Bus Pariwisata Bawa Rombongan Pabrik Kecelakaan di Tol Ngawi, 3 Orang Tewas
Tragedi maut kembali menghantam ruas Tol Ngawi-Kertosono, Jawa Timur. Kecelakaan beruntun melibatkan bus pariwisata dan truk tronton menewaskan tiga orang serta melukai puluhan penumpang lainnya. Kejadian bermula saat bus pariwisata bernomor polisi D 8900 UZ membawa rombongan karyawan pabrik dari Jakarta tujuan Surabaya.
Menurut Kepala Unit Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polres Ngawi, AKP Budi Santoso, kecelakaan terjadi sekitar pukul 08.30 WIB di Kilometer 623+3 ruas Tol Ngawi-Kertosono arah Surabaya. Bus pariwisata yang sedang melaju dengan kecepatan tingkat tersebut diduga mengalami rem blong saat hendak menghindari truk tronton yang berhenti di jalur darurat.
Kronologi Kecelakaan
Kronologi kejasan bermula saat truk tronton jenis tronton dengan kontainer bernomor polisi E 9020 UZ mengalami kerusakan mesin dan berhenger di jalur darurat. Pengemudi truk segera mencoba memperbaiki kendaraannya sambil menyalakan lampuan darurat.
Sementara itu, bus pariwisata yang membawa 45 penumpang terdiri dari karyawan pabrik beserta keluarga sedang melaju di jalur utama. Saat mendekati truk yang berhenti, pengemudi bus diduga mengalami rem blong sehingga tidak bisa menghindari tabrakan dari belakang.
"Bus menabrak bagian belakang truk dengan sangat keras. Akibatnya, bagian depan bus hancur total sementara truk terguling ke kanan," jelas Budi Santoso saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.
Korban Jiwa dan Luka
Dari kecelakaan tersebut, tiga orang tewas di lokasi. Korban tewas identik sebagai Siti Aminah (45), karyawan pabrik asal Jakarta, dua anaknya yaitu Ahmad Fauzi (17) dan Siti Fatimah (8). Selain itu, ada 42 penumpang lainnya mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan berbeda-beda.
"Kami masih dalam proses identifikasi korban. Sebagian besar korban luka mengalami patah tulang dan luka gores parah," tambah Budi.
Tanggapan Pihak Terkait
Diketahui bus parwisata tersebut membawa rombongan karyawan pabrik tekstil dari Jakarta yang akan mengikuti acara tahunan di Surabaya. Perusahaan pabrik tersebut belum memberikan keterangan resmi mengenai kejadian.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Jawa Timur, Drs. H. Sutrisno, MT, mengatakan akan mengevaluasi kembali keselamatan di ruas Tol Ngawi-Kertosono. "Kami akan koordinasi dengan PT Jasa Marga untuk memastikan kondisi jalan dan fasilitas penunjang di lokasi kejadian," ujarnya.
PT Jasa Marga Cabang Ngawi juga segera menutup jalur kecelakaan untuk memudahkan proses evakuasi. Jalur tersebut dibuka kembali pukul 14.00 WIB setelah seluruh kendaraan berhasil dievakuasi.
Peningkatan Kesadaran Keselamatan
Kecelakaan ini kembali menyoroti pentingnya kesadaran keselamatan dalam berkendara terutama di jalur tol. Polisi mengimbau para pengemudi untuk selalu memeriksa kondisi kendaraan seberang jalan serta memastikan kesiapan fisik dan mental saat berkendara.
"Jangan mengemudikan kendaraan dalam keadaan lelah atau mengantuk. Juga pastikan rem dan sistem kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat," pesan Budi Santoso.
Untuk sementara waktu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui pasti penyebab kecelakaan. Bus dan truk yang terlibat dalam kejadian telah diamankan di Mapolres Ngawi untuk keperluan visum dan olah TKP.
Komentar (0)