30, 2026
Nasional

Gempa Susulan di NTT Tembus 14.236 Kejadian

Gempa utama magnitudo 7,7 mengguncang Flores, NTT, diikuti 14.236 gempa susulan. BMKG melaporkan magnitudo terbesar 6,2 dan 184 kejadian dirasakan masyarakat.]]>

Sandi Setiawan
Sandi Setiawan Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Gempa Susulan di NTT Tembus 14.236 Kejadian

Gempa Susulan di NTT Tembus 14.236 Kejadian

Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) terus diguncang gempa susulan setelah gempa bumi utama mengguncang wilayah tersebut pada bulan Desember tahun lalu. Data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat hingga saat ini telah terjadi 14.236 gempa susulan di wilayah tersebut.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan (PDIKK) BNPB Abdul Muhari mengatakan bahwa aktivitas gempa susulan di NTT masih terus terjadi meskipun frekuensinya telah menurun dibandingkan dengan periode awal setelah gempa utama.

"Kami terus memantau aktivitas gempa di NTT. Meskipun frekuensinya sudah menurun, namun gempa susulan masih terjadi secara teratur. Sampai dengan hari ini, kita sudah mencatat ada 14.236 gempa susulan," ujar Abdul Muhari dalam konferensi pers virtual, Rabu (15/3).

Dampak Gempa Susulan

Gempa susulan yang terus terjadi di NTT telah memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat setempat. Beberapa wilayah seperti Kabupaten Sumba Barat, Sumba Tengah, dan Sumba Timur masih merasakan getaran yang cukup kuat.

Upaya Penanggulangan

Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah di NTT terus melakukan berbagai upaya untuk mengatasi dampak gempa susulan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan melakukan pemantauan terus menerus terhadap aktivitas gempa.

Selain itu, pemerintah juga telah membangun beberapa posko darurat di beberapa titik di NTT untuk membantu warga yang terkena dampak gempa. Posko-posko tersebut dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti tenda, makanan, dan air minum.

"Kami juga telah menyiapkan tim SAR yang siap diaktifkan kapan saja jika diperlukan. Tim tersebut sudah dilatih khusus untuk menangani bencana gempa," jelas Abdul Muhari.

Kondisi Saat Ini

Menurut data yang dihimpun, kondisi di sebagian besar wilayah di NTT saat ini sudah mulai membaik. Warga yang sebelumnya mengungsi di beberapa titik pengungsian telah mulai kembali ke rumahnya.

Namun, pemerintah masih meminta warga untuk tetap waspada dan mengikuti anjuran dari pihak berwenang. Khususnya untuk wilayah yang masih merasakan gempa secara teratur.

"Kami akan terus memantau perkembangan situasi di NTT. Semua pihak diimbau untuk tetap tenang namun tidak lengah dalam menghadapi gempa susulan," pungkas Abdul Muhari.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Sandi Setiawan

Jurnalis ekonomi yang fokus pada kebijakan makro dan sektor keuangan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter