Apple diam-diam menyematkan sejumlah fitur aksesibilitas di iPhone yang memungkinkan perangkat dikendalikan sepenuhnya hanya dengan suara pengguna. Fitur ini berbeda dari Siri, asisten virtual yang selama ini identik dengan perintah suara di perangkat Apple. Jika Siri bekerja berdasarkan perintah lisan tertentu untuk menjalankan tugas, fitur bernama Voice Control ini bekerja dengan cara memetakan seluruh elemen antarmuka layar menjadi perintah suara yang bisa dipanggil kapan saja.
Voice Control pertama kali diperkenalkan Apple pada 2019 melalui sistem operasi iOS 13. Fitur ini dikembangkan sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap aksesibilitas, terutama bagi pengguna dengan keterbatasan motorik yang sulit menyentuh layar secara langsung. Meski demikian, fitur ini tersedia untuk semua pengguna iPhone tanpa terkecuali dan dapat diaktifkan kapan saja melalui menu pengaturan.
Cara Kerja Voice Control yang Berbeda dari Siri
Perbedaan mendasar antara Voice Control dan Siri terletak pada cara keduanya memahami perintah. Siri dirancang untuk memahami bahasa alami dan memberikan jawaban atau menjalankan tugas tertentu, seperti mengirim pesan, membuka aplikasi, atau mencari informasi di internet. Sementara itu, Voice Control bekerja dengan sistem pengenalan perintah yang lebih terstruktur dan menampilkan grid angka di atas layar.
Ketika Voice Control aktif, pengguna dapat melihat overlay berupa angka-angka yang muncul di setiap elemen yang bisa ditekan, seperti ikon aplikasi, tombol, atau tautan. Pengguna cukup menyebutkan angka tersebut untuk memilih elemen yang dimaksud. Metode ini memungkinkan navigasi menyeluruh tanpa perlu menyentuh layar sama sekali.
Selain memanggil nomor grid, Voice Control juga mendukung perintah suara langsung seperti "buka Kamera," "gulir ke bawah," "ketuk Kirim," atau "tekan dan tahan." Pengguna bahkan dapat membuat perintah khusus sendiri melalui menu pengaturan, sehingga satu frasa singkat bisa memicu rangkaian tindakan yang kompleks.
Fitur Tersembunyi yang Jarang Diketahui
Meski sudah tersedia sejak iOS 13, Voice Control tergolong fitur yang jarang diketahui pengguna umum. Hal ini karena fitur tersebut tidak dipromosikan secara besar-besaran dan posisinya berada di dalam menu Aksesibilitas, bukan di menu utama pengaturan. Akibatnya, banyak pemilik iPhone yang tidak menyadari bahwa perangkat mereka mampu dikendalikan penuh hanya dengan suara.
Padahal, fitur ini memiliki sejumlah kemampuan yang tidak dimiliki Siri. Voice Control dapat mengoperasikan hampir seluruh antarmuka sistem, termasuk aplikasi pihak ketiga, tanpa memerlukan dukungan khusus dari pengembang aplikasi. Siri, sebaliknya, hanya dapat menjalankan tugas pada aplikasi yang telah mengintegrasikan SiriKit atau API tertentu.
Voice Control juga tidak memerlukan koneksi internet untuk sebagian besar perintahnya. Proses pengenalan suara dilakukan secara lokal di perangkat menggunakan mesin pembelajaran Apple, sehingga perintah tetap dapat dijalankan meski pengguna berada di area tanpa sinyal. Siri, di sisi lain, membutuhkan koneksi jaringan untuk memproses sebagian besar permintaan.
Meningkatkan Produktivitas dan Aksesibilitas
Bagi pengguna dengan mobilitas terbatas, Voice Control menjadi solusi yang mengubah cara mereka berinteraksi dengan iPhone. Pengguna dengan cedera tangan, gangguan neurologis, atau kondisi lain yang menghambat gerakan jari dapat tetap mengoperasikan ponsel secara mandiri berkat fitur ini.
Namun, manfaatnya tidak berhenti di kalangan tersebut. Pengguna umum juga dapat memanfaatkan Voice Control untuk skenario hands-free, misalnya saat memasak, mengemudi dengan aman, atau ketika tangan sedang sibuk. Kemampuan untuk membuat perintah khusus juga membuka peluang otomatisasi sederhana tanpa perlu aplikasi pihak ketiga.
Apple secara berkala memperbarui kemampuan Voice Control melalui pembaruan iOS. Versi terbaru menghadirkan pengenalan suara yang lebih akurat, dukungan bahasa yang lebih luas, serta opsi kustomisasi perintah yang lebih fleksibel. Meski demikian, fitur ini tetap relatif sepi pemberitaan dibandingkan fitur-fitur utama lain seperti kamera atau chip prosesor.
Cara Mengaktifkan Voice Control
Untuk mengaktifkan Voice Control, pengguna dapat membuka menu Pengaturan, memilih Aksesibilitas, lalu mengetuk opsi Voice Control dan mengaktifkan sakelar utama. Setelah aktif, ikon mikrofon biru akan muncul di sudut layar sebagai penanda bahwa sistem sedang mendengarkan perintah.
Pengguna dapat mengatur bahasa yang digunakan, membuat perintah kustom, serta menyesuaikan sensitivitas mikrofon melalui menu yang sama. Apple juga menyediakan mode latihan yang memandu pengguna memahami perintah dasar sebelum menggunakan fitur ini secara penuh.
Keberadaan Voice Control menunjukkan bahwa inovasi di perangkat Apple tidak selalu hadir dalam bentuk fitur yang mencolok. Sebagian kemampuan paling berguna justru tersimpan rapi di dalam menu aksesibilitas, menunggu pengguna menemukannya. Bagi siapa pun yang ingin mencoba cara baru mengendalikan iPhone, fitur ini menawarkan alternatif yang tidak bergantung pada Siri sama sekali.
Komentar (0)