6 Tim Penyelam Basarnas Masuk ke Dalam Bangkai KM Virgo dalam Pencarian Korban
Tim SAR Basarnas berhasil menurunkan enam tim penyelam untuk melakukan pencarian korban di dalam bangkai kapal motor (KM) Virgo yang tenggelam di perairan Selat Sunda. Penyelaman ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang masih terperangkap di dalam kapal.
Kepala Basarnas, Muhammad Syaugi, mengatakan bahwa tim penyelam telah memasuki bagian dalam bangkai KM Virgo pada Rabu (12/7) pagi. "Kami menurunkan enam penyelam profesional untuk memeriksa setiap ruangan di dalam kapal. Tujuannya adalah untuk memastikan tidak ada korban yang masih terjebak di dalam," jelas Syaugi.
Proses Pencarian yang Berat
Proses pencarian di dalam bangkai KM Virgo terbilang berat mengingat kondisi kapal yang terbalik dan terendam di dasar laut. Tim penyelam harus berhati-hati saat memasuki ruangan-ruangan di dalam kapal untuk menghindari risiko kecelakaan.
Sebelumnya, KM Virgo diketahui tenggelam pada Sabtu (8/7) sekitar pukul 15.30 WIB di perairan Selat Sunda, sekitar 10 mil laut dari Pantai Carita, Banten. Kapal yang membawa 31 penumpang ini tenggelam setelah terkena gelombang besar.
Data Korban yang Tercatat
Saat ini, Basarnas telah mengonfirmasi 25 orang selamat dari kecelakaan KM Virgo. Sementara itu, masih ada enam orang yang dinyatakan hilang. Tim SAR terus melakukan pencarian di darat dan di laut untuk menemukan keenam korban yang masih hilang.
Untuk mendukung operasi SAR, Basarnas telah mengerahkan sejumlah kapal, termasuk kapal patroli KRI Rigel dan KRI Teluk Penyu. Selain itu, juga turut disertakan tim SAR dari TNI AL, Polri, dan BPBD Banten.
Kondisi Bangkai Kapal
Menurut informasi yang dihimpun, bangkai KM Virgo terletak pada kedalaman sekitar 25 meter di dasar laut. Kapal yang berukuran 50 meter ini terbalik dan sebagian lambungnya masih di atas permukaan air.
Basarnas juga meminta masyarakat untuk tetap waspada dan memberikan informasi jika menemukan korban yang hilang. "Informasi dari masyarakat sangat penting bagi kami dalam menemukan korban yang masih hilang," tutup Syaugi.
Proses Evakuasi
Setelah selesai proses pencarian di dalam bangkai KM Virgo, tim SAR akan melakukan evakuasi bangkai kapal. Proses ini dilakukan untuk menghindari potensi bahaya bagi navigasi di sekitar lokasi tenggelamnya kapal.
Sementara itu, pemerintah daerah setempat telah menyiapkan pusko untuk para korban dan keluarga yang terdampak kecelakaan KM Virgo. Pusko ini berlokasi di Kantor BPBD Banten dan terbuka bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan.
Komentar (0)