Diduga Terkait LPG, Polisi Selidiki Ledakan di Pasar Cimanggis
Sebuah ledakan hebat mengguncang Pasar Cimanggis, Kabupaten Depok, Jawa Barat, pada Rabu (15/3) siang. Diduga berasal dari tabung LPG, ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan beberapa kios dan melukai sejumlah pedagang serta warga yang sedang beraktivitas di pasar. Kepolisian Resor (Polres) Depok segera melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kejadian tersebut.
Menurut keterangan Kepala Polres Depok, AKBP Budi Santoso, ledakan terjadi sekitar pukul 14.30 WIB di area kios sayur mayur bagian utara pasar. "Kami mendapat laporan dari warga bahwa terdengar suara ledakan keras di Pasar Cimanggis. Tim patroli segera dikirim ke lokasi dan menemukan kondisi kacau balau dengan beberapa kiosk rusak akibat ledakan," ujarnya saat dikonfirmasi.
Korban Luka-Luka
Dari informasi yang dihimpun, ada setidaknya lima orang yang mengalami luka-luka akibat ledakan tersebut. Korban yang terdiri dari empat pedagang dan satu warga sekitar pasar, langsung dievakuasi ke RSUD Depok untuk mendapatkan perawatan medis.
"Korban mengalami luka luka akibat hamburan pecahan kaca dan material bangunan yang hancur. Dua di antaranya mengalami luka bakar ringan diduga karena terkena api dari ledakan. Saat ini kondisi korban sudah stabil dan tidak dalam kondisi kritis," jelas Kepala RSUD Depok, dr. Ahmad Fauzi.
Penyelidikan Segera Dilakukan
Polisi segera mengamankan lokasi kejadian dan mulai melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara). Tim forensik dan penyidik Polres Depok mendapati adanya bekas tabung gas yang rusak di tengah reruntuhan kios yang meledak.
"Didulukan ledakan ini berasal dari tabung LPG yang sedang digunakan oleh salah satu pedagang sayur. Tabung tersebut diduga bocor sehingga menimbulkan gas yang kemudian terbakar dan menyebabkan ledakan. Namun kami masih melakukan investigasi untuk memastikan penyebab pastinya," jelas Kasat Reskrim Polres Depok, AKP Hendra Gunawan.
Polisi telah mengambil keterangan dari sejumlah saksi mata, termasuk pedagang sekitar lokasi ledakan dan korban yang selamat. "Kami juga sudah menyita tabung gas yang diduga sebagai sumber ledakan untuk diperiksa lebih lanjut di laboratorium forensik Mabes Polri," tambah Hendra.
Kerusakan dan Dampak
Ledakan tersebut mengakibatkan kerusakan signifikan di sekitar lokasi. Setidaknya lima kios yang berada di dekat titik ledakan hancur completely, sementara sebelas kiosk lainnya mengalami kerusakan ringan akibat hembusan ledakan. Atap pasar juga ambruk sebagian dan pecahan kaca menutupi lantai pasar.
Pasca Ledakan
Setelah kejadian, Satuan Tugas (Satgas) gabungan dari Polres Depok, BPBD, Dinas Perdagangan, dan dinas terkait segera melakukan evakuasi dan membersihkan reruntuhan. Pasar Cimanggis sementara ditutup untuk proses penyelidikan dan pembersihan.
"Kami akan melakukan evaluasi keselamatan di seluruh pasar di wilayah Depok. Khususnya terkait penggunaan tabung gas LPG oleh para pedagang. Kami akan memastikan semua protokol keselamatan terpenuhi untuk mencegah kejadian serupa di kemudian hari," jelas Wali Kota Depok, Mohammad Idris.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meminta agar penyelidikan dilakukan secara transparan dan menyeluruh. "Saya meminta Polri untuk segera menuntaskan penyelidikan dan memberikan laporan kepada masyarakat. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali dan keselamatan warga harus menjadi prioritas utama," ujarnya.
Para pedagang yang terdampak kejadian akan mendapat bantuan dari pemerintah daerah dan beberapa lembaga swasta. "Kami akan membantu para pedagang yang kiosnya rusak akibat ledakan. Bantuan berupa modal usaha dan bahan baku akan disiapkan agar mereka dapat segera beraktivitas kembali," jelas Eka Wijaya.
Penyelidikan masih terus berlangsung untuk mengetahui secara pasti penyebab ledakan dan apakah ada unsur kecelakaan atau ada unsur lain yang melatarbelakangi kejadian tersebut. Polisi berjanji akan segera mengumumkan hasil investigasi kepada publik.
Komentar (0)