30, 2026
Olahraga

FIFA ASEAN Cup: Ada Legenda Piala Dunia Korsel di Timnas Vietnam

Patrik Le Giang masuk skuad Timnas Vietnam di FIFA ASEAN Cup 2026. Dia sangat senang karena bisa menimba ilmu dari kiper legendaris Korea Selatan, Lee Woon-jae.]]>

Andi Prasetyo
Andi Prasetyo Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

FIFA ASEAN Cup: Ada Legenda Piala Dunia Korsel di Timnas Vietnam

Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) resmi menetapkan nama baru untuk turnamen sepak bola antarnegara kawasan Asia Tenggara, dari sebelumnya AFF Cup atau Piala AFF menjadi ASEAN Cup. Perubahan ini menjadi babak baru bagi kompetisi paling bergengsi di level tim nasional Asia Tenggara tersebut, dan pada edisi pertama dengan nama barunya, Timnas Vietnam tampil dengan satu nama besar yang menarik perhatian: seorang legenda Piala Dunia asal Korea Selatan yang kini menempati posisi penting di staf kepelatihan mereka.

Kehadiran Legenda Piala Dunia 2002 di Staf Timnas Vietnam

Nama yang dimaksud adalah Lee Young-pyo, mantan bek kiri Timnas Korea Selatan yang dikenal luas sebagai salah satu pemain Asia terbaik pada generasinya. Lee merupakan bagian dari skuad Korea Selatan yang menorehkan sejarah di Piala Dunia 2002, ketika tim berjuluk Taeguk Warriors itu melaju hingga babak semifinal sebagai tuan rumah bersama Jepang. Pencapaian tersebut menjadi yang terbaik bagi negara Asia dalam sejarah Piala Dunia hingga saat ini.

Lee Young-pyo tidak hanya tampil di satu edisi Piala Dunia. Sepanjang kariernya, ia memperkuat Korea Selatan di tiga edisi Piala Dunia, yaitu 2002, 2006, dan 2010. Pada level klub, ia pernah membela klub-klub besar Eropa seperti PSV Eindhoven, Tottenham Hotspur, dan Borussia Dortmund, sebelum mengakhiri karier profesionalnya dan beralih ke dunia kepelatihan serta manajemen sepak bola.

Kehadiran Lee di lingkungan Timnas Vietnam menandai keterlibatan langsung seorang figur dengan pengalaman kelas dunia dalam proyek pengembangan sepak bola Vietnam. Posisinya di staf kepelatihan menjadi bagian dari upaya Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) memperkuat struktur teknis tim, terutama dalam menghadapi kompetisi regional seperti ASEAN Cup.

Kombinasi Pengalaman Internasional dan Ambisi Regional

Vietnam memiliki catatan panjang sebagai salah satu kekuatan sepak bola Asia Tenggara. Tim berjuluk The Golden Stars itu pernah menjuarai Piala AFF pada 2008 dan 2018, serta secara konsisten bersaing di posisi teratas kawasan. Kehadiran sosok seperti Lee Young-pyo dipandang sebagai langkah strategis untuk membawa standar persiapan tim ke level yang lebih tinggi, terutama dalam hal disiplin taktik, pembacaan pertandingan, dan pengalaman menghadapi tekanan di turnamen besar.

Pengalaman Lee berlaga di panggung Piala Dunia dan kompetisi Eropa menjadi nilai tambah tersendiri. Pemain-pemain Vietnam dapat belajar langsung dari sosok yang pernah merasakan atmosfer pertandingan melawan tim-tim sekelas Portugal, Italia, Spanyol, dan Jerman di level tertinggi. Transfer pengetahuan semacam ini diyakini dapat mempercepat perkembangan pemain muda Vietnam yang menjadi tulang punggung tim nasional.

Di sisi lain, ASEAN Cup edisi perdana dengan nama barunya menjadi ajang pembuktian bagi seluruh peserta. Format turnamen yang mempertemukan tim-tim terbaik Asia Tenggara dalam sistem kandang dan tandang menuntut kesiapan fisik, mental, serta kedalaman skuad. Vietnam, yang memiliki ambisi besar untuk kembali menjuarai turnamen ini, disebut telah menyiapkan program persiapan menyeluruh, termasuk melibatkan tenaga-tenaga ahli dari luar negeri.

Persaingan Asia Tenggara yang Semakin Ketat

Peta kekuatan sepak bola Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan persaingan yang semakin merata. Thailand, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Singapura terus berbenah, baik melalui naturalisasi pemain, pengembangan akademi, maupun penunjukan pelatih asing berpengalaman. Dalam konteks ini, kehadiran figur sekaliber Lee Young-pyo di kubu Vietnam menjadi sinyal bahwa The Golden Stars tidak ingin tertinggal dalam perlombaan menuju level yang lebih tinggi.

Thailand, sebagai pemegang rekor gelar Piala AFF/ASEAN Cup terbanyak, tetap menjadi rujukan utama di kawasan. Sementara Indonesia terus menunjukkan peningkatan melalui pembinaan usia muda dan keikutsertaan pemain di liga-liga luar negeri. Vietnam sendiri dikenal memiliki basis pembinaan yang kuat melalui akademi seperti Hoang Anh Gia Lai dan pusat pelatihan nasional, yang telah melahirkan sejumlah pemain berkualitas dalam satu dekade terakhir.

Kehadiran Lee juga tidak lepas dari tren yang lebih luas, di mana pelatih dan staf teknis asal Korea Selatan semakin banyak dipercaya menangani tim-tim Asia Tenggara. Sebelumnya, Park Hang-seo menjadi figur kunci di balik kebangkitan Timnas Vietnam dengan sejumlah prestasi, termasuk final Piala AFF 2018 dan pencapaian di kualifikasi Piala Dunia. Kepercayaan terhadap tenaga ahli Korea Selatan tampaknya masih menjadi pertimbangan utama di kubu Vietnam.

Dampak Jangka Panjang bagi Sepak Bola Vietnam

Lebih dari sekadar turnamen jangka pendek, kehadiran Lee Young-pyo dapat dilihat sebagai investasi jangka panjang bagi ekosistem sepak bola Vietnam. Transfer pengetahuan dari pelatih dan staf yang berpengalaman di level dunia berpotensi memperbaiki berbagai aspek, mulai dari pola latihan, manajemen pemain, analisis pertandingan, hingga budaya profesionalisme di dalam tim.

Bagi ASEAN Cup, hadirnya nama-nama besar di staf teknis peserta meningkatkan daya tarik turnamen. Kompetisi ini tidak lagi sekadar ajang balas dendam antarnegara tetangga, tetapi juga panggung pertemuan berbagai gagasan sepak bola modern dari dalam dan luar kawasan. Dengan demikian, edisi perdana ASEAN Cup berpotensi menjadi salah satu turnamen paling kompetitif dalam sejarah sepak bola Asia Tenggara.

Bagaimana kontribusi nyata Lee Young-pyo akan terlihat dari performa Vietnam sepanjang turnamen. Namun satu hal yang jelas: kehadiran legenda Piala Dunia di staf Timnas Vietnam menegaskan bahwa sepak bola Asia Tenggara semakin serius menempatkan diri dalam peta sepak bola dunia, dengan memanfaatkan pengalaman internasional untuk mempercepat kemajuan di level regional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Andi Prasetyo

Kontributor bidang kebugaran dan olahraga. Menulis tips workout dan gaya hidup aktif.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter