30, 2026
Nasional

Bungkam Italia, Belgia Putus Rekor Buruk 54 Tahun

Kemenangan Belgia atas Italia memutus tren buruk yang sudah berlangsung lebih dari setengah abad. Pelatih Mark van Bommel bangga dengan performa tim asuhannya.]]>

Melati Handayani
Melati Handayani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Bungkam Italia, Belgia Putus Rekor Buruk 54 Tahun

Belgia Bungkam Italia dan Putus Rekor Buruk 54 Tahun

Tim nasional Belgia berhasil memetik kemenangan penting atas Italia pada laga kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa Grup J. Hasil tersebut tidak hanya memperbaiki posisi mereka di klasemen, tetapi juga memutus rekor buruk yang bertahan selama 54 tahun. Terakhir kali Belgia mengalahkan Italia dalam pertandingan kompetitif adalah pada tahun 1972, tepatnya di ajang kualifikasi Kejuaraan Eropa. Sejak itu, berbagai pertemuan antara kedua negara kerap berakhir dengan hasil yang kurang menguntungkan bagi Belgia.

Kemenangan ini menjadi tonggak bersejarah bagi sepak bola Belgia. Pasalnya, selama lebih dari setengah abad, Italia kerap menjadi batu sandungan bagi generasi demi generasi pemain Belgia. Beberapa pertemuan terakhir bahkan berlangsung dramatis, mulai dari kekalahan tipis hingga hasil imbang yang membuat Belgia gagal melaju ke putaran final turnamen besar. Laga kali ini pun berlangsung ketat sejak menit awal.

Jalannya Pertandingan

Sejak peluit kick-off dibunyikan di Stadion King Baudouin, Brussels, kedua tim memperlihatkan intensitas tinggi. Italia tampil dengan gaya khasnya yang disiplin dalam bertahan dan sabar membangun serangan. Sementara Belgia mengandalkan kecepatan di sektor sayap serta tekanan tinggi untuk memaksa lawan melakukan kesalahan di area sendiri.

Babak pertama berjalan dengan tempo cepat. Italia nyaris membuka keunggulan lebih dulu melalui skema bola mati, namun penyelesaian akhir masih bisa diamankan oleh kiper Belgia. Di sisi lain, Belgia juga memiliki peluang melalui serangan balik cepat. Namun, hingga 45 menit pertama berakhir, skor tetap imbang tanpa gol.

Memasuki babak kedua, pelatih Belgia melakukan penyesuaian taktik dengan memasukkan pemain tambahan di lini tengah. Perubahan ini terbukti efektif. Belgia mulai mendominasi penguasaan bola dan menciptakan sejumlah peluang berbahaya. Gol yang dinanti akhirnya tercipta pada menit ke-72 melalui aksi individu pemain depan yang berhasil melewati dua bek Italia sebelum melepaskan tembakan terarah ke sudut gawang.

Italia berusaha merespons dengan meningkatkan tekanan. Beberapa pergantian pemain dilakukan untuk menambah daya gedor. Namun, pertahanan Belgia tampil solid dan disiplin hingga peluit panjang dibunyikan. Kemenangan ini disambut euforia luar biasa dari para pendukung yang memadati stadion.

Implikasi di Klasemen Grup

Dengan tambahan tiga poin, posisi Belgia di klasemen Grup J semakin kokoh. Mereka kini bersaing ketat dengan tim-tim lain untuk memperebutkan tiket langsung ke putaran final Piala Dunia 2026. Sementara Italia harus menerima kenyataan pahit kehilangan poin penting di laga tandang, yang membuat persaingan di grup semakin terbuka lebar.

Hasil ini juga memengaruhi dinamika mental kedua tim. Bagi Belgia, kemenangan atas Italia menjadi suntikan kepercayaan diri yang besar menjelang sisa laga kualifikasi. Selama ini, Italia sering dianggap sebagai momok bagi Belgia. Kini, catatan buruk itu telah terhapus dan menjadi modal psikologis berharga.

Sebaliknya, bagi Italia, kekalahan ini menjadi pukulan telak. Tim Azzurri harus segera bangkit dan memperbaiki performa jika ingin memastikan tempat di putaran final. Pelatih Italia mengakui bahwa timnya kesulitan menembus pertahanan rapat Belgia dan kurang efektif dalam memanfaatkan peluang yang ada.

Reaksi dan Analisis

Pelatih Belgia dalam konferensi pers usai pertandingan menyatakan bahwa kemenangan ini adalah hasil kerja keras seluruh pemain. Ia menekankan pentingnya disiplin taktik dan semangat juang yang ditunjukkan anak asuhnya sepanjang pertandingan. Menurutnya, rekor buruk selama 54 tahun tidak boleh menjadi beban, melainkan motivasi untuk tampil lebih baik.

Pengamat sepak bola menilai bahwa keberhasilan Belgia kali ini tidak lepas dari peralihan generasi yang berjalan mulus. Sejumlah pemain muda mampu tampil matang dan berani mengambil tanggung jawab di laga besar. Kombinasi antara pemain senior berpengalaman dan talenta muda membuat Belgia lebih seimbang di semua lini.

Di kubu Italia, kritik mulai bermunculan. Beberapa pihak menilai bahwa timnas Italia terlalu bergantung pada pola permainan lama sehingga mudah dibaca lawan. Meski demikian, masih ada cukup waktu bagi Italia untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki diri sebelum laga-laga kualifikasi berikutnya.

Langkah Selanjutnya

Baik Belgia maupun Italia masih menyisakan sejumlah pertandingan penting di kualifikasi Piala Dunia 2026. Belgia akan berusaha menjaga momentum dengan meraih kemenangan di laga-laga berikutnya. Sementara Italia wajib bangkit dan meraih poin maksimal agar tidak kehilangan peluang lolos otomatis.

Kemenangan Belgia atas Italia menjadi salah satu kisah menarik dalam perjalanan kualifikasi kali ini. Lebih dari sekadar tiga poin, hasil tersebut menandai berakhirnya penantian panjang selama 54 tahun. Bagi para penggemar Belgia, malam di Brussels akan dikenang sebagai malam ketika sejarah buruk akhirnya terputus.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Melati Handayani

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter