14, 2026
Teknologi

Diduga Dipicu Tabung Gas LPG, Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Lukai 8 Orang

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/14/6acf90fa555ea-lokasi-ledakan-di-kompleks-pertokoan-pasar-cimanggis-ciputat-tangerang-selatan-tangsel_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Diduga Dipicu Tabung Gas LPG, Ledakan Pasar Cimanggis Tangsel Lukai 8 Orang

Sebuah ledakan hebat terjadi di Kompleks Pertokoan Pasar Cimanggis, Ciputat, Tangerang Selatan, pada Rabu (12/10/2023) sekitar pukul 10.30 WIB. Ledakan yang diduga berasal dari tabung gas LPG ini mengakibatkan delapan orang mengalami luka-luka. Para korban telah dievakuasi dan mendapat perawatan di beberapa rumah sakit terdekat.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Ciputat, Kompol Agus Salim, mengungkapkan bahwa ledakan bermula dari sebuah kios yang menjual barang-barang kebutuhan sehari-hari. "Ledakan terjadi di sebuah kios di dalam kompleks Pasar Cimanggis. Diduga awalnya terjadi kebocoran tabung gas LPG yang kemudian menyebabkan ledakan," jelasnya.

Menurut keterangan saksi mata, ledakan terdengar sangat keras dan menggemparkan. Suara ledakan tersebut bahkan terdengar dari jarak beberapa kilometer. "Tiba-tiba ada suara ledakan yang sangat keras, lalu saya lihat asap hitam mengepul dari arah pasar. Beberapa orang berlari panik mencari tempat aman," ujar salah satu saksi mata, Ahmad (45), warga setempat.

Kronologi dan Penanganan

Kronologi kejadian dimulai ketika seorang pedagang di kios tersebut sedang membuka usahanya. Diduga, saat membuka katup tabung gas, terjadi kebocoran yang tidak disadari. Gas yang bocor kemudian tercampur dengan udara dan bersentuhan dengan sumber api, misalnya dari kompor atau rokok, sehingga memicu ledakan.

Setelah ledakan terjadi, api dengan cepat menjalar ke sekitar kios yang berisi barang-barang mudah terbakar. Warga sekitar yang melihat kejadian langsung berusaha memberikan pertolongan pertama dan memadamkan api menggunakan alat seadanya sebelum tim pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kapolda Banten, Inspector General (Irjen) Ade Aryanto, yang tiba di lokasi langsung memimpin koordinasi penanganan. "Kita sudah menurunkan tim dari Polresta Tangerang Selatan dan Polsek Ciputat untuk mengamankan lokasi dan menyelidiki penyebab pasti ledakan ini. Selain itu, tim juga membantu evakuasi korban dan membersihkan puing-puing," ujarnya.

Korban dan Dampak

Delapan korban yang terluka dalam insiden ini terdiri dari tujuh pedagang dan satu warga yang sedang berada di dekat kios saat ledakan terjadi. Para korban mengalami luka bakar dan luka robek akibat hamburan pecahan kaca dan material bangunan.

Dampak ledakan juga merusak beberapa kios dan bangunan di sekitarnya. Pintu kaca jendela toko-toko sekitar pecah ditiupi gelombang kejut ledakan. Beberapa pedagang mengaku kerugian material mencapai puluhan juta rupiah.

Penyebab dan Tindakan Pemerintah

Pihak kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kejadian tersebut. Namun, berdasarkan keterangan awal, ledakan diduga akibat kebocoran tabung gas LPG. "Tim kami masih mengumpulkan keterangan dari saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pastinya. Kami juga akan mengambil sisa tabung gas yang tersisa di lokasi untuk diperiksa di laboratorium forensik," tambah Kompol Agus Salim.

Wali Kota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany, menegaskan pemerintah akan memberikan bantuan para korban dan pedagang yang terkena dampak. "Kami sudah memerintahkan Dinas Sosial untuk mengidentifikasi para korban dan pedagang yang mengalami kerugian. Nantinya akan diberikan bantuan berupa biaya pengobatan dan bantuan modal untuk membangun kembali usahanya," jelasnya.

Insiden ini kembali menyoroti pentingnya keselamatan dalam menggunakan tabung gas LPG. Pihak terkait mengingatkan masyarakat untuk selalu melakukan pengecekan kebocoran tabung gas secara rutin dan memastikan instalasi gas dalam keadaan aman. Selain itu, penting juga untuk tidak menyimpan tabung gas dalam jumlah banyak di dalam ruangan usaha atau tempat tinggal.

Pemerintah setempat berencana melakukan sosialisasi keselamatan penggunaan gas LPG kepada para pedagang dan warga di pasar-pasar tradisional. "Kami akan meningkatkan sosialisisasi dan pembinaan terkait penggunaan gas LPG yang aman. Tujuannya adalah agar insiden serupa tidak terulang kembali," pungkas Wali Kota Airin.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter