30, 2026
Olahraga

Dilatih Zidane di Prancis, Mbappe: Seperti Adegan Film

Kylian Mbappe bicara soal rasanya dilatih Zinedine Zidane di Timnas Prancis. Striker berusia 27 tahun itu menDilatih sang legenda dinilai seperti film.]]>

Citra Anggraini
Citra Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dilatih Zidane di Prancis, Mbappe: Seperti Adegan Film

Dilatih Zidane di Prancis, Mbappe: Seperti Adegan Film

Paris Saint-Germain (PSG) dan timnas Prancis menjadi saksi bagaimana Kylian Mbappé berkembang pesat menjadi salah satu pemain terbaik dunia. Di bawah bimbingan legenda Prancis Zinédine Zidane, Mbappé menunjukkan kemampuan luar biasa yang sering diibaratkan seperti adegan film oleh pengamat sepakbola.

Awal Karir di Prancis

Kylian Mbappé lahir di Paris pada 20 Desember 1998 dan memulai karir sepakbolanya di klub lokal Bondy. Bakatnya sejak dini menonjol, sehingga pada usia 11 tahun, ia bergabung dengan akademi Clairefontaine, yang terkenal sebagai tempat pembinaan talenta muda Prancis. Di sana, Mbappé menunjukkan potensi luar biasa yang menarik perhatian beberapa klub top Eropa.

Kariernya di level profesional dimulai di AS Monaco pada 2015. Di bawah asuhan pelatih Leonardo Jardim, Mbappé segera menjadi andalan tim. Pada musim 2016-2017, bersama dengan Fabinho dan Bernardo Silva, Mbappé membawa Monaco meraih gelar Ligue 1 dan mencapai semifinal Liga Champions. Performa apiknya di Monaco membuatnya menjadi incaran beberapa klub besar, termasuk Paris Saint-Germain yang akhirnya mendatangkannya pada 2017.

Dibina Zidane di Timnas Prancis

Meskipun belum bermain bersama PSG, Zinédine Zidane telah melihat potensi Mbappé sejak dini. Zidane, yang pernah menjadi legenda Real Madrid dan pelatih timnas Prancis, memberikan kesempatan kepada Mbappé untuk berkembang bersama timnas senior sebelum pindah ke PSG.

Di bawah asuhan Zidane, Mbappé mendapat kepercayaan untuk tampil bersama timnas Prancis pada Piala Dunia 2018 di Rusia. Zidane melihat potensi luar biasa pada Mbappé dan memberinya kebebasan untuk mengekspresikan diri di lapangan. Hasilnya, Mbappé menjadi salah satu pemain paling menonjol di turnamen tersebut dengan mencetak gol krusial melawan Argentina di babak 16 besar dan membantu Prancis meraih gelar juara dunia kedua mereka.

Mbappé sendiri mengakui bahwa pengalaman bermain di bawah Zidane sangat berpengaruh terhadap perkembangannya. "Dilatih oleh Zidane seperti adegan film," ujar Mbappé dalam sebuah wawancara. "Saya belajar banyak darinya, bukan hanya tentang teknik bermain, tetapi juga tentang sikap profesional dan cara menghadapi tekanan."

Kejayaan di Paris Saint-Germain

Setif bergabung dengan PSG, Mbappé terus menunjukkan performa gemilang. Ia menjadi bagian integral dari skuad yang mendominasi sepakbola Prancis, meraih beberapa gelar Ligue 1 dan Piala Prancis. Pada musim 2019-2020, Mbappé membawa PSG mencapai final Liga Champions untuk pertama kalinya sejak 1996, meskipun akhirnya harus mengakui keunggulan Bayern Muenchen.

Kemampuan Mbappé yang luar biasa diakui oleh banyak pengamat. Kecepatan, teknik, dan finishing yang tajam membuatnya menjadi mimpi buruk bagi pertahanan lawan. Ia juga terkenal dengan kemampuannya dalam situasi satu lawan satu, seringkali berhasil melewati pemain bertahan dengan mudah.

Prestasi Individu dan Tim

Selama berkarir, Mbappé telah mengumpulkan banyak penghargaan individu. Ia memenangkan Piala Dunia FIFA 2018, dua gelar Ligue 1 dengan PSG, dan beberapa penghargaan pemain muda terbaik. Pada 2018 dan 2019, ia juga finis di posisi ketiga dalam pemungutan suara Ballon d'Or, di belakang Luka Modrić dan Cristiano Ronaldo.

Bersama timnas Prancis, Mbappé terus menjadi pemain kunci. Ia membantu timnas meraih gelar juara Nations League pada 2021 dan mencetak gol penting dalam kemenangan 4-2 atas Kroasia di babak semifinal Piala Dunia 2022. Meskipun Prancis akhirnya kalah di final dari Argentina, Mbappé menjadi topskor turnamen dengan delapan gol, termasuk hat-trick di final.

Peran sebagai Pemimpin

Saat ini, Mbappé tidak hanya dianggap sebagai pemain bintang PSG, tetapi juga sebagai pemimpin di ruang ganti. Setelah kepergian Neymar dan kapten Marquinhos, Mbappé menjadi wajah utama klub dan timnas Prancis. Ia menunjukkan sikap dewasa dan tanggung jawab yang lebih besar, baik di lapangan maupun di luar lapangan.

Meskipun masih berusia 24 tahun, Mbappé telah membuktikan dirinya sebagai salah satu pemain terbaik generasinya. Pengalamannya bermain di bawah asuhan Zidane di timnas Prancis terus membentuknya menjadi pemain yang lebih lengkap. Dengan bakat, dedikasi, dan bimbingan yang tepat, Mbappé terus menulis kisah suksesnya yang layak disebut sebagai adegan film dunia sepakbola.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Citra Anggraini

Penulis yang mendalami isu sosial, pendidikan, dan kebijakan publik.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter