14, 2026
Teknologi

Duet Maling Kena Batunya: Motor Meledak hingga Ikut Terbakar

Duet maling di Jakarta Utara gagal beraksi usai motornya meledak. Kedua maling itu sampai ikut terbakar.]]>

Putri Anggraini
Putri Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Duet Maling Kena Batunya: Motor Meledak hingga Ikut Terbakar

Duet Maling Kena Batunya: Motor Meledak hingga Ikut Terbakar

Sebuah insiden kejahatan yang berujung tragis terjadi di Jalan Raya Sukajadi, Kecamatan Sukajadi, Kota Pekanbaru, Rabu (15/3) dini hari. Dua pelaku curanmor (curah motor) menjadi korban luka bakar parah usai aksinya digagalkan warga. Insiden tersebut semakin tragis saat motor yang digunakan pelaku tiba-tiba meledak dan ikut terbakar, menambah luka yang dialami kedua pelaku.

Kepala Polsek Sukajadi, Kompol Ahmad Fauzi, mengungkapkan kronologi lengkap kejadian tersebut. Menurutnya, kedua pelaku berinisial AR (21) dan HS (19) merencanakan aksi pencurian motor di sekitar wilayahnya. AR mengendarai motor Honda Beat warna hitam, sedangkan HS menjadi penumpangnya. Mereka sengaja berkeliling mencari target yang mudah dibawa kabur.

"Sekitar pukul 02.00 dini hari, kedua pelaku melihat motor Yamaha Mio warna merah parkir di pinggir jalan. Tanpa ragu, mereka turun dan membawa kabur motor tersebut," ujar Kompol Ahmad Fauzi saat dihubungi, Rabu siang.

Aksi kedua pelaku tidak luput dari perhatian warga sekitar. Seorang warga yang sedang berjaga di warungnya melihat dua orang mencurigakan sedang mengendap-endap menuju motor yang parkir. Warga tersebut langsung curiga dan memantau dari jarak aman.

"Warga tersebut melihat AR sedang mengendarai motor curian sementara HS menjadi penumpang. Ketika mereka akan melarikan diri, warga langsung memberi tanda kepada warga lainnya untuk membantu menggagalkan aksi tersebut," jelasnya.

Puluhan warga yang mendapat informasi tersebut langsung mengejar kedua pelaku. AR yang merasa terdesak mencoba melarikan diri dengan menaikkan kecepatan motornya. Namun, di perempatan dekat Pasar Sukajadi, jalan mereka terhambat karena banyaknya warga yang sudah membentang posisi.

Dalam keadaan panik, AR mencoba menghindari warga dengan berbelok tajam. Akan tetapi, tiba-tiba motor yang digemparannya tiba-tiba meledak. Ledakan tersebut terdengar bising dan langsung memicu kebakaran di bagian belakang motor.

"Ledakan terjadi secara tiba-tiba. Diduga akibati sistem bensin motor yang sudah rusak akibata digondol. Api dengan cepat menjalar dan menghanguskan motor serta bagian tubuh kedua pelaku yang berada di dekatnya," ujar Kompol Ahmad Fauzi.

Warga yang berada di sekitar lokasi segera memadamkan api menggunakan alat pemadam kecil yang ada di warung-warung sekitar. Api berhasil dipadamkan setelah beberapa menit, namun kondisi kedua pelaku sudah dalam keadaan luka bakar parah.

Kedua pelaku langsung dibawa warga ke RSUD Arifin Achmad untuk mendapat perawatan medis. Dari pemeriksaan sementara, AR mengalami luka bakar hingga 70% di seluruh tubuh, sementara HS mengalami luka bakar sekitar 50%. Kondisi keduanya masih dalam perawatan intensif di ruang ICU.

Polisi yang tiba di lokasi segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sisa motor yang sudah terbakar hingga rata tanah. Polisi juga mengamankan beberapa barang bukti lainnya yang ada di sekitar lokasi.

"Kami masih mengembangkan kasus ini untuk mencari tahu apakah kedua pelaku ini merupakan anggota dari satu sindikat kriminal atau beraksi sendiri. Kami juga akan memeriksa saksi-saksi yang ada untuk mendapatkan keterangan lebih lanjut," tambahnya.

Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap kejahatan curanmor yang sering terjadi di tengah malam. Selain itu, masyarakat juga diminta untuk tidak melakukan kekerasan terhadap pelaku kriminal, namun segera melapor kepada pihak berwajib agar proses hukum berjalan adil.

Untuk sementara waktu, kedua pelaku masih dalam pengawasan ketat di rumah sakit. Setelah kondisinya stabil, mereka akan diamankan oleh pihak kepolisian untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Insiden ini menjadi peringatan bagi masyarakat bahwa tindakan kekerasan terhadap pelaku kriminal bisa berakibat fatal bagi kedua belah pihak. Polisi terus mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mengambil keadilan di tangan sendiri.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Putri Anggraini

Fact Checker Politik. Memverifikasi klaim publik, pidato pejabat, dan informasi viral. Anggota jaringan cek fakta Indonesia.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter