25, 2026
Nasional

Buron Kasus Pencurian Minyak Pertamina EP Jambi Ditangkap

Lestari Purnama
Lestari Purnama Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Buron Kasus Pencurian Minyak Pertamina EP Jambi Ditangkap

Polres Jambi berhasil menangkap buronan kasus pencurian minyak milik PT Pertamina EP Jambi setelah buronan tersebut melarikan diri selama beberapa bulan. Penangkapan ini dilakukan oleh tim gabungan dari Satuan Reskrim Polres Jambi bersama pihak Pertamina setelah melalui proses penyelidikan yang intensif.

Menurut Kepala Polres Jambi, AKBP Ahmad Yani, pelaku yang diketahui bernama Surya (35) warga Desa Sungai Rambai, Kabupaten Bungo, berhasil ditangkap pada Rabu (15/3) dini hari di sebuah rumah kontrakan di wilayah Kecamatan Batanghari, Kabupaten Batanghari. Penangkapan ini berdasarkan informasi dari masyarakat yang melihat kegiatan mencurigakan di sekitar area operasional Pertamina.

Mekanisme Pencurian yang Terungkap

Dari pengakuan pelaku, modus operandi yang dilakukan adalah dengan cara memanfaatkan kekosongan pengawasan di area instalasi penampungan minyak crude oil milik Pertamina EP Jambi. Pelaku bekerja sama dengan beberapa karyawan kontrak yang bekerja di area tersebut untuk membuka katup pipa dan mengalirkan minyak ke dalam tangki yang sudah disiapkan.

"Pelaku melakukan aksi pencurian pada saat jam kerja berakhir atau saat pengawasan di area tersebut sedang longgar. Mereka menggunakan kendaraan truk tangki yang disiapkan sebelumnya untuk mengangkut minyak hasil curian," jelas AKBP Ahmad Yani dalam konferensi pers yang digelar di Mapolres Jambi, Kamis (16/3).

Menurutnya, aksi pencurian ini sudah berlangsung selama kurang lebih enam bulan sebelum akhirnya diketahui oleh pihak keamanan Pertamina. Total kerugian yang diperkirakan disebabkan oleh aksi pencurian ini mencapai ratusan juta rupiah.

Hasil Penyelidikan dan Barang Bukti

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang buki berupa satu unit kendaraan truk tangki yang digunakan untuk mengangkut minyak curian, tiga unit selang pompa, dua unit katup pipa, serta uang tunai sebesar Rp 50 juta yang diduga hasil dari penjualan minyak curian tersebut.

Dalam pengakuannya, Surya mengakui telah melakukan pencurian minyak tersebut karena tergoda imbalan finansial yang besar. Menurutnya, minyak hasil curian dijual dengan harga jauh lebih murah dibandingkan harga pasar.

Tanggapan Pihak Pertamina

General Manager PT Pertamina EP Jambi, Budi Santoso, menyatakan penangkapan pelaku ini adalah hasil kerja sama yang baik antara pihak keamanan Pertamina dengan aparat kepolisian. Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan keamanan di area operasional untuk mencegah aksi pencurian serupa di masa depan.

"Kami sudah meningkatkan sistem pengawasan di seluruh area operasional, termasuk pemasangan kamera pengawas dan penambahan personel keamanan. Kami juga akan melakukan evaluasi terhadap sistem keamanan yang ada untuk memastikan tidak ada celah yang bisa dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab," jelas Budi Santoso.

Ia juga mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam segala bentuk kejahatan pencurian minyak yang merugikan perusahaan dan negara. "Kami akan bekerja sama penuh dengan aparat keamanan untuk memberikan sanksi tegas bagi pelaku dan calon pembeli minyak curian," tambahnya.

Penyidikan Selanjutnya

Polres Jambi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan kriminalitas di balik aksi pencurian minyak ini. Polisi juga akan memeriksa beberapa saksi dan mengembangkan informasi yang diperoleh dari pelaku untuk menangkap seluruh pihak yang terlibat.

Dalam kasus serupa, pihak Pertamina EP Jambi juga pernah menjadi korban pencurian minyak pada tahun 2020 lalu. Saat itu, kerugian yang dialami mencapai puluhan miliar rupiah. Kasus tersebut juga berhasil ditangani oleh pihak keamanan dengan penangkapan beberapa pelaku.

Penangkapan pelaku kasus pencurian minyak di Jambi ini diharapkan dapat menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk meningkatkan keamanan dan menjaga integritas sumber daya alam negara yang ada di daerah tersebut.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Purnama

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter