07, 2026
Teknologi

Infinix Smart 20 vs nubia A57: HP Murah Mana yang Lebih Menarik untuk Dipakai Sehari-hari?

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/06/6ac4eeafc8f9e-ilustrasi-hp-infinix-smart-20-vs-nubia-a57_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Hesti Nasution
Hesti Nasution Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Persaingan di segmen ponsel murah kembali menghadirkan dua kandidat yang layak dipertimbangkan, yakni Infinix Smart 20 dan nubia A57. Keduanya menyasar pengguna yang mencari perangkat harian dengan harga terjangkau, tetapi tetap mampu menangani kebutuhan komunikasi, media sosial, hingga hiburan ringan. Meski berada di kelas yang sama, pendekatan kedua merek dalam merancang perangkat ini menunjukkan perbedaan yang cukup jelas, mulai dari desain, spesifikasi layar, performa, hingga kapasitas baterai.

Desain dan Layar

Dari sisi tampilan fisik, Infinix Smart 20 dan nubia A57 sama-sama mengusung desain yang mengikuti tren ponsel masa kini. Keduanya hadir dengan modul kamera belakang yang menonjol, bodi ramping, serta pilihan warna yang cenderung segar untuk menyasar pengguna muda. Perbedaan mulai terasa ketika membahas panel layar. Infinix Smart 20 umumnya membawa layar berukuran besar dengan bezel yang cukup tipis sehingga memberikan ruang pandang lega saat menonton video atau menggulir media sosial.

nubia A57 tidak mau kalah dengan menawarkan layar yang juga luas, meskipun pendekatan visualnya sedikit berbeda. Beberapa pengguna menilai tampilan warna pada nubia cenderung lebih kalem, sementara Infinix menghadirkan saturasi warna yang lebih hidup. Untuk pemakaian sehari-hari seperti membaca pesan, membuka aplikasi perbankan, atau menonton klip pendek, kedua layar masih tergolong nyaman, terutama jika digunakan di dalam ruangan.

Performa dan Sistem Operasi

Pada sektor dapur pacu, Infinix Smart 20 dan nubia A57 mengandalkan chipset kelas bawah yang dioptimalkan untuk kebutuhan ringan. Kombinasi antara prosesor hemat daya dan memori RAM yang memadai membuat kedua ponsel mampu menjalankan aplikasi percakapan, browser, serta platform media sosial tanpa hambatan berarti. Multitasking ringan masih dapat dilakukan, meski pengguna sebaiknya tidak membuka terlalu banyak aplikasi berat secara bersamaan.

Sistem operasi menjadi salah satu pembeda. Infinix biasanya membekali perangkatnya dengan antarmuka XOS yang menawarkan sejumlah fitur tambahan, seperti mode hemat daya, pengaturan notifikasi, dan beragam opsi kustomisasi. Di sisi lain, nubia A57 menjalankan antarmuka yang lebih sederhana dan mendekati tampilan Android standar. Bagi pengguna yang menyukai tampilan bersih tanpa banyak aplikasi bawaan, nubia bisa jadi lebih menyenangkan. Sebaliknya, pengguna yang gemar mengutak-atik tampilan dan mencari fitur tambahan akan lebih betah dengan Infinix.

Kamera untuk Kebutuhan Harian

Kamera menjadi salah satu aspek yang paling sering dicek calon pembeli di kelas harga murah. Infinix Smart 20 dan nubia A57 sama-sama mengusung kamera belakang ganda yang terdiri dari lensa utama dan lensa pendukung, misalnya untuk efek kedalaman atau makro. Pada kondisi cahaya cukup, kedua ponsel mampu menghasilkan foto yang layak dibagikan ke media sosial, dengan detail yang masih terlihat jelas dan warna yang cukup natural.

Keterbatasan mulai muncul saat memotret di tempat minim cahaya. Noise atau bintik-bintik pada gambar biasanya meningkat, dan ketajaman menurun. Meski demikian, fitur mode malam yang disematkan pada kedua perangkat membantu meningkatkan hasil foto dalam kondisi redup, meskipun tidak bisa disamakan dengan ponsel kelas menengah. Untuk kamera depan, keduanya menyediakan sensor yang cukup untuk panggilan video dan swafoto sederhana, dengan hasil yang masih dapat diterima selama pencahayaan memadai.

Baterai dan Pengisian Daya

Daya tahan baterai menjadi nilai jual utama ponsel murah. Infinix Smart 20 dan nubia A57 dibekali baterai berkapasitas besar yang mampu menemani aktivitas pengguna sepanjang hari. Pemakaian campuran, seperti chatting, streaming musik, membuka media sosial, dan sesekali menonton video, umumnya masih menyisakan daya hingga malam hari. Pengisian daya dilakukan melalui konektor USB Type-C, meski kecepatan pengisiannya tergolong standar dan tidak secepat ponsel kelas menengah ke atas.

Beberapa pengguna melaporkan bahwa Infinix cenderung menghadirkan optimasi daya yang agresif, sehingga baterai terasa lebih awet ketika perangkat jarang digunakan. Sementara itu, nubia A57 menawarkan keseimbangan antara performa dan konsumsi daya, dengan manajemen baterai yang cukup baik untuk pemakaian intensitas sedang. Perbedaan ini biasanya baru terasa setelah beberapa pekan pemakaian, tergantung pola penggunaan masing-masing pengguna.

Fitur Pendukung dan Konektivitas

Kedua ponsel menyediakan fitur standar seperti slot kartu SIM ganda, penyimpanan internal yang dapat diperluas melalui microSD, sensor sidik jari, serta koneksi Wi-Fi dan Bluetooth. Infinix Smart 20 kerap menambahkan fitur-fitur kecil yang menarik, seperti pengaturan khusus untuk gaming ringan atau mode satu tangan. nubia A57 lebih fokus pada pengalaman penggunaan yang sederhana dan stabil, tanpa banyak tambahan yang berpotensi membebani sistem.

Dari sisi konektivitas, keduanya masih mengandalkan jaringan 4G sebagai tulang punggung. Untuk wilayah dengan cakupan 4G yang baik, kecepatan internet masih cukup untuk streaming video resolusi standar dan panggilan video. Pengguna yang berada di area dengan sinyal lemah sebaiknya memperhatikan kemampuan antena masing-masing perangkat, karena hal ini dapat memengaruhi kenyamanan saat menelepon atau mengakses data.

Kesimpulan

Memilih antara Infinix Smart 20 dan nubia A57 pada dasarnya bergantung pada prioritas pengguna. Infinix Smart 20 menawarkan tampilan yang lebih hidup, fitur perangkat lunak yang lebih kaya, serta optimasi baterai yang agresif. Ponsel ini cocok bagi pengguna yang ingin perangkatnya terasa lebih "hidup" dengan berbagai opsi kustomisasi.

Sebaliknya, nubia A57 menghadirkan pengalaman yang lebih sederhana, bersih, dan stabil. Perangkat ini cocok untuk pengguna yang menginginkan ponsel murah untuk kebutuhan dasar tanpa banyak gangguan aplikasi bawaan. Keduanya sama-sama layak dipertimbangkan di kelas harga terjangkau, dan keputusan akhir sebaiknya disesuaikan dengan kebiasaan pemakaian sehari-hari, mulai dari cara memotret, menonton, hingga mengelola baterai.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Hesti Nasution

Analis pasar modal dengan pengalaman lebih dari satu dekade di industri.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter