18, 2026
Teknologi

Demo Berakhir Ricuh, Butik Hermes Dijarah-iPhone Baru Dilempar

Gelombang protes di Prancis akibat kenaikan biaya hidup berujung ricuh. Toko-toko dijarah di berbagai kota, menciptakan ketegangan menjelang pemilihan presiden.]]>

Fajar Hidayat
Fajar Hidayat Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Demo Berakhir Ricuh, Butik Hermes Dijarah-iPhone Baru Dilempar

Demo Berakhir Ricuh, Butik Hermes Dijarah-Iphone Baru Dilempar

Unjuk rasa yang berlangsung di depan butik merek mewah Hermes di kawasan bisnis utama kota berakhir ricuh pada Rabu siang. Aksi demonstran yang awalnya berlangsung damai berubah menjadi bentrokan dengan aparat keamanan setelah seorang pria melempar iPhone baru ke arah jendela toko tersebut. Insiden ini menimbulkan kerusakan material dan menambah ketegangan dalam suasana yang sudah mencekam.

Demonstrasi yang dimulai sejak pagi hari ini menghadirkan sekitar 200 orang yang mayoritas adalah pekerja serabutan dan aktivis buruh. Mereka menuntut adanya kebijakan adil bagi pekerja informal dan peningkatan upah minimum regional yang mereka sebut masih sangat jauh dari standar hidup layak. Aksi damai ini berlangsung hingga siang hari dengan para peserta membawa spanduk dan poster berisi tuntutan mereka.

Sekitar pukul 14:30 WIB, suasana berubah drastis ketika se pria berusira 35 tahun yang diduga menjadi provokator dalam aksi tersebut melempar iPhone generasi terbaru yang baru dibelinya ke arah jendela depan butik Hermes. Perangkat elektronik mahal ini menabrak kaca etalase toko dan pecah menjadi beberapa bagian, sebelum akhirnya jatuh ke dalam ruang penjualan.

Insiden Melempar iPhone

Saksi mata yang berada di lokasi mengungkapkan bahwa insiden tersebut terjadi secara tiba-tiba. "Tiba-tiba ada pria yang terlihat emosi dari kerumunan. Dia memegang iPhone baru dan dengan gerakan cepat melemparnya ke arah toko Hermes," ujar seorang pegawai kafe di depan lokasi yang tidak mau disebutkan namanya.

Kepolisian Daerah Metro yang segera merespons insiden tersebut mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pelaku melempar iPhone. "Kami sudah menangkap satu orang terkait insiden melempar benda keras ke arah toko. Pria tersebut sedang kami dalami peranannya dalam aksi demonstrasi ini," kata Kepala Polisi Daerah Metro dalam konferensi pers singkat.

Kerusakan Material dan Tuntutan Demonstran

Kerusakan yang ditimbulkan akibat lemparan iPhone tersebut diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Selain pecahnya kaca etalase, beberapa barang pajangan dalam toko juga mengalami kerusakan akibat serpihan kaca dan benturan. Manajer toko Hermes yang enggan dikomentari secara resmi terlihat sedang melakukan pengecekan kerusakan bersama tim keamanan.

Demonstran sendiri menegaskan bahwa aksi mereka bukanlah tindakan vandalisme semata, melainkan bentekan protes terhadap ketimpangan ekonomi yang semakin meluas. "Kami tidak bermaksud merusak properti orang lain. Tapi kami ingin menunjukkan bahwa ketimpangan ini memicu frustrasi di masyarakat," kata salah satu juru bicara demonstran yang menyebut dirinya sebagai Ahmad.

Respon Kepolisian dan Upaya Penyelesaian

Aparat keamanan yang awalnya hanya mengawal dari jarak jauh akhirnya melakukan penangkapan terhadap beberapa demonstran setelah insiden melempar iPhone terjadi. Beberapa di antaranya dituduh menghasut kerusuhan dan merusak harta benda orang lain. "Kami akan menindak tegas setiap aksi anarkis yang mengganggu ketertiban umum," ujar Juru Bicara Kepolisian Daerah Metro.

Sementara itu, pemerintah daerah menyatakan akan segera mengadakan pertemuan dengan perwakilan demonstran untuk menindaklanjuti tuntutan mereka. "Kami akan membuka ruang dialog untuk menyelesaikan masalah ini secara konstruktif. Kekerasan bukanlah jawaban," kata Sekretaris Daerah dalam keterangannya.

Dampak Sosial dan Ekonomi

Insiden yang terjadi di depan butik Hermes ini menimbulkan berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa pihak mengutuk keras tindakan melempar iPhone tersebut dan menganggapnya sebagai bentuk kerusuhan yang tidak dapat ditoleransi. Di sisi lain, ada juga yang memahami frustrasi yang mendasari aksi demonstran tersebut.

Secara ekonomi, insiden ini berdampak langsung pada operasional toko Hermes yang terpaksa ditutup sementara waktu. Selain itu, suasana tidak aman yang tercipta juga membuat beberapa toko di sekitar area merasa terganggu. "Kami khawatir kejadian seperti ini akan berpengaruh pada citra kota sebagai pusat bisnis yang aman," ujar Ketua Asosiasi Pedagang Kawasan Bisnis.

Sampai berita ini diturunkan, situasi di lokasi demonstrasi sudah mulai mereda dengan kehadiran aparat keamanan yang diperbanyak. Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan menyeluruh untuk mengungkap pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab atas kerusuhan tersebut. Para demonstran yang tersisa di lokasi sudah mulai membubarkan diri secara perlahan.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Fajar Hidayat

Penulis berita kesehatan nasional dan kebijakan layanan medis.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter