07, 2026
Nasional

Gibran: Kalau Tak Lulus SMA, Saya Enggak Mungkin Bisa Kuliah

Lestari Maharani
Lestari Maharani Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menegaskan bahwa penyelesaian pendidikan menengah atas memiliki peran krusial dalam membuka akses ke jenjang pendidikan tinggi. Pernyataan itu disampaikannya saat menghadiri sebuah acara yang dihadiri pelajar dan mahasiswa, di mana ia menuturkan bahwa tanpa menyelesaikan sekolah menengah atas, dirinya tidak akan pernah bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Dalam kesempatan tersebut, Gibran mengisahkan pengalaman pribadinya menempuh pendidikan formal dari jenjang dasar hingga bangku kuliah. Ia menekankan bahwa setiap tahapan pendidikan memiliki fungsi yang saling berkaitan dan tidak dapat dilompati. Menurutnya, ijazah sekolah menengah atas menjadi syarat administratif yang mutlak bagi siapa pun yang ingin mendaftar ke universitas, termasuk dirinya.

"Kalau tidak lulus SMA, saya enggak mungkin bisa kuliah," ujar Gibran dalam acara tersebut. Pernyataan itu disampaikannya untuk menggugah kesadaran pelajar mengenai pentingnya menyelesaikan pendidikan dasar dan menengah sebelum bercita-cita melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

Pendidikan Formal sebagai Jalur Utama

Gibran menilai pendidikan formal masih menjadi jalur utama bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas hidup. Ia menyoroti bahwa dunia kerja saat ini menuntut kualifikasi yang semakin tinggi, sehingga lulusan sekolah menengah atas saja dinilai belum cukup bersaing tanpa bekal keterampilan tambahan atau gelar sarjana.

Namun demikian, ia juga mengingatkan bahwa kuliah bukan satu-satunya jalan menuju kesuksesan. Pelajar yang memilih jalur vokasi, kursus keterampilan, atau dunia usaha sejak dini tetap memiliki peluang besar untuk berhasil, asalkan dibarengi dengan disiplin dan kemauan belajar yang kuat.

"Yang penting jangan berhenti belajar. Sekolah formal penting, tapi keterampilan praktis juga tidak kalah penting," tambahnya.

Dorongan untuk Melanjutkan Studi

Dalam acara itu, Gibran juga mendorong para pelajar untuk tidak ragu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Ia menyebut berbagai program beasiswa yang tersedia, baik dari pemerintah maupun swasta, sebagai upaya mengurangi beban biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu.

Menurutnya, kendala ekonomi sering menjadi alasan utama siswa tidak melanjutkan studi. Karena itu, ia mengajak pelajar untuk aktif mencari informasi mengenai skema pembiayaan pendidikan dan tidak menyerah pada keterbatasan yang ada.

Gibran menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya memperluas akses pendidikan tinggi melalui berbagai kebijakan, termasuk peningkatan kapasitas perguruan tinggi negeri dan program bantuan pendidikan. Ia berharap upaya tersebut dapat menekan angka putus sekolah dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pendidikan tinggi.

Relevansi di Dunia Kerja

Pernyataan Gibran sejalan dengan data yang menunjukkan bahwa tingkat pendidikan berpengaruh signifikan terhadap peluang kerja dan penghasilan. Lulusan perguruan tinggi umumnya memiliki akses lebih luas ke pekerjaan formal dengan upah yang lebih baik dibandingkan mereka yang hanya menamatkan pendidikan dasar atau menengah.

Meski demikian, sejumlah pengamat pendidikan mengingatkan bahwa kualitas lulusan juga menjadi faktor penentu. Bukan sekadar gelar, melainkan kompetensi yang dimiliki seseorang yang menentukan daya saing di pasar kerja.

Dalam konteks itu, Gibran menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam membentuk ekosistem pendidikan yang mendukung. Ia menilai peran orang tua sangat besar dalam memotivasi anak untuk melanjutkan sekolah hingga jenjang tertinggi yang mampu dicapai.

Pernyataan Wakil Presiden tersebut menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah investasi jangka panjang. Menyelesaikan sekolah menengah atas bukan sekadar formalitas, melainkan pintu masuk menuju peluang yang lebih luas, termasuk kesempatan menempuh pendidikan tinggi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Lestari Maharani

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter