Bali United Gagal Menang di Kandang Persita, Johnny Jansen Akui Performa Buruk
Bali United gagal memanfaatkan laga kandang saat menjamu Persita Tangerang dalam lanjutan BRI Super League. Skor 1-1 menjadi hasil yang diraih tim asuhan Stefano Cugurra Teco ini pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Wibawa Mukti, Cibinong, Kabupaten Bogor, Sabtu (15/7/2023). Kegagalan meraih poin penuh membuat Bali United harus puas dengan satu poin saja.
Hasil imbang ini membuat performa Bali United di kandang masih belum memuaskan. Sejak memulai kompetisi, tim Singaraja ini hanya mampu meraih satu kemenangan dari empat laga kandang yang telah dijalani. Dengan tambahan satu poin dari laga kontra Persita, total poin Bali United menjadi 22 dari 21 laga, menempatkan mereka di posisi ke-12 klasemen sementara BRI Super League.
Pertandingan Berlangsung Sengit
Pertandingan berlangsung cukup sengit sebab kedua tim sama-sama bermain agresif se dari menit awal. Bali United yang bermain dihadapan pendukungnya berusaha menguasai jalannya pertandingan. Namun, lini pertahanan Maung Bandung ini kebobolan di menit ke-35 melalui gol yang diciptakan oleh Makan Konate. Sundul bola Konate dari sepak pojok yang dieksekusi dengan sempurna menjadi gol pertama Persita dalam laga ini.
Bali United terlihat kesulitan menembus pertahanan Persita yang rapat. Meski begitu, usaha Bali United membuahkan hasil di menit ke-78 melalui gol Ilija Spasojevic. Sundulan Spasojevic dari umpan silang menjadi penyama kedudukan bagi tim tuan rumah. Gol ini memicu harapan bagi Bali United untuk bisa meraih kemenangan, namun usaha mereka terhenti di situ.
Komentar Pelatih Setelah Pertandingan
Setelah pertandingan, pelatih Bali United, Johnny Jansen, mengakui performa timnya tidak maksimal. Menurutnya, gol yang kebobolan disebabkan oleh kesalahan individu dalam pertahanan.
"Kami tidak bermain dengan baik hari ini. Gol yang kita kebobolan adalah karena kesalahan kita sendiri dalam pertahanan. Kami tidak bisa menjaga konsistensi performa sepanjang pertandingan," ujar Jansen dalam konferensi pers usai pertandingan.
Ia juga menambahkan bahwa timnya perlu evaluasi mendalam untuk memperbaiki performa terutama di laga selanjutnya. "Kami harus evaluasi dengan baik. Pertandingan mendatang kami harus tampil lebih baik dan konsisten. Poin penuh adalah target kami di setiap laga," tegas pelatih asal Belanda ini.
Reaksi Pelatih Persita
Sementara itu, pelatih Persita, Widada Dewa Putra, merasa puas dengan hasil yang diraih timnya. Ia menganggap poin yang didapat adalah hasil dari kerja keras selama pertandingan.
"Saya puas dengan performa tim hari ini. Kami bermain dengan disiplin dan solid di lini pertahanan. Meski Bali United lebih dominan menyerang, kami tetap bisa tahan imbang dan bahkan sempunyai peluang emas di babak pertama," ujar Widada.
Ia juga mengapresiasi mental para pemainnya yang tetap teguh meski bermain di kandang lawan. "Para pemain menunjukkan mental yang kuat. Ini adalah poin berharga bagi kami, terutama setelah sebelumnya menelan kekalahan," tambahnya.
Tantangan untuk Bali United
Dengan hasil imbang ini, Bali United masih memiliki tantangan besar untuk bisa masuk zona promosi atau setidaknya memastikan posisi aman di klasemen. Dengan sisa tujuh laga tersisa, tim Singaraja ini harus segera memperbaiki performa terutama di laga kandang.
Beberapa pemain kunci seperti Ilija Spasojevic dan Nick Kuipers diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih untuk membawa tim menuju hasil yang lebih baik. Selain itu, penyesuaian strategi di lini pertahanan juga menjadi prioritas utama yang harus segera diperbaiki oleh Johnny Jansen.
Persita sendiri akan melanjutkan perjuangannya dengan menjamu Persikabo 1973 di laga selanjutnya. Sementara itu, Bali United akan menjalani laga tandang melawan Persib Bandung dalam derby Jawa Barat yang akan berlangsung pekan depan.
Komentar (0)