20, 2026
Ekonomi

Harga ASUS ProArt P14 dan P16 di Indonesia Beserta Spesifikasinya

Maya Anggraini
Maya Anggraini Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

ASUS memperluas jajaran laptop kelas kreator profesional di Indonesia dengan menghadirkan ProArt P14 dan ProArt P16. Kedua model menempati segmen laptop pekerja kreatif yang menuntut performa tinggi untuk penyuntingan video resolusi tinggi, pemodelan 3D, rendering, hingga pekerjaan berbasis kecerdasan buatan generatif, tanpa meninggalkan faktor portabilitas.

Kehadiran dua ukuran layar yang berbeda memberi konsumen pilihan sesuai mobilitas dan kebutuhan komputasi. P14 ditujukan bagi kreator yang sering berpindah lokasi kerja, sementara P16 menyasar pengguna yang membutuhkan layar lebih luas dan ruang kerja visual lebih lega, misalnya untuk color grading atau penyuntingan timeline multi-track.

Posisi ProArt dalam lini laptop ASUS

ProArt merupakan sub-merek ASUS yang secara khusus diarahkan pada kalangan profesional kreatif, berbeda dari lini ROG yang berfokus pada permainan. Pendekatan ProArt menekankan akurasi warna, sertifikasi perangkat lunak industri, serta kestabilan performa saat menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama.

Kedua laptop membawa prosesor AMD Ryzen AI 9 HX 370 sebagai otak utama. Chip tersebut mengombinasikan inti pemrosesan umum dengan unit pemrosesan neural (NPU) yang berfungsi mempercepat tugas-tugas kecerdasan buatan, seperti penghapusan latar belakang otomatis, peningkatan resolusi gambar, hingga transkripsi suara. Kombinasi itu dilengkapi kartu grafis diskret dari keluarga NVIDIA GeForce RTX untuk kebutuhan rendering dan akselerasi GPU.

ASUS ProArt P14: ringkas untuk kerja berpindah

ProArt P14 mengusung layar OLED berukuran 14 inci dengan resolusi 3K dan refresh rate 120 Hz. Panel OLED dikenal menghasilkan rasio kontras tinggi dan warna yang pekat, karakteristik yang berguna bagi pekerjaan penyuntingan foto maupun video. Layar tersebut diklaim telah melalui kalibrasi pabrik dan mendukung ruang warna DCI-P3 yang luas, sehingga dapat diandalkan untuk pekerjaan yang menuntut konsistensi warna.

Spesifikasi utama

Dapur pacu P14 terdiri atas Ryzen AI 9 HX 370 yang dipadukan dengan grafis NVIDIA GeForce RTX 4060. Konfigurasi memori berkisar pada 32 GB LPDDR5X yang tersolder langsung ke papan induk, sementara penyimpanan menggunakan SSD NVMe berkapasitas 1 TB hingga 2 TB. Bobotnya berada di kisaran 1,5 kilogram, tergolong ringan untuk laptop berperforma tinggi dengan pendingin aktif.

Untuk konektivitas, tersedia dua porta USB4 yang mendukung pengisian daya dan transfer data cepat, dua porta USB-A, satu HDMI, pembaca kartu SD, serta jack audio 3,5 milimeter. Baterai berkapasitas sekitar 73 Wh diklaim mampu menopang aktivitas kerja ringan sepanjang hari. Harga ProArt P14 di Indonesia berada di kisaran Rp27 juta hingga Rp32 juta, bergantung pada konfigurasi memori dan penyimpanan yang dipilih.

ASUS ProArt P16: kanvas kerja lebih luas

ProArt P16 membawa layar 16 inci dengan panel OLED 4K. Ukuran dan resolusi tersebut memberi ruang lebih besar untuk menampilkan panel-panel aplikasi penyuntingan, sekaligus memudahkan pemeriksaan detail pada gambar beresolusi tinggi. Seperti versi 14 inci, panel ini mendukung akurasi warna tinggi dan sertifikasi untuk pekerjaan kreatif profesional.

Spesifikasi utama

ProArt P16 menggunakan prosesor yang sama, yakni Ryzen AI 9 HX 370, namun dipasangkan dengan grafis hingga NVIDIA GeForce RTX 4070. Memori LPDDR5X tersedia dalam pilihan 32 GB dan 64 GB, sedangkan penyimpanan SSD NVMe dapat mencapai 4 TB pada konfigurasi tertinggi. Bobotnya sekitar 1,85 kilogram dengan baterai 90 Wh.

Ketersediaan porta lebih lengkap, mencakup dua USB4, dua USB-A, HDMI 2.1, pembaca kartu SD Express 7.0, dan jack audio. Kartu SD Express menjadi nilai tambah bagi fotografer dan videografer yang bekerja dengan media penyimpanan berkecepatan tinggi. Harga ProArt P16 di Indonesia berada di kisaran Rp38 juta hingga Rp48 juta, bergantung pada pilihan kartu grafis, kapasitas memori, dan penyimpanan.

Fitur pendukung untuk kreator

Kedua model dilengkapi ASUS DialPad, yaitu permukaan touchpad yang berfungsi ganda sebagai pengendali putar untuk mengatur parameter di aplikasi kreatif seperti Adobe Photoshop, Premiere Pro, dan After Effects. Fitur ini memungkinkan pengguna mengubah tingkat zoom, kuas, atau tingkat eksposur tanpa harus melepas tangan dari area penunjuk.

ASUS juga menyertakan sejumlah perangkat lunak pendukung, antara lain aplikasi manajemen konten berbasis AI, pembuat gambar generatif, serta pusat pengaturan performa yang memungkinkan pengguna memilih mode operasi sesuai kebutuhan, mulai dari senyap hingga performa penuh. Tombol pintas khusus turut disediakan untuk membuka pusat kendali kreator.

Pertimbangan sebelum membeli

Pemilihan antara P14 dan P16 pada dasarnya bertumpu pada dua hal: mobilitas dan kebutuhan daya komputasi. Pengguna yang banyak bekerja di luar ruangan atau sering berpindah tempat akan lebih diuntungkan oleh bobot P14 yang lebih ringan. Sebaliknya, pekerja yang menjalankan rendering berat, simulasi 3D, atau penyuntingan video 4K secara rutin akan merasakan manfaat layar luas dan kartu grafis lebih tinggi pada P16.

Calon pembeli disarankan memperhatikan konfigurasi secara rinci, karena perbedaan memori dan penyimpanan berpengaruh signifikan terhadap harga akhir. Selain itu, ketersediaan stok dan skema garansi resmi perlu dipastikan melalui distributor maupun kanal ritel resmi ASUS di Indonesia agar layanan purnajual tetap terjamin.

Dengan dua pilihan ukuran tersebut, ASUS menempatkan ProArt P14 dan P16 sebagai jawaban bagi segmen kreator profesional yang semakin membutuhkan perangkat dengan akurasi warna, performa komputasi tinggi, dan dukungan akselerasi kecerdasan buatan dalam satu paket perangkat portabel.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Maya Anggraini

Fokus pada kesehatan mental, mindfulness, dan produktivitas.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter