03, 2026
Teknologi

Bose Sport Open Earbuds Siap Temani Lari hingga Marathon, Harganya?

Bose Sport Open Earbuds resmi diluncurkan di Indonesia, dirancang untuk pelari dengan desain open-ear, ketahanan IP54, dan baterai hingga 22 jam.]]>

Eka Kusuma
Eka Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bose Sport Open Earbuds Siap Temani Lari hingga Marathon, Harganya?

Bose Sport Open Earbuds, Alternatif Headphone Konduksi Tulang untuk Pelari

Bose resmi memperkenalkan perangkat audio terbaru mereka yang menyasar para penggemar olahraga lari, yaitu Bose Sport Open Earbuds. Produk ini dirancang sebagai jawaban atas kebutuhan pelari yang ingin tetap mendengarkan musik tanpa harus menutup telinga dari suara sekitar. Berbeda dari earphone konvensional yang masuk ke dalam liang telinga atau headphone over-ear, perangkat ini menggunakan desain klip yang menggantung di atas daun telinga.

Pendekatan desain tersebut menempatkan Bose Sport Open Earbuds sebagai alternatif dari teknologi konduksi tulang yang selama ini identik dengan produk seperti AfterShokz. Bedanya, Bose memilih jalur konduksi udara dengan driver yang diarahkan langsung ke saluran telinga tanpa menyumbatnya. Hasilnya, pengguna tetap bisa mendengar suara kendaraan, percakapan orang lain, atau isyarat lingkungan sekitar saat berlari di jalan raya.

Desain Tanpa Sumbat dan Fokus pada Keselamatan

Keselamatan menjadi salah satu pertimbangan utama dalam pengembangan perangkat ini. Pelari yang menggunakan earphone dengan peredam bising pasif maupun aktif berisiko tidak mendengar klakson kendaraan atau sepeda yang mendekat dari belakang. Bose Sport Open Earbuds menawarkan solusi dengan membiarkan telinga tetap terbuka sepenuhnya, sementara suara musik disalurkan melalui pemandu akustik kecil yang diposisikan tepat di atas liang telinga.

Secara fisik, perangkat ini memiliki bentuk seperti kait yang melingkari bagian belakang daun telinga. Bobotnya diklaim ringan dan tidak mengganggu kacamata atau topi lari. Material yang digunakan dirancang tahan keringat dan cipratan air dengan sertifikasi IPX4, sehingga aman digunakan dalam sesi latihan intensitas tinggi maupun saat hujan ringan. Namun, perlu dicatat bahwa sertifikasi ini bukan berarti perangkat dapat direndam atau digunakan berenang.

Bose menyertakan beberapa ukuran karet penstabil agar perangkat dapat menyesuaikan berbagai bentuk telinga. Sistem pengaitnya tidak menggunakan kabel sama sekali, mengandalkan koneksi Bluetooth untuk menghubungkan perangkat dengan ponsel atau jam tangan pintar. Baterainya diklaim mampu bertahan hingga delapan jam dalam sekali pengisian penuh, cukup untuk sesi lari harian hingga persiapan marathon.

Kualitas Suara dan Keterbatasan yang Perlu Diketahui

Sebagai produk Bose, kualitas suara menjadi salah satu nilai jual utama. Perusahaan mengklaim Sport Open Earbuds mampu menghasilkan bass yang dalam dan vokal yang jernih, meskipun desainnya terbuka. Klaim ini berbeda dari banyak earphone konduksi tulang yang sering dikritik karena suara tipis dan minim bass. Bose juga menyematkan teknologi beamforming pada mikrofon ganda untuk meredam kebisingan angin saat pengguna melakukan panggilan telepon di luar ruangan.

Meski demikian, desain terbuka memiliki konsekuensi yang tidak bisa dihindari. Pengguna tidak akan mendapatkan isolasi suara seperti pada earphone in-ear tradisional. Di lingkungan yang sangat bising, seperti jalan raya padat atau area konstruksi, suara musik bisa tenggelam oleh kebisingan sekitar. Selain itu, kebocoran suara ke arah orang lain juga lebih besar dibandingkan earphone yang menyumbat telinga, sehingga volume perlu dijaga agar tidak mengganggu orang di sekitar.

Bose juga tidak menyediakan fitur peredam bising aktif pada perangkat ini, yang memang bertentangan dengan konsep desain terbuka. Tidak ada juga mode transparansi karena telinga pengguna memang sudah terbuka sepenuhnya. Fitur tambahan yang tersedia terbatas pada kontrol sentuh untuk memutar musik, mengatur volume, dan mengaktifkan asisten suara. Aplikasi Bose Music digunakan untuk memperbarui firmware dan menyesuaikan pengaturan dasar.

Harga dan Ketersediaan

Di pasar Amerika Serikat, Bose Sport Open Earbuds dibanderol dengan harga 199,95 dolar AS atau setara sekitar Rp2,8 juta hingga Rp3 juta tergantung kurs yang berlaku. Harga tersebut menempatkan perangkat ini di segmen premium, bersaing langsung dengan earphone olahraga kelas atas dari merek lain. Saat peluncurannya, Bose menyediakan pilihan warna Triple Black, sementara varian warna lain menyusul kemudian.

Perangkat ini mulai dijual secara global melalui situs resmi Bose dan sejumlah retailer terpilih. Di Indonesia sendiri, ketersediaan produk ini bergantung pada distributor resmi dan importir pihak ketiga. Konsumen yang berminat biasanya harus memesan melalui marketplace lintas negara atau toko elektronik yang menyediakan produk impor. Harga di pasar Indonesia umumnya lebih tinggi karena faktor pajak impor dan biaya pengiriman.

Posisi di Pasar Earphone Olahraga

Bose Sport Open Earbuds hadir di tengah persaingan yang semakin ketat di segmen audio olahraga. Selain pemain lama seperti AfterShokz dengan teknologi konduksi tulang, muncul pula merek-merek yang menawarkan earphone olahraga dengan pengait telinga dan sertifikasi tahan air tinggi. Keunggulan Bose terletak pada reputasi kualitas suara dan ekosistem aplikasi yang sudah matang.

Namun, harga yang relatif tinggi dan keterbatasan dalam isolasi suara membuat perangkat ini tidak cocok untuk semua orang. Pelari yang berlatih di dalam ruangan, treadmill, atau jalur khusus yang sepi mungkin akan lebih memilih earphone in-ear dengan peredam bising. Sebaliknya, pelari jalan raya, pesepeda, dan pengguna yang mengutamakan keselamatan akan menemukan konsep terbuka ini sebagai nilai tambah yang signifikan.

Secara keseluruhan, Bose Sport Open Earbuds menawarkan pendekatan berbeda dalam mendengarkan musik saat berolahraga. Keputusan pembelian pada akhirnya bergantung pada prioritas pengguna: kesadaran situasional dan kenyamanan telinga terbuka, atau isolasi suara dan bass yang lebih pekat. Bagi pelari yang sering berbagi jalan dengan kendaraan, perangkat ini bisa menjadi pilihan yang masuk akal meski harganya tidak murah.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Eka Kusuma

Kontributor rubrik data dan visualisasi angka penting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter