30, 2026
Nasional

BRI Super League: Madura United Waspada Kekuatan Misterius Persijap Jepara

Wulan Simanjuntak
Wulan Simanjuntak Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

BRI Super League: Madura United Waspada Kekuatan Misterius Persijap Jepara

Tim sepak bola Madura United tengah mempersiapkan diri dengan matang menghadapi laga tandang melawan Persijap Jepara dalam lanjutan kompetisi BRI Super League. Pertandingan yang rencananya akan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, ini menjadi perhatian khusus bagi skuat Macan Putih mengingat reputasi Persijap sebagai tim yang kerap mengejutkan meskipun tidak diunggulkan.

Dalam sesi pers conference sebelum pertandingan, pelatih Madura United, Aji Santoso, menegaskan bahwa timnya tidak akan menganggap remeh Persijap Jepara. "Kami sudah meneliti performa Persijap beberapa pekan terakhir. Mereka punya pola permainan yang cukup unik dan sering membuat tim-tim besar kesulitan," ujar Aji Santoso.

Analisis Kekuatan Persijap

Berdasarkan data yang dikumpulkan tim analisis Madura United, Persijap Jepara memiliki beberapa keunggulan yang perlu diwaspadai. Pertama, ketajaman serangan dari duo penyerang mereka, Ahmad Zaky dan Muhammad Fachruddin, yang sudah mencetak 15 gol bersama-sama sepanjang musim ini.

Kedua, kekuatan Persijap di sektor tengah yang dipimpin oleh kapten tim, Ahmad Jufri. Pemain berusia 30 tahun ini dikenal memiliki kemampuan mengatur tempo permainan yang sangat baik. "Jufri adalah otak dari permainan Persijap. Dia mampu mengubah arah permainan dalam sekejap," kata asisten pelatih Madura United, Eko Purdjianto.

Selain itu, Persijap juga memiliki catatan impresif di kandang mereka. Dari 10 laga terakhir di Stadion Kartamantul, Jepara, Persijap hanya mengalami satu kekalahan. Sisanya mencatatkan 5 kemenangan dan 4 imbang.

Strategi Madura United

Untuk menghadapi tantangan ini, Madura United berencana mengandalkan kecepatan dan ketajaman serangan dari sayap. "Kami akan memanfaatkan kecepatan Hamka Hamzah dan Yanto Basna untuk menekan pertahanan Persijap. Kami juga harus waspada terhadap serangan balik yang mungkin akan dilakukan mereka," jelar Aji Santoso.

Di lini pertahanan, Madura United akan mengandalkan soliditas bek kiri, Fachruddin Aryanto, yang dikenal kemampuannya dalam mengantisipasi serangan lawan. "Pertahanan kita harus solid. Tidak ada ruang bagi Persijap untuk menciptakan peluang," tegasnya.

Sementara itu, gelandang serang Madura United, Irfan Bachdim, mengaku siap memberikan yang terbaik. "Ini adalah pertandingan yang sangat penting untuk kami. Kita akan bermain maksimal untuk meraih kemenangan," ucap Irfan yang baru saja pulih dari cedera.

Rekor Head-to-Head

Dalam lima pertemuan terakhir kedua tim, Madura United unggul dengan meraih tiga kemenangan, sementara Persijap hanya menang sekali dan satu imbang. Namun, Aji Santoso menegasi bahwa statistik tersebut tidak akan berpengaruh besar dalam pertandingan nanti.

"Statistik hanya angka. Yang terpenting adalah bagaimana kami bermain di lapangan. Persijap adalah tim yang tidak mudah diprediksi. Mereka bisa tampil luar biasa di satu pertandingan, tapi bisa juga buruk di pertandingan berikutnya," tambahnya.

Target Poin

Dengan posisi saat ini di klasemen sementara BRI Super League, Madura United berada di posisi keenam dengan 38 poin dari 24 pertandingan. Sedangkan Persijap menempati peringkat ke-15 dengan 25 poin. Hasil seri atau kemenangan menjadi target utama Madura United untuk menjaga posisi mereka di papan atas klasemen.

"Setiap poin sangat berharga bagi kami. Kita akan berjuang keras untuk meraih poin penuh di laga nanti. Tapi kami juga harus tetap fokus pada target jangka panjang, yaitu lolos ke babak playoff," pungkas Aji Santoso.

Pertandingan antara Madura United kontra Persijap Jepara rencananya akan digelar pada Sabtu (15/7) pukul 15.30 WIB. Laga ini diharapkan akan menjadi pertandingan yang seru dan menegangkan mengingat kedua tim memiliki motivasi yang tinggi untuk meraih hasil maksimal.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Wulan Simanjuntak

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter