30, 2026
Nasional

Foto di Rumah Dinas Lapas Cibinong Mendadak Hilang, Kemenimipas Turun Tangan

Siti Rahma
Siti Rahma Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menyatakan turun tangan menyelidiki peristiwa hilangnya sejumlah foto yang terpasang di dinding Rumah Dinas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Peristiwa itu mencuat setelah beredar informasi bahwa sejumlah bingkai foto mendadak raib dari tempat yang semestinya, memicu spekulasi publik mengenai kemungkinan adanya penyelewengan atau upaya menghilangkan jejak di lingkungan satuan kerja pemasyarakatan tersebut.

Kemenimipas Turun Tangan

Kepala Bagian Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan menyampaikan bahwa pihaknya menerima laporan terkait kejadian tersebut dan langsung memerintahkan jajaran Inspektorat Jenderal serta Kantor Wilayah Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jawa Barat untuk melakukan penelusuran. Penelusuran difokuskan pada kronologi hilangnya foto, siapa yang memiliki akses ke rumah dinas, serta kemungkinan keterkaitan peristiwa itu dengan persoalan lain di internal Lapas Cibinong.

"Kami tidak menutup mata terhadap informasi itu. Aparat internal sudah bergerak untuk mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak, termasuk petugas yang berjaga dan penghuni rumah dinas," ujar pejabat tersebut dalam keterangan resmi di Jakarta.

Menurutnya, Kemenimipas menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas. Jika hasil pemeriksaan menemukan unsur pelanggaran kode etik maupun dugaan tindak pidana, sanksi akan dijatuhkan sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa pandang bulu terhadap jabatan maupun kedekatan personal dengan pejabat tertentu.

Kronologi yang Dilaporkan

Berdasarkan informasi yang dihimpun, foto-foto yang hilang merupakan dokumentasi kegiatan yang selama ini terpasang di ruang tamu dan koridor Rumah Dinas Lapas Cibinong. Foto-foto tersebut diketahui memuat sejumlah momen resmi, termasuk kegiatan pembinaan warga binaan, kunjungan pejabat, dan sejumlah agenda kedinasan lainnya. Kondisi dinding yang masih memperlihatkan bekas paku serta bercak bekas tempelan menjadi petunjuk bahwa bingkai-bingkai itu dilepas dalam waktu yang relatif singkat.

Sejumlah petugas mengaku baru menyadari kehilangan tersebut pada waktu yang hampir bersamaan. Mereka menyebut tidak ada laporan resmi mengenai pemindahan atau penggantian foto untuk keperluan renovasi. Hal ini yang kemudian memunculkan pertanyaan mengapa pemindahan dilakukan tanpa prosedur administrasi yang jelas.

Spekulasi dan Kekhawatiran Publik

Hilangnya sejumlah foto dari rumah dinas pejabat lapas memicu beragam tafsir di kalangan pengamat pemasyarakatan. Sebagian menilai peristiwa itu tidak dapat dipandang sebagai persoalan sepele, khususnya jika dikaitkan dengan potensi konflik internal atau upaya menutupi peristiwa tertentu yang melibatkan oknum petugas. Sebagian lain meminta publik menunggu hasil investigasi resmi agar tidak terjadi penghakiman sebelum proses hukum berjalan.

Pengamat hukum pidana dari sebuah perguruan tinggi di Jakarta menilai insiden semacam ini menunjukkan lemahnya sistem pengelolaan aset dan dokumentasi di lingkungan rumah dinas instansi pemerintah. Menurutnya, rumah dinas seharusnya tunduk pada aturan inventarisasi barang milik negara, sehingga setiap perubahan atau pemindahan barang, termasuk foto dan dokumen, semestinya tercatat dalam berita acara.

"Kalau hilangnya barang tidak segera ditindaklanjuti, itu bisa menimbulkan ketidakpercayaan publik terhadap institusi pemasyarakatan yang sedang berbenah," katanya.

Langkah Pemeriksaan Internal

Kemenimipas menyatakan telah mengantongi sejumlah nama untuk dimintai keterangan, mulai dari petugas administrasi, petugas keamanan, hingga pejabat struktural di Lapas Cibinong. Pemeriksaan juga mencakup penelusuran rekaman kamera pengawas di sekitar rumah dinas serta pencocokan dengan catatan jadwal piket dan buku tamu.

Selain itu, Inspektorat Jenderal diminta mendalami kemungkinan adanya laporan-laporan lain yang belum terselesaikan di satuan kerja tersebut. Pendalaman ini penting untuk melihat apakah peristiwa hilangnya foto berdiri sendiri atau bagian dari persoalan yang lebih sistemik, seperti lemahnya pengawasan internal dan minimnya transparansi dalam pengelolaan rumah dinas.

Kementerian memastikan hasil pemeriksaan akan disampaikan secara terbuka sesuai mekanisme yang berlaku. Publik diminta tidak berspekulasi berlebihan, namun di sisi lain pemerintah menegaskan komitmennya untuk menuntaskan kasus ini secara tuntas dan profesional.

Dampak bagi Citra Pemasyarakatan

Peristiwa ini menjadi ujian bagi Kemenimipas dalam menjaga kredibilitas di tengah upaya pembenahan tata kelola lapas dan rutan di seluruh Indonesia. Berbagai persoalan klasik, mulai dari kelebihan kapasitas, peredaran barang terlarang, hingga dugaan pungutan liar, masih menjadi sorotan publik. Karena itu, penanganan kasus hilangnya foto di Rumah Dinas Lapas Cibinong dinilai menjadi indikator sejauh mana komitmen internal kementerian dalam menegakkan disiplin dan integritas aparatur.

Jika investigasi berjalan lambat atau berhenti tanpa kejelasan, kekhawatiran publik akan semakin besar. Sebaliknya, penanganan yang transparan dan tuntas berpotensi memperkuat kepercayaan bahwa institusi pemasyarakatan serius membenahi diri dari dalam. Kini seluruh perhatian tertuju pada hasil pemeriksaan yang dijanjikan Kemenimipas, apakah akan mengungkap fakta utuh di balik hilangnya dokumentasi resmi tersebut atau justru menambah daftar pertanyaan yang belum terjawab.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Siti Rahma

Menarik pada topik kesehatan wanita, kehamilan, dan parenting.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter