18, 2026
Nasional

Polres Bekasi Gelar TFG Antisipasi Pelajar Demo ke Jakarta 20 Oktober

Polres Metro Bekasi Kota menggelar Tactical Floor Game untuk antisipasi demonstrasi pelajar. Kapolres menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara damai.]]>

Putri Gunawan
Putri Gunawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Polres Bekasi Gelar TFG Antisipasi Pelajar Demo ke Jakarta 20 Oktober

Polres Bekasi Gelar TFG Antisipasi Aksi Demo Pelajar 20 Oktober

Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Bekasi bersama Polres Metro Bekasi menggelar Tindaklanjutan Fisik Garda (TFG) guna antisipasi berbagai aksi demonstrasi yang akan digelar pelajar pada 20 Oktober mendatang. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan situasi Kamtibmas tetap kondusif di wilayah Kota Bekasi, terutama mengantisipasi potensi adanya aksi demo yang berujung pada kerusuhan.

Kepala Bidang Humas Polres Metro Bekasi Komisaris Besar (Kompol) Arifin mengatakan bahwa TFG ini merupakan bentuk preventif guna menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya. Menurutnya, pihaknya telah memetakan beberapa lokasi yang berpotensi menjadi tempat aksi demonstrasi, terutama di sekitar area perbatasan antara Kota Bekasi dan Provinsi DKI Jakarta.

Persiapan Komprehensif Polres Bekasi

Arifin menjelaskan bahwa TFG yang dilakukan tidak hanya berfokus pada pengamanan fisik, tetapi juga melibatkan berbagai pihak terkait. "Kita sudah koordinasi dengan pihak sekolah, pemda, dan tokoh masyarakat untuk memastikan tidak ada provokasi yang dapat memicu kerusuhan," ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wakil Walikota Bekasi, Muhammad Iqbal, yang menekankan pentingnya peran semua lapisan masyarakat dalam menjaga Kamtibmas. Iqbal mengatakan bahwa aksi demonstrasi adalah hak warga negara, namun harus tetap dilakukan dalam batas-batas yang telah ditetapkan undang-undang.

"Kita tidak melarang aksi demo, namun kita meminta agar tetap menjalankan protokol COVID-19 dan tidak melakukan kekerasan. Semua aksi harus dilakukan dengan tertib dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya," jelas Iqbal.

Pemetaan Lokasi Potensi Aksi Demo

Polres Metro Bekasi telah memetakan beberapa lokasi yang berpotensi menjadi tempat aksi demonstrasi, di antaranya di sepanjang Jalan Raya Bekasi-Jakarta, depan gedung DPRD Kota Bekasi, dan beberapa titik di sekitar perbatasan dengan DKI Jakarta.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Muhammad Yusuf, mengatakan pihaknya akan menempatkan personel di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. "Kita akan siapkan personel di lokasi-lokasi yang telah dipetakan. Jika ada aksi demo yang berubah menjadi kerusuhan, kita akan ambil langkah tegas sesuai aturan berlaku," ujarnya.

Yusuf menambahkan bahwa pihaknya juga telah meminta kepada pihak sekolah untuk melakukan pendekatan terhadap para pelajar yang berpotensi ikut serta dalam aksi demo. "Kita minta para guru dan wali murid untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang pentingnya menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak jelas," katanya.

Koordinasi dengan Pihak Terkait

Sebelumnya, Polres Metro Bekasi telah melakukan rapat koordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasik pihak sekolah, pemda tokoh masyarakat, dan organisasi kepemudaan. Tujuannya adalah untuk menyelaraskan langkah-langkah yang akan diambil dalam mengantisipasi aksi demo 20 Oktober.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Drs. H. Maman Suryaman, mengatakan bahwa pihaknya telah meminta kepada seluruh kepala sekolah untuk mengawasi kegiatan siswa dan memberikan edukasi tentang bahaya aksi demo yang berujung pada kekerasan. "Kita minta para kepala sekolah untuk segera melapor jika ada siswa yang akan ikut aksi demo, sehingga kita bisa melakukan pendekatan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Kota Bekasi, H. Ahmad Rofiq, menyetujui langkah yang diambil oleh pihak kepolisian. Menurutnya, pihaknya siap membantu dalam melakukan pendekatan terhadap para pelajar yang akan melakukan aksi demo. "Kita akan koordinasi dengan Komisi B yang membidangi kamtibmas untuk memastikan tidak ada aksi yang melanggar hukum," katanya.

Penegakan Hukum Tegas bagi Pelaku Tindak Pidana

Polres Metro Bekasi menegaskan bahwa akan menindak tegas setiap pelaku tindak pidana dalam aksi demonstrasi, termasuk perusakan, pembakaran, dan tindak kekerasan lainnya. Arifin menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk menangkap pelaku yang melakukan tindak pidana.

Sebagai antisipasi, pihak kepolisian juga telah mempersiapkan seluruh perlengkapan penanggulangan kerusuhan, seperti water canon, alat pelindung diri (APD), dan kendaraan operasional. "Kita sudah siapkan segala perlengkapan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan. Semua personel juga sudah dilatih khusus untuk menangani situasi seperti ini," ujar Arifin.

Demikian upaya Polres Metro Bekasi bersama Pemda Kota Bekasi dalam menjaga stabilitas keamanan menjelang aksi demonstrasi 20 Oktober. Pihak berharap agar semua aksi demonstrasi dapat berjalan secara tertib dan tidak menimbulkan kerusuhan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah Kota Bekasi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Gunawan

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter