Quiles Tampil Tercepat di FP2 Moto3 Mandalika 2026
Sesi latihan bebas kedua (FP2) Moto3 di Sirkuit Mandalika berlangsung dengan menarik, di mana pembalap Spanyol, Carlos Quiles, berhasil mencatatkan waktu tercepat. Pembalap asal tim Estrella Balap ini menunjukan performa impresif dengan catatan waktu 1:34.872 di lintasan yang cukup menantang di Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Hasil ini menunjukkan bahwa persaingan di kelas entry-level Moto3 pada musim 2026 semakin sengit. Quiles berhasil memimpin sesi latihan dengan selisih tipis dari pembalap lain yang juga menunjukan performa konsisten di sesi sore ini. Sesi FP2 yang digelar pada pukul 14:30 WIB ini menjadi penentu siapa yang akan memiliki posisi yang menguntungkan untuk sesi kualifikasi nanti.
Performa Pembalap-Pembalap Unggulan
Di belakang Quiles, pembalap Jepang Hiroki Onodera menempati posisi kedua dengan catatan waktu 1:34.934. Onodera yang membela tim Aspar Racing ini menunjukkan adaptabilitas yang tinggi terhadap kondisi lintasan Mandalika. Sedangkan posisi ketiga ditempati oleh pembalap Italia, Luca Marini, dengan waktu 1:35.012.
Pembalap tuan rumah, Veda Ega Pratama, berhasil menempati posisi ke-11 dalam sesi FP2 ini dengan catatan waktu 1:35.456. Meskipun tidak masuk zona lima besar, performa Veda Ega cukup memuaskan mengingat tantangan yang dihadapi di kandang sendiri. Pembalap muda asal Indonesia ini menunjukkan kemajuan yang signifikan dibandingkan sesi pertama.
Sesi FP2 juga menjadi ajang pembuktian bagi beberapa pembalap yang sedang dalam tekanan. Beberapa pembalap senior harus puas berada di posisi belakang setelah kesulitan menemakan setup yang ideal untuk motornya. Sementara itu, beberapa pembalap rookie terlihat beradaptasi dengan cepat dan mampu masuk dalam 15 besar.
Kondisi Lintasan dan Cuaca
Kondisi lintasan di Mandalika pada sesi FP2 ini terbilang cukup ideal. Meskipun terdapat angin yang cukup kencang dari arah barat, pembalap-pembalap masih bisa memberikan performa terbaiknya. Suhu udara yang berkisar 32-33 derajat Celsius dengan kelembaban 75% membuat kondisi balapan menjadi cukup panas namun masih terjangkau.
Aspal di lintasan Mandalika yang masih relatif baru memberikan sensasi yang berbeda bagi para pembalap. Beberapa pembalap melaporkan bahwa grip di lintasan ini lebih baik dari tahun sebelumnya, namun masih ada beberapa titik yang dianggap rawan terutama di tikungan 7 dan 10 yang merupakan kombinasi tikungan yang cukup cepat.
Strategi Tim dan Pembalap
Tim-tim besar di kelas Moto3 tampaknya sedang melakukan eksperimen berbagai setup untuk menemukan konfigurasi terbaik. Beberapa tim lebih fokus pada aerodinamika sementara yang lain mengoptimalkan suspensi untuk menyesuaikan dengan kondisi sirkuit yang banyak memiliki tikungan yang berbeda karakternya.
Carlos Quiles setelah sesi FP2 mengungkapkan kepuasannya dengan performa motornya hari ini. "Saya sangat senang dengan hasil hari ini. Tim telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam menyiapkan motor. Saya merasa nyaman dengan ban yang tersedia dan setup secara keseluruhan bekerja dengan baik," ujar Quiles.
Sementara itu, Veda Ega Pratama mengakui bahwa masih ada banyak hal yang perlu diperbaiki. "Masih ada ruang untuk perbaikan, terutama di sektor akhir lintasan. Saya akan terus bekerja keras bersama tim untuk menemukan setup yang lebih baik di sesi kualifikasi nanti," tutur pembalap berusia 19 tahun ini.
Dengan hasil FP2 yang cukup mengejutkan, persaingan di kelas terbawah Moto3 menjadi semakin tak terduga. Para pembalap akan kembali beraksi di sesi kualifikasi yang akan menentukan grid start untuk balapan pada Minggu mendatang. Pertarangan sengit di Mandalika terus berlanjut dengan berbagai skenario yang bisa terjadi.
Komentar (0)