30, 2026
Teknologi

Desak Made Ungkap Pengakuan Jujur usai Raih Emas Panjat Tebing di Asian Games 2026

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/30/6abd19001e79b-atlet-panjat-tebing-nomor-speed-putri-indonesia-desak-made-rita-kusuma-dewi_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Teguh Syahputra
Teguh Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Atlet panjat tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, mengungkapkan pengakuan jujur seusai meraih medali emas pada nomor speed putri Asian Games 2026. Kemenangan tersebut menjadi salah satu momen paling menentukan bagi kontingen Indonesia di ajang multi-event terbesar Asia itu.

Desak Made tampil dominan sepanjang kompetisi. Ia mencatatkan waktu terbaiknya di babak final dan mengalahkan lawan-lawannya dengan selisih yang cukup jelas. Medali emas ini melengkapi koleksi prestasinya setelah sebelumnya juga menorehkan nama di berbagai kejuaraan dunia tingkat elite.

Usai pertandingan, Desak Made memberikan pernyataan yang jujur mengenai kondisi dan proses yang dilaluinya. Ia menyebut bahwa hasil ini bukan semata-mata keberuntungan, melainkan buah dari kerja keras panjang yang melibatkan banyak pihak.

Pengakuan Jujur Desak Made

Dalam sesi wawancara setelah penyerahan medali, Desak Made mengakui bahwa persiapan menuju Asian Games 2026 tidak berjalan mulus. Ia sempat mengalami masa-masa sulit, baik secara fisik maupun mental. Menurutnya, ada periode ketika ia merasa ragu terhadap kemampuannya sendiri.

"Saya sempat berada di titik terendah. Ada saatnya saya merasa tidak yakin bisa sampai di sini," ujar Desak Made, seperti dikutip dari keterangannya kepada media.

Ia menegaskan bahwa dukungan tim pelatih, keluarga, dan rekan-rekan atlet menjadi faktor penting yang membantunya bangkit. Desak Made juga menyebut bahwa dirinya belajar untuk lebih menerima proses, bukan hanya mengejar hasil akhir.

Pengakuan lain yang disampaikan Desak Made adalah soal tekanan yang ia rasakan sebagai salah satu andalan Indonesia di nomor speed. Ia mengaku sempat terbebani ekspektasi publik yang tinggi. Namun, ia memilih mengubah tekanan tersebut menjadi motivasi.

Jalannya Kompetisi

Kompetisi panjat tebing nomor speed putri di Asian Games 2026 berlangsung ketat. Sejumlah atlet dari negara-negara kuat di cabang ini turut ambil bagian. Desak Made harus melewati babak kualifikasi, perempat final, semifinal, hingga final.

Di babak kualifikasi, Desak Made menunjukkan konsistensi dengan catatan waktu yang kompetitif. Ia melaju mulus ke babak berikutnya tanpa hambatan berarti. Pada babak gugur, ia menghadapi lawan-lawan yang memiliki pengalaman internasional mumpuni.

Puncaknya, di partai final, Desak Made tampil agresif sejak awal. Ia berhasil menekan lawannya dan menyentuh pelat penanda finis lebih dulu. Kemenangan itu disambut sorak-sorai para pendukung Indonesia yang hadir di arena.

Peran Pelatih dan Tim

Desak Made secara khusus menyoroti peran tim pelatih dalam kesuksesannya. Ia menyebut bahwa strategi latihan yang disusun secara terukur sangat membantu meningkatkan performanya. Menurutnya, setiap detail gerakan dan kecepatan terus dievaluasi selama masa persiapan.

Pelatih juga berperan dalam menjaga kondisi mental Desak Made. Pendekatan yang dilakukan tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada kesiapan psikologis menghadapi tekanan kompetisi.

Dukungan dari federasi dan pihak terkait, termasuk program pembinaan atlet nasional, turut memberikan kontribusi nyata. Desak Made berharap keberhasilan ini dapat menjadi pemicu bagi pembinaan atlet panjat tebing di tingkat usia dini.

Dampak bagi Indonesia

Medali emas Desak Made menambah perolehan Indonesia di Asian Games 2026. Cabang panjat tebing nomor speed memang menjadi salah satu kekuatan tradisional Indonesia di kancah internasional. Prestasi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu negara terdepan di nomor tersebut.

Kemenangan Desak Made juga menarik perhatian publik. Nama Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali menjadi perbincangan di media sosial dan pemberitaan nasional. Banyak pihak memberikan apresiasi atas perjuangannya.

Selain itu, hasil ini diharapkan mendorong atlet muda Indonesia untuk menekuni cabang panjat tebing. Regenerasi atlet menjadi salah satu agenda penting agar prestasi di nomor speed dapat terus berlanjut di masa depan.

Langkah Selanjutnya

Setelah Asian Games 2026, Desak Made menyatakan akan tetap berlatih dan mengikuti sejumlah kompetisi. Ia belum memberikan target spesifik, tetapi menegaskan komitmennya untuk terus tampil di level terbaik.

Ia juga berpesan kepada atlet muda agar tidak takut menghadapi proses yang sulit. Menurutnya, pengalaman pahit selama persiapan justru menjadi pelajaran berharga yang membentuk mental juara.

Dengan pengakuan jujurnya, Desak Made menunjukkan bahwa keberhasilan tidak datang secara instan. Ada kerja keras, doa, dan dukungan dari banyak pihak di balik setiap medali yang diraih.

Keberhasilan Desak Made di Asian Games 2026 menjadi catatan penting dalam perjalanan kariernya. Prestasi ini sekaligus menegaskan bahwa panjat tebing Indonesia, khususnya nomor speed putri, tetap diperhitungkan di tingkat Asia maupun dunia.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Teguh Syahputra

Penulis lepas yang menulis tentang startup, teknologi, dan ekosistem digital Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter