18, 2026
Nasional

Pertamina Audiensi dengan Gubernur dan Kapolda Sulut soal BBM

Pertamina Patra Niaga audiensi dengan Gubernur dan Kapolda Sulut untuk memperkuat distribusi BBM. Upaya ini memastikan kebutuhan energi masyarakat terpenuhi.]]>

Kirana Kusuma
Kirana Kusuma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Pertamina Audiensi dengan Gubernur dan Kapolda Sulut soal BBM

Pertamina Gelar Audiensi dengan Gubernur dan Kapolda Sulawesi Utensi

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pertamina menggelar pertemuan penting dengan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey dan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulut, Irjen Pol. Drs. R. Z. Panca Putra Simanjuntak. Pertemuan yang berlangsung di Kantor Gubernur Sulut ini membahas berbagai isu terkait penyediaan dan distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah tersebut.

Isu Ketersediaan BBM di Wilayah Terpencil

Dalam pertemuan yang berlangsung akrab, pihak Pertamina disampaikan akan memastikan ketersediaan BBM di seluruh wilayah Sulawesi Utara, termasuk daerah-daerah terpencil. Gubernur Olly Dondokambey menyoroti pentingnya kelancaran pasokan BBM untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat, terutama di pulau-pulau terluar seperti Pulau Talaud dan Pulau Sangihe.

"Kami bersama Pertamina dan Kapolda setuju untuk memastikan tidak ada gangguan pasokan BBM di Sulut. Khususnya untuk daerah-daerah terpencil yang sangat bergantung pada transportasi darat dan laut," ujar Gubernur Olly usai pertemuan.

Peningkatan Keamanan Pasokan BBM

Kapolda Sulut Irjen Pol. R. Z. Panca Putra Simanjuntak menegakan komitmennya dalam menjaga keamanan pasokan BBM di wilayahnya. Ia menyatakan akan memastikan tidak ada praktik penyelundupan atau penyelewengan BBM subsidi yang merugikan negara.

"Kita akan meningkatkan pengawasan di SPBU dan titik-titik distribusi BBM. Khususnya untuk BBM bersubsidi seperti Premium dan Solar, agar tidak disalahgunakan," jelas Kapolda.

Pihak kepolisian akan melakukan patroli rutin di sekitar area SPBU dan terminal BBM untuk mencegah tindak kriminal seperti curanmor dan penyelewengan BBM. Kapolda juga meminta kerjasama dari masyarakat untuk melaporkan adanya praktik mencurigakan terkait distribusi BBM.

Program BBM untuk Daerah Terpencil

Pertamina melalui Direktur Operasi Hulu dan Hulu Hilir Pertamina, Ahmad Bambang, menjelaskan bahwa perusahaan telah menyiapkan program khusus untuk memastikan ketersediaan BBM di daerah terpencil. Program tersebut melibatkan penggunaan kapal tangki (tanker) kecil yang mampu menjangkau pulau-pulau terpencil.

"Kami memiliki program khusus untuk daerah terpencil dengan menggunakan kapal kecil yang dapat mendarat di pelabuhan kecil. Selain itu, kami juga bekerja sama dengan koperasi lokal untuk mendistribusikan BBM ke desa-desa yang sulit dijangkau," ujar Ahmad Bambang.

Program ini diharapkan dapat memastikan masyarakat di daerah terpencil tetap mendapatkan akses terhadap BBM dengan harga yang terjangkau. Pertamina juga berencana membangun infrastruktur SPBU di beberapa lokasi strategis untuk meningkatkan akses BBM.

Tanggapan Masyarakat Terhadap Ketersediaan BBM

Masyarakat di beberapa daerah di Sulut menyambut baik langkah yang diambil oleh Pertamina bersama Pemerintah Provinsi dan Polda Sulut. Beberapa warga menyatakan ketersediaan BBM yang stabil sangat penting untuk mendukung aktivitas ekonomi sehari-hari.

"Ketersediaan BBM yang stabil sangat membantu kami dalam kegiatan budi daya perikanan dan pertanian. Kami harap program ini dapat berkelanjutan," ujar Ahmad, seorang nelayar di Manado.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Pengusaha SPPU Indonesia (Aspsi) Sulut, Hendra, menyatakan dukungannya terhadap upaya Pertamina dalam memastikan ketersediaan BBM. Ia berharap ada sinkronitas antara pihak Pertamina dengan para pengelola SPPU dalam menjaga stok BBM.

Rekomendasi dari Pertemuan

Dari hasil pertemuan, disepakati beberapa rekomendasi penting. Pertama, Pertamina akan memperbanyak frekuensi distribusi BBM ke daerah terpencil. Kedua, pihak kepolisian akan meningkatkan pengawasan terhadap distribusi BBM. Ketiga, pemerintah provinsi akan memfasilitasi komunikasi antara Pertamina dengan pihak terkait di daerah.

"Kita akan terus melakukan koordinasi untuk memastikan kelancaran pasokan BBM di Sulut. Ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," tutup Gubernur Olly.

Target Penyelesaian Isu

Untuk memastikan semua rekomendasi dapat terealisasi, disepakati target penyelesaian dalam waktu tiga bulan ke depan. Pada periode tersebut, Pertamina diharapkan telah menyelesaikan pemetaan daerah-daerah yang masih mengalami kesulitan akses BBM dan menyiapkan solusi infrastruktur yang tepat.

Pertemuan ini menunjukkan komitmen kuat dari ketiga pihak dalam memastikan kelancaran pasokan BBM di Sulawesi Utara. Dengan kerjasama yang baik, diharapkan isu ketersediaan BBM dapat teratasi dan masyarakat dapat menikmati akses BBM yang merata dengan harga yang terjangkau.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Kirana Kusuma

Peliput olahraga nasional dan perkembangan liga domestik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter