30, 2026
Olahraga

Media Belanda Soroti Kartu Merah Thom Haye saat Lawan Malaysia

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/29/6abbd5caa0acc-pemain-timnas-indonesia-thom-haye_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Media Belanda, Voetbal International, menyoroti kartu merah yang diterima gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye, dalam pertandingan melawan Malaysia. Insiden tersebut menjadi sorotan karena Haye merupakan pemain yang berkarier di kompetisi Belanda bersama Almere City. Kartu merah itu membuat Indonesia harus bermain dengan sepuluh pemain pada sisa pertandingan, sebuah situasi yang mengubah dinamika laga secara signifikan.

Kronologi Insiden Kartu Merah

Berdasarkan laporan yang dihimpun, kartu merah diterima Thom Haye setelah wasit menilai pelanggarannya melampaui batas permainan normal. Momen tersebut terjadi ketika pertandingan berlangsung ketat dan kedua tim berusaha menguasai jalannya pertandingan. Keputusan wasit langsung menuai reaksi dari pemain Indonesia maupun staf pelatih di pinggir lapangan. Haye meninggalkan lapangan lebih awal dan tidak dapat menyelesaikan pertandingan bersama rekan-rekannya.

Sejumlah rekaman ulang menunjukkan kontak fisik antara Haye dan pemain Malaysia sebelum wasit mengeluarkan kartu merah. Namun, hingga laporan ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari federasi mengenai apakah Indonesia akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Voetbal International menyebut insiden itu sebagai momen penting yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Reaksi dari Kubu Indonesia

Kubu Timnas Indonesia menyesalkan keputusan wasit. Pelatih dan ofisial tim menilai kartu merah tersebut terlalu keras mengingat situasi pertandingan saat itu. Meski demikian, mereka menegaskan bahwa tim tetap fokus menyelesaikan pertandingan dengan disiplin dan tidak menjadikan insiden itu sebagai alasan untuk kehilangan konsentrasi.

Beberapa pengamat menilai kehilangan Haye berdampak besar pada lini tengah Indonesia. Peran Haye sebagai pengatur tempo permainan sulit digantikan, terutama ketika tim harus bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Ketiadaan Haye membuat beban pemain lain bertambah, baik dalam bertahan maupun membangun serangan.

Sorotan Media Belanda

Voetbal International menempatkan insiden ini sebagai salah satu berita utama terkait pemain Belanda yang tampil di level internasional. Media itu menyebut Haye sebagai pemain yang dikenal disiplin dan jarang menerima hukuman berat, sehingga kartu merah tersebut dianggap hal yang tidak biasa. Laporan tersebut juga mengulas bagaimana pertandingan berjalan setelah Indonesia kehilangan satu pemain.

Sorotan media Belanda tidak terlepas dari posisi Haye yang aktif bermain di Eredivisie maupun kompetisi tingkat bawah Belanda. Setiap penampilannya bersama Timnas Indonesia selalu mendapat perhatian dari media setempat, terutama ketika terjadi insiden yang bersifat kontroversial. Hal ini menunjukkan bahwa karier Haye di Belanda tetap menjadi perhatian publik sepak bola di sana.

Dampak bagi Timnas Indonesia

Kartu merah ini berpotensi membuat Haye absen pada pertandingan berikutnya, tergantung pada keputusan komite disiplin. Jika sanksi tambahan dijatuhkan, Indonesia harus mencari alternatif di lini tengah pada laga-laga krusial. Pelatih akan dituntut menyusun skema baru agar keseimbangan tim tetap terjaga tanpa kehadiran Haye.

Di sisi lain, pertandingan melawan Malaysia sendiri menjadi laga yang penting bagi kedua tim. Rivalitas Indonesia dan Malaysia selalu menyajikan pertandingan berintensitas tinggi, baik di level senior maupun kelompok umur. Insiden kartu merah menambah tensi pertandingan dan menjadi bahan perbincangan di kalangan penggemar sepak bola di kedua negara.

Catatan Pertandingan

Selain kartu merah Haye, pertandingan berjalan dengan tempo cepat dan diwarnai sejumlah pelanggaran. Wasit mengeluarkan beberapa kartu kuning untuk pemain dari kedua tim sebagai upaya menjaga ketertiban pertandingan. Indonesia berusaha mempertahankan organisasi permainan setelah kehilangan satu pemain, sementara Malaysia memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menekan pertahanan lawan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, kedua tim tetap berusaha mencetak gol. Hasil akhir pertandingan menjadi bahan evaluasi bagi Indonesia, khususnya terkait disiplin pemain dan pengelolaan emosi di laga bertensi tinggi. Pengalaman seperti ini diharapkan menjadi pelajaran agar tim lebih matang menghadapi pertandingan-pertandingan berikutnya.

Kasus kartu merah Thom Haye juga membuka diskusi mengenai konsistensi keputusan wasit di kompetisi internasional. Sejumlah pihak menilai perlu ada penjelasan resmi dari otoritas pertandingan agar tidak menimbulkan spekulasi berkepanjangan. Sementara itu, Haye sendiri belum memberikan pernyataan terbuka mengenai insiden yang menimpanya.

Yang jelas, sorotan media Belanda terhadap kartu merah tersebut menegaskan bahwa performa pemain Indonesia di pentas internasional terus mendapat perhatian, termasuk dari negara tempat mereka berkarier. Bagi Timnas Indonesia, fokus berikutnya adalah mempersiapkan pertandingan selanjutnya dan memastikan insiden serupa tidak terulang.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter