15, 2026
Olahraga

City Hilang Keseimbangan, Dihantam PSG Kemudian

Enzo Maresca menganalisis kekalahan 2-4 yang diderita Man City dari PSG di Liga Champions. Ia menilai gol pertama menjadi petaka awal bagi timnya.]]>

Hendra Hartono
Hendra Hartono Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

City Hilang Keseimbangan, Dihantam PSG Kemudian

City Hilang Keseimbangan, Dihantam PSG Kemudian

Manchester City mengalami kekalahan telak dari Paris Saint-Germain (PSG) dalam lanjutan Liga Champions di Parc des Princes, Rabu (19/4/2023) dini hari WIB. Hasil 1-3 membuat City kesulitan mengamankan tiket ke babak final setelah kalah agregat 1-4. Performa tim asuhan Pep Guardiola ini dianggap kehilangan keseimbangan sejak awal laga.

PSG menunjukkan dominasi sejak menit awal. Kylian Mbappe menjadi pahlawan utama dengan mencetak dua gol, termasuk satu gol penalti. Lionel Messi turut memperbesar keunggulan dengan satu gol, sementara Kevin De Bruyne mencetak gol penghangat bagi City di babak kedua.

Pertandingan Berlangsung Sengit

Laga berlangsung dengan tempo cepat seingga menit awal. PSG langsung menekan pertahanan City dengan kombinasi serangan cepat yang melibatkan Messi, Mbappe, dan Neymar. Tekanan ini membuahkan hasil di menit ke-15 melalui gol Mbappe setelah menerima umpan silang dari Messi.

City mencoba membalas melalui serangan di sektor kanan, sayap yang dikuasai oleh Riyad Mahrez. Akan tetapi, pertahanan PSG yang dipimpin oleh Marquinhos dan Danilo Pereira mampu menahan serangan City dengan baik.

Pada menit ke-35, City kehilangan keseimbangan setelah Jack Grealice mendapat kartu merah langsung karena pelanggaran berat terhadap Messi. Keputusan wasit membuat City bermain dengan 10 pemain sejak sisa babak pertama hingga babak kedua.

PSG Memperbesar Keunggulan

Setelah turun minum, PSG langsung memanfaatkan keunggangan jumlah pemain. Di menit ke-48, Mbappe berhasil mencetak gol keduanya melalui titik putih setelah terjadi kontak antara Achraf Hakimi dan Kyle Walker di dalam kotak penalti.

City mencoba mencari jalan keluar dengan mengandalkan Kevin De Bruyne dan Bernardo Silva. Akan tetapi, struktur pertahanan City yang terganggu akhirnya retas lagi di menit ke-66. Messi mencetak gol setelah menerima umpan silang dari Vitinha, membuat skor 3-0.

De Bruyne berhasil mencetak gol hiburan di menit ke-76 setari menit ke-76 setelah menerima umpan silang dari Phil Foden. Gol ini memberikan sedikit harapan bagi City meskipun kesempatan untuk lolos ke final semakin tipis.

Reaksi Guardiola

Pep Guardiola mengakui performa timnya tidak memadai dalam laga tersebut. "Kami tidak bermain seperti yang kami inginkan. PSG adalah tim yang hebat dan mereka memanfaatkan kesalahan kami dengan sempurna," ujarnya usai laga.

Ia juga menyebutkan bahwa kehilangan Grealice di babak pertama menjadi pukulan telak bagi timnya. "Kehilangan pemain kunci seperti Jack di babak pertama membuat kami kesulitan mengatur ulang strategi. Kami bermain dengan 10 pemain melawan tim yang sangat baik," tambahnya.

Sementara itu, pelatih PSG Christophe Galtier puas dengan performa timnya. "Kami bermain dengan sangat disiplin dan efisien. Setiap pemain memahami perannya dengan baik. Ini adalah kemenangan yang penting bagi kami," ucapnya.

Tantangan di Masa Depan

Kekalahan ini menjadi pukulan keras bagi City yang sebelumnya selalu diunggulkan meraih trofi Liga Champions. Performa tim di pentas Eropa kali ini dianggap belum sesuai ekspektasi.

Untuk PSG, kemenangan ini membawa mereka satu langkah lebih dekat dengan final Liga Champions untuk kedua kalinya dalam tiga tahun terakhir. Mereka akan menghadapi tim lain yang lolos dari semifinal lainnya.

City sendiri akan fokus kembali ke kompetisi domestik untuk mempertahankan gelar Premier League. Mereka masih memiliki peluang meraih treble winner jika berhasil memenangi semua kompetisi yang masih mereka jalani.

Kekalahan ini menunjukkan betapa sulitnya bagi City untuk mempertahankan performa konsisten di semua kompetisi. Pep Guardiola dan skuadnya perlu evaluasi mendalam agar bisa kembali menunjukkan performa terbaik di pentas internasional musim depan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hendra Hartono

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter