lebih dari 70 orang lainnya. Investigasi menunjukkan bahwa kesalahan manusia dari petugas lalu lintas menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

5. Kecelakaan di Moorgate, London (1975)

Sebuah kereta bawah tanah di London menabrak ujung terowongan dengan kecepatan tinggi di stasiun Moorgate pada bulan Februari 1975. Kecelakaan ini menewaskan 43 orang dan melukai 73 orang lainnya. Insiden ini memicu perubahan besar dalam sistem operasional kereta bawah tanah London, termasuk pemasangan sistem otomatis yang mencegah kereta melaju melewati batas kecepatan di ujung jalur.

6. Kecelakaan di Hinton, Kanada (1986)

Pada bulan Februari 1986, dua kereta barang bertabrakan di dekat Hinton, Alberta, Kanada. Tabrakan dahsyat ini menewaskan 23 orang dan melukai 71 orang lainnya. Investigasi menunjukkan bahwa kesalahan komunikasi antara petugas lalu lintas menjadi penyebab utama kecelakaan tersebut.

7. Kecelakaan di Ulm, Jerman (1931)

Sebuah kereta ekspres yang membawa sekitar 200 penumpang tergelincir dan menabrak sebuah jembatan di dekat Ulm, Jerman. Kecelakaan ini menewaskan lebih dari 100 orang. Kejadian ini terjadi saat Jerman menghadapi masa Depresi Besar, membuat evakuasi dan penanganan korban menjadi lebih sulit.

8. Tabrakan Kereta di Santiago de Compostela, Spanyol (2013)

Pada bulan Juli 2013, sebuah kereta cepat tergelincir di tikungan dekat Santiago de Compostela, menewaskan 80 orang dan melukai lebih dari 140 orang. Investigasi menunjukkan bahwa masinis mengendarai kereta dengan kecepatan 190 km/jam di tikungan yang memiliki batas kecepatan hanya 80 km/jam. Kecelakaan ini memicu perdebatan tentang keamanan kereta cepat di Spanyol dan seluruh dunia.

9. Kecelakaan di Awash, Ethiopia (2002)

Sebuah kereta penumpang yang membawa lebih dari 1,000 orang tergelincir dan jatuh ke jurang di dekat Awash, Ethiopia. Dengan korban sekitar 200-400 orang tewas, kecelakaan ini menjadi salah satu bencana kereta terburuk di Afrika. Kereta tersebut kelebihan muatan dan kondisi rel yang buruk dianggap sebagai faktor utama penyebab kecelakaan.

10. Kecelakaan di Granville, Prancis (1977)

Pada bulan Januari 1977, sebuah kereta penumpang yang membawa sekitar 200 orang menabrak sebuah truk di persimpangan dekat Granville, Prancis. Kecelakaan ini menewaskan 84 orang dan melukai lebih dari 100 orang lainnya. Banyak korban yang tewas akibat kebakaran yang terjadi setelah tabrakan. Insiden ini menyoroti pentingnya keselamatan di persimpangan antara jalur kereta dan jalan raya.

Kecelakaan-kecelakaan ini mengingatkan kita akan pentingnya keselamatan transportasi massal. Setiap insiden tragis telah mendorong perbaikan dalam desain kereta, infrastruktur rel, dan sistem operasional untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi di masa depan. Meski teknologi terus berkembang, faktor manusia tetap menjadi elemen krusial dalam menjaga keselamatan transportasi kereta api.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Nadia Kusuma

Fokus pada kesehatan anak, imunisasi, dan tumbuh kembang.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter