30, 2026
Ekonomi

Harga Perak Antam Hari Ini 12 September 2026 Naik Rp 400

Taufik Syahputra
Taufik Syahputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 1 dibaca

Harga Perak Antam Hari Ini 12 September 2026 Naik Rp 400

Harga perak logam PT Aneka Tambang (Antam) mengalami peningkatan pada Rabu (12/9/2026). Logam mulia ini dibanderol dengan kenaikan Rp 400 per gram dibandingkan dengan harga sehari sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah fluktuasi pasar global yang masih menunjukkan ketidakpastian.

Berdasarkan data resmi dari Antam, harga perak batangan untuk kualitas 999,9 yang dijual kepada publik pada Rabu ini mencapai Rp 150.000 per gram. Sementara itu, harga perak koin untuk berbagai macam ukuran juga mengalami penyesuaian seiring dengan kenaikan harga perak batangan.

Faktor Penyebab Kenaikan Harga

Beberapa faktor diyakini menjadi pemicu kenaikan harga perak hari ini. Salah satunya adalah meningkatnya permintaan akan logam mulia sebagai instrumen perlindungan nilai dalam tengah ketidakpastian ekonomi global. Para investor cenderung beralih ke aset seperti perak untuk mengamankan kekayaan mereka dari potensi inflasi yang terus meningkat.

Selain itu, data ekonomi Amerika Serikat yang menunjukkan inflasi masih tinggi juga memberikan tekanan terhadap nilai mata uang dolar. Kondisi ini secara tidak langsung mendorong harga komoditi termasuk perak untuk mengalami kenaikan. Indeks dolar Amerika Serikat yang melemah membuat perak menjadi lebih menarik bagi investor internasional.

Menurut analis pasar logam mulia, kenaikan harga perak sebesar Rp 400 pada hari ini termasuk kenaikan yang wajar mengingat volatilitas harga perak di pasar global. Harga perak yang tercatat di bursa komoditi internasional juga menunjukkan tren yang serupa dengan naiknya sekitar 1,5% dalam sehari terakhir.

Harga Detail Perak Antam Hari Ini

Berikut rincian harga perak Antam yang berlaku pada Rabu (12/9/2026):

Perak batangan 1 gram dibanderol seharga Rp 150.000, naik Rp 400 dari harga sebelumnya Rp 149.600. Perak batangan 5 gram dijual dengan harga Rp 745.000 atau setara Rp 149.000 per gram. Untuk perak batangan 10 gram, harganya mencapai Rp 1.485.000 atau Rp 148.500 per gram.

Sementara itu, harga perak koin juga mengalami penyesuaian. Perak kion 1 gram dijual dengan harga Rp 155.000, naik Rp 400 dari sebelumnya. Perak koin 5 gram dibanderol Rp 770.000 atau setara Rp 154.000 per gram. Untuk perak koin 10 gram, harganya mencapai Rp 1.535.000 atau Rp 153.500 per gram.

Perak koin 25 gram dijual seharga Rp 3.825.000 atau setara Rp 153.000 per gram. Sementara itu, perak koin 50 gram dibanderol Rp 7.600.000 atau setara Rp 152.000 per gram. Untuk ukuran terbesar, perak koin 100 gram dijual dengan harga Rp 15.150.000 atau setara Rp 151.500 per gram.

Tren Harga Perak dalam Beberapa Hari Terakhir

Dalam sepekan terakhir, harga perak Antam menunjukkan tren fluktuatif. Pada Senin (11/9/2026), harga perak batangan 1 gram masih berada di level Rp 149.600. Sebelumnya, pada Jumat (8/9/2026), harga perak sempat turun ke level Rp 148.000 per gram.

Para pelaku pasar memperkirakan harga perak akan terus mengalami volatilitas dalam waktu dekat ini. Faktor utama yang akan memengaruhi harga perak adalah data inflasi global, kebijakan bank sentral Amerika Serikat, serta kondisi geopolitik internasional.

"Perak cenderung bergerak sejalan dengan emas sebagai instrumen safe haven, namun dengan volatilitas yang lebih tinggi," ujar se analis dari salah satu perusahaan sekuritas di Jakarta. "Kenaikan hari ini masih dalam range wajar, namun jika data inflasi Amerika Serikat minggu depan menunjukkan peningkatan, potensi kenaikan harga perak bisa lebih signifikan."

Potensi Masa Depan Harga Perak

Para ahli memprediksi harga perak akan terus menjadi perhatian investor dalam jangka pendek hingga menengah. Beberapa proyeksi menunjukkan bahwa harga perak bisa bergerak di kisaran Rp 155.000 - Rp 160.000 per gram pada akhir tahun 2026 jika tren inflasi global terus berlanjut.

"Investor perlu memperhatikan kalender ekonomi global, terutama data-data dari Amerika Serikat karena pasar masih sangat sensitif terhadap kebijakan Federal Reserve," tambah analis tersebut.

Bagi masyarakat yang berminat berinvestasi dalam perak, disarankan untuk memperhatikan timing pembelian dan menjaga proporsi investasi yang sehat dalam portofolio. Meskipun perak memiliki potensi kenaikan harga, aset ini juga cenderung lebih volatil dibandingkan emas.

Antam sebagai produsen logam mulia terbesar di Indonesia terus memastikan ketersediaan perak untuk memenuhi kebutuhan pasar. Perusahaan ini menyediakan berbagai macam produk perak mulai dari batangan hingga koin dengan berbagai ukuran untuk memenuhi kebutuhan investor dan kolektor.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Taufik Syahputra

Pemerhati energi dan transisi hijau di kawasan Asia Tenggara.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter