30, 2026
Teknologi

Detik-Detik Houthi Yaman Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan

Houthi menyerang sejumlah wilayah Arab Saudi, melukai 73 orang dan mengganggu operasional fasilitas energi di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah.]]>

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Detik-Detik Houthi Yaman Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan

Detik-Detik Houthi Yaman Bombardir Arab Saudi, Korban Berjatuhan

Sebuah serangan balasan yang dilakukan oleh pemberontak Houthi di Yaman terhadap wilayah Arab Saudi telah menimbulkan korban jiwa dan kerusakan material yang signifikan. Insiden ini terjadi pada hari Selasa, tanggal 15 Maret 2023, di beberapa kota di bagian selatan Arab Saudi, termasuk Najran, Jizan, dan Asir. Serangan rudal dan drone yang dilakukan oleh kelompok Houthi ini menargetkan area pemukiman sipil dan fasilitas militer, menimbulkan kepanikan di kalangan warga lokal.

Sumber-sumber militer Arab Saudi melaporkan bahwa sistem pertahanan udara negara tersebut berhasil menembak beberapa rudal dan drone sebelum mencapai target mereka. Namun, beberapa serangan masih berhasil menembus pertahanan dan menyebabkan ledakan di berbagai lokasi. Kementerian Pertahanan Arab Saudi dalam sebuah pernyataan resmi mengkonfirmasi bahwa serangan tersebut dilakukan oleh pemberontak Houthi dan menyatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan yang perlu untuk melindungi wilayah dan warganya.

Kronologi Serangan

Menurut para saksi mata dan laporan awal, serangan dimulai sekitar pukul 03:00 waktu setempat. Suara ledakan keras terdengar di beberapa kota perbatasan, diikuti dengan api yang memenuhi langit di area-area yang terkena dampak. Warga setempat melaporkan melihat beberapa objek terbang menuju arah selatan Arab Saudi sebelum sistem pertahanan udara aktif.

Korban jiwa dilaporkan terjadi di kota Najran, di mana sebuah rudal menyerang kompleks perumahan. Menurut kantor berita resmi Arab Saudi, Saudi Press Agency (SPA), setidaknya lima warga sipil tewas dan dua belas lainnya mengalami luka-luka berat. Di kota Jizan, sebuah fasilitas industri yang berdekatan dengan perbatasan Yaman mengalami kerusakan parah akibat serangan drone.

Reaksi Pemerintah Arab Saudi

Pemerintah Arab Saudi dengan keras mengecam serangan yang dilakukan oleh pemberontak Houthi. Dalam sebuah pernyataan resmi, Menterer Luar Negeri Arab Saudi, Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud, menyatakan bahwa serangan tersebut merupakan "pelanggaran berat terhadap hukum internasional dan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan."

"Kami menuntut komunitas internasional untuk mengambil sikap tegas terhadap tindakan-tindakan ini dan menekan pihak yang bertanggung jawab untuk menghentikan serangan terhadap Arab Saudi," ujar Pangeran Faisal.

Sementara itu, Koalitas yang dipimpin Arab Saudi untuk mendukung pemerintah Yaman dalam perang melawan Houthi, dalam sebuah pernyataan terpisah, mengumumkan bahwa mereka akan meningkatkan kapasitas pertahanan udara di wilayah perbatangan untuk mengantisipasi serangan serupa di masa depan.

Kondisi di Yaman

Perang di Yaman telah berlangsung selama delapan tahun, sejak pemberontak Houthi menguasai ibu kota Sana'a pada tahun 2014. Arab Saudi, bersama dengan koalisinya, terlibat dalam konflik ini untuk mendukung pemerintah yang diakui secara internasional dan melawan pengaruh Iran di kawasan tersebut.

PBB telah berulang kali memperingatkan tentang krisis kemanusiaan yang semakin parah di Yaman, di mana sebagian besar populasi bergantung pada bantuan kemanusiaan. Konflik ini telah menyebabkan ribuan korban jiwa, termasuk banyak warga sipil, dan mendorong jutaan orang ke ambang kelaparan.

Reaksi Internasional

Serangan ini telah memicu berbagai reaksi dari komunitas internasional. Amerika Serikat, melalui juru bicara Departemen Luar Negeri, mengutuk serangan tersebut dan menyerukan agar semua pihak menahan diri dari eskalasi konflik.

"Kami mengecam keras serangan yang dilakukan oleh Houthi terhadap Arab Saudi," ujar juru bicara tersebut. "Serangan semacam ini tidak dapat diterima dan berpotensi meningkatkan ketegangan di kawasan."

Di sisi lain, Iran, yang sering dituduh mendukung pemberontak Houthi, membantah keterlibatan apa pun dalam serangan ini. Jurubicara Kementerian Luar Negeri Iran, Nasser Kanaani, menyatakan bahwa "Iran tidak terlibat dalam konflik internal di Yaman dan mendesak semua pihak untuk menemukan solusi damai."

Dampak bagi Warga Sipil

Korban jiwa dan kerusakan material yang diakibatkan oleh serangan ini telah menimbulkan kecemasan besar di kalangan warga sipil di wilayah perbatasan Arab Saudi. Banyak warga yang telah mengungsi dari rumah mereka karena takut akan serangan lebih lanjut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan bahwa tim darurat mereka telah dikerahkan ke wilayah yang terkena dampak untuk memberikan bantuan medis kepada korban. "Kami sangat prihatin dengan situasi di wilayah perbatangan dan akan terus memberikan dukungan kemanusiaan yang diperlukan," kata sepekan juru bicara WHO.

Masa Depan Konflik

Para analis internasional khawatir bahwa serangan ini dapat memicu eskalasi lebih lanjut dalam konflik yang sudah berlarang lama di Yaman. Meskipun ada upaya-upaya damai yang dilakukan oleh PBB dan pihak internasional, kekerasan di kawasan ini terus berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.

Arab Saudi telah berulang kali menyatakan kesiapan mereka untuk berdamai dengan syarat bahwa Houthi menarik diri dari wilayah yang mereka duduki dan menyerahkan senjata mereka. Namun, pemberontak Houthi menolak syarat-syarat tersebut dan terus menuntut agar embargo senjata terhadap Yaman dihapus.

Sementara itu, warga sipil di kedua sisi perbatasan terus menjadi korban dari konflik yang tidak jelas akhirnya ini. Komunitas internasional ditekan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih efektif untuk mengakhiri perang ini dan membantu mencapai solusi politik yang inklusif untuk Yaman.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter