30, 2026
Teknologi

Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Bakal Diangkut-126 Korban Terus Dicari

Direktorat Jenderal Perhubungan Laut siapkan pengangkatan KMP Virgo Transport 8. Tim SAR gabungan terus cari korban, 117 ditemukan, 126 masih hilang.]]>

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Bakal Diangkut-126 Korban Terus Dicari

Bangkai Kapal Virgo Transport 8 Bakal Diangkut, 126 Korban Terus Dicari

Tim SAR terus melakukan pencarian terhadap 126 korban yang masih hilang setelah kapal feri Virgo Transport 8 tenggelam di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta Utara, pada Minggu (25/6/2023). Sementara itu, bangkai kapal tersebut dijadwalkan akan diangkat untuk membantu proses evakuasi korban yang masih terperangkap di dalamnya.

Kepala Basarnas Jakarta, Eko Budi Supriyanto, mengatakan bahwa tim SAR telah menemukan lokasi bangkai kapal yang berada di kedalaman sekitar 25 meter. "Kita telah menemukan posisi pasti bangkai kapal. Tim penyelamat sedang mempersiapkan peralatan untuk mengangkat bangkai kapal tersebut agar proses pencarian korban bisa berjalan lebih efektif," ujarnya dalam konferensi pers, Senin (26/6/2023).

Status Penyelamatan dan Pencarian Korban

Sejauh ini, tim SAR telah berhasil menyelamatkan 94 penumpang dan mengonfirmasi 16 korban meninggal dunia. Sementara itu, 126 orang masih dalam status hilang dan diduga terperangkap di dalam bangkai kapal yang tenggelam tersebut.

Upaya pencarian terus dilakukan dengan melibatkan sejumlah unit kapal dan tim penyelamat dari Basarnas, TNI AL, Polri, serta tim sukarela. Pencarian dilakukan di sekitar area tenggelamnya kapal dengan menggunakan sonar untuk mendeteksi adanya sinyal kehidupan atau bangkai di dalam air.

Proses Evakuasi Bangkai Kapal

Eko Budi menjelaskan bahwa proses evakuasi bangkai kapal direncanakan akan dimulai dalam waktu dekat. "Kita akan menggunakan teknik lifting untuk mengangkat bangkai kapal dari dasar laut. Proses ini membutuhkan persiapan yang matang dan waktu yang cukup lama," katanya.

Menurutnya, bangkai kapal akan diangkat dengan hati-hati agar tidak merusak area di sekitarnya dan tidak membahayakan tim penyelamat yang sedang berada di lokasi. Setelah berhasil diangkat, bangkai kapal akan dibawa ke dermaga untuk diperiksa lebih lanjut.

Proses evakuasi ini diharapkan dapat membantu tim SAR dalam menemukan korban yang masih terperangkap di dalam kapal. "Dengan mengangkat bangkai kapal, kita bisa masuk ke dalamnya dan mencari secara menyeluruh adanya korban yang masih belum ditemukan," ujarnya.

Kronologi Kecelakaan

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kapal feri Virgo Transport 8 tenggelam saat melakukan perjalanan dari Pulau Pramuka menuju Pulau Air Putih pada Minggu (25/6/2023) sekitar pukul 09.30 WIB. Kapal yang membawa 210 penumpang tersebut diduga mengalami kebocoran di bagian lambung.

Saksi mata mengatakan bahwa kapal mulai miring dengan cepat setelah terdengar suara ledakan yang berasal dari bagian bawah kapal. Banyak penumpang yang panik dan mencoba melompat ke air tanpa membawa pelampung.

Respon Pemerintah dan Langkah Pencegahan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah memerintahkan pihak terkait untuk melakukan investigasi menyeluruh mengenai penyebab tenggelamnya kapal tersebut. "Kita harus tahu apa penyebab pastinya. Apakah karena kesalahan manusia, kesalahan teknis, atau faktor lain," ujarnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta pihak berwenang untuk mengevaluasi sistem transportasi di Kepulauan Seribu. "Kita harus memastikan bahwa semua kapal yang beroperasi di wilayah Kepulauan Seriku memenuhi standar keselamatan," kata Anies.

Pihak berwenang juga telah menyediakan pusko di sejumlah pulau untuk membantu para korban dan keluarga yang kehilangan anggota keluarga dalam kejadian ini. Layanan konseling psikologis juga disediakan untuk membantu para korban mengatasi trauma yang dialami.

Kondisi Korban yang Selamat

Para korban yang berhasil diselamatkan dievakuasi ke sejumlah rumah sakit di Jakarta dan Kepulauan Seribu. Sebagian besar korban mengalami luka ringan seperti lecet, pendarahan, dan hypothermia akibat terlalu lama berada di air.

Pemerintah DKI Jakarta juga menyediakan tempat pengungsian sementara bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kejadian ini. Para korban juga dibantu untuk menghubungi keluarga dan diberikan bantuan logistik dasar.

Investigasi dan Penyelidikan

Tim investigasi dari Kementerian Perhubungan dan Basarnas telah memulai penyelidikan menyeluruh mengenai penyebab tenggelamnya kapal Virgo Transport 8. Tim akan memeriksa dokumen kapal, kondisi teknis kapal, dan keterlibatan awak kapal dalam kejadian ini.

Sementara itu, pihak kepolisian telah menyita kapal saudara dari Virgo Transport 8 untuk diperiksa. Kapal tersebut diduga memiliki kesamaan dalam hal teknis dan operasional dengan kapal yang tenggelam.

Langkah Pencegahan di Masa Depan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan bahwa pemerintah akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap semua kapal yang beroperasi di wilayah Kepulauan Seribu. "Kita akan melakukan inspeksi ketat terhadap semua kapal yang beroperasi di sana. Kapal yang tidak memenuhi standar keselamatan akan dihentikan operasinya," ujarnya.

Pemerintah juga akan meningkatkan koordinasi antar instansi terkait dalam pengawasan kapal di wilayah Kepulauan Seribu. "Kita akan meningkatkan koordinasi antara Basarnas, TNI AL, Polri, dan pemerintah daerah dalam pengawasan kapal," tambahnya.

Selain itu, pemerintah juga akan memberikan pelatihan keselamatan bagi para awak kapal dan penumpang. "Kita akan memberikan pelatihan tentang cara menggunakan pelampung, prosedur evakuasi darurat, dan pertolongan pertama saat terjadi kecelakaan di laut," jelas Budi Karya.

Reaksi Publik dan Keluarga Korban

Kejadian tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 menuai banyak reaksi dari publik. Banyak warga yang menyayangkan kejadian ini dan meminta pemerintah untuk memberikan penjelasan yang jelas mengenai penyebab kecelakaan.

Sementara itu, keluarga korban yang masih menunggu kabar tentang anggota keluarganya yang hilang mengungkapkan rasa cemas dan takut. "Kami masih menunggu kabar tentang suami saya. Kami berharap dia masih selamat," kata istri salah satu penumpang yang hilang, Siti.

Pihak berwenang meminta kepada keluarga korban untuk tetap tenang dan kooperatif dalam memberikan informasi tentang korban. "Kita meminta semua keluarga korban untuk memberikan data lengkap tentang korban agar proses identifikasi bisa berjalan lebih cepat," ujar Eko Budi dari Basarnas.

Upaya pencarian dan evakuasi korban tenggelamnya kapal Virgo Transport 8 terus berlanjut. Pemerintah berkomitmen untuk melakukan segala upaya untuk menemukan semua korban yang masih hilang dan memberikan kejelasan mengenai penyebab kejadian ini.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter