25, 2026
Teknologi

Dino Patti Djalal Bantah Viral 'Tamu Dubes Singapura', Bakal Lapor Komdigi

Dino Patti Djalal membantah unggahan yang memuat informasi dirinya berkunjung ke Kedubes Singapura. Dia menilai unggahan itu fitnah yang dibuat oleh tim siluman]]>

Dimas Permana
Dimas Permana Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Dino Patti Djalal Bantah Viral 'Tamu Dubes Singapura', Bakal Lapor Komdigi

Dino Patti Djalal Bantah Viral 'Tamu Dubes Singapura', Bakal Lapor Komdigi

Mantan Duber Indonesia untuk Amerika Serikat Dino Patti Djalal membantah keras beredarnya video yang menunjukkan dirinya diduga sedang menerima tamu dari Duta Besar Singapura. Dino mengaku video tersebut telah diedit secara tidak benar dan menyatakan akan melapor ke Komisi Informasi dan Data Publik (Komdigi).

Dalam keterangannya, Dino menjelaskan bahwa video yang viral tersebut telah diedit secara tidak etis untuk menciptakan kesan yang salah. Ia menegaskan bahwa tidak ada pertemuan dengan pejabat tinggi Singapura seperti yang ditunjukkan dalam video yang telah diedit tersebut.

"Video yang beredar telah diedit secara tidak benar untuk menciptakan narasi yang tidak sesuai dengan kenyataan. Saya tidak pernah bertemu dengan pejabat Singapura dalam konteks seperti yang ditunjukkan dalam video tersebut," ujar Dino dalam siaran persnya, Rabu (15/11).

Dino menambahkan bahwa tindakan edit video tersebut merupakan upaya untuk mencemarkan nama baiknya. Ia menyayangkan adanya pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang berusaha menyebar informasi yang tidak benar.

"Saya akan melapor ke Komdigi karena video ini melanggar undang-undang tentang informasi dan transaksi elektronik. Tindakan semacam ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena merusak reputasi seseorang secara tidak adil," tegas Dino.

Video Viral dan Reaksi Publik

Video yang menunjukkan Dino Patti Djalal diduga sedang menerima tamu dari Duta Besar Singapura menjadi viral di media sosial beberapa hari terakhir. Dalam video tersebut, terlihat Dino sedang berbincang-bincang dengan seorang pria yang diduga merupakan pejabat tinggi Singapura.

Banyak netizen yang mempertanyakan konteks pertemuan tersebut dan menyarankan Dino untuk memberikan klarifikasi. Beberapa pihak bahkan menuding adanya hubungan tidak wajar antara Dino dengan pejabat asing tersebut.

Seiring dengan meningkatnya spekulasi, Dino akhirnya memutuskan untuk memberikan klarifikasi resmi. Ia menunjukkan bahwa video asli menunjukkan pertemuannya dengan seorang teman lama yang bukanlah pejabat Singapura.

Langkah Hukum yang Akan Diambil

Dino Patti Djalal mengungkapkan bahwa telah berkonsultasi dengan tim hukumnya terkait video yang telah diedit tersebut. Ia akan mengajukan laporan resmi ke Komdigi dengan tuduhan penyebaran informasi yang tidak benar dan pemalsuan konten digital.

Dino juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap informasi yang beredar di media sosial. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.

Reaksi dari Pihak Terkait

Hingga kini, Kedutaan Besar Singapura belum memberikan komentar resmi terkait video yang viral tersebut. Sementara itu, beberapa analis politik menyatakan bahwa insiden ini menunjukkan pentingnya literasi digital di tengah pesatnya penyebaran informasi di era digital.

"Kasus ini menunjukkan betapa mudahnya informasi bisa dimanipulasi dan bagaimana dampaknya bisa sangat merusak. Dino Patti Djalal seharusnya menjadi contoh bagi publik untuk lebih berhati-hati dalam menangani informasi," kata seorang analis politik yang tidak mau disebutkan namanya.

Dino sendiri berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua pihak tentang pentingnya integritas dalam menyebarkan informasi. Ia menegaskan bahwa dirinya tetap komitmen untuk memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.

"Saya tetap fokus pada kontribusi positif untuk Indonesia. Kasus ini hanya akan membuat saya lebih kuat dan semakin komitmen untuk melawan berita bohong dan penyebaran hoaks," pungkas Dino.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dimas Permana

Reporter Politik Muda. Fokus pada gerakan pemuda, politik digital, dan representasi generasi Z.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter