30, 2026
Nasional

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, PSSI Pastikan Semua Lapangan Latihan Siap Digunakan

Bagus Nugroho
Bagus Nugroho Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Jelang FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, PSSI Pastikan Semua Lapangan Latihan Siap Digunakan

Indonesia bersiap menjadi tuan rumah penting dalam kancah sepak bola Asia Tenggara dengan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026. Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah memberikan pembaruan mengenai persiapan infrastruktur, terutama mengenai lapangan latihan yang akan digunakan selama turnamen berlangsung. Menurut informasi yang diberikan, seluruh fasilitas latihan telah disiapkan dan siap digunakan oleh tim-tim peserta.

Persiapan Infrastruktur Menjelang Turnamen

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia telah memenuhi standar internasional untuk menyelenggarakan turnamen bergengsi ini. "Kami telah bekerja sama dengan pemerintah pusat dan daerah untuk memastikan semua fasilitas, termasuk lapangan latihan, memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh FIFA," ujar Erick dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Kamis (15/6).

Sebanyak 12 lapangan latihan tersebar di empat kota tuan rumah, yaitu Jakarta, Surabaya, Bandung, dan Makassar. Setiap lapangan telah dilengkapi dengan peralatan latihan modern, ruang ganti yang nyaman, serta fasilitas medis yang memadai. "Kami tidak ingin ada tim yang datang dan merasa tidak nyaman selama berada di Indonesia. Semua fasilitas harus prima," tambah Erick.

Pemenuhan Standar FIFA

Kepala Divisi Teknik PSSI, Indra Sjafrie, menjelaskan bahwa tim inspeksi dari FIFA telah melakukan pengecekan rutin terhadap seluruh fasilitas. "FIFA telah mengirim tim inspektur beberapa kali untuk memastikan kualitas lapangan. Hingga saat ini, semua laporan positif dan kami mendapat persetujuan untuk menggunakan fasilitas-fasilitas ini," ujar Indra.

Salah satu persyaratan utama dari FIFA adalah kualitas rumput lapangan yang harus sehat dan tahan berbagai kondisi cuaca. Untuk itu, PSSI bekerja sama dengan penyedia rumput profesional dari Belanda untuk menjamin kualitas optimal. "Rumput yang digunakan adalah jenis hybrid Bermuda yang sudah terbukti tahan terhadap panas dan intensitas pertandingan tinggi," jelas Indra.

Sistem Pendukung Lengkap

Selain lapangan utama, PSSI juga mempersiapkan sistem pendukung lainnya seperti ruang media, area parkir yang memadai, serta akses transportasi yang mudah bagi tim-tim peserta. "Kita ingin memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta. Jadi selain lapangan, fasilitas pendukung juga harus disiapkan dengan baik," ujar Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi.

Pemerintah daerah setempat turut berpartisipasi aktif dalam memastikan semua fasilitas siap digunakan. Wali Kota Jakarta, Heru Budi Hartono, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk menjaga keamanan dan ketertiban sekitar area latihan. "Kita akan siapkan tim khusus yang akan bekerja sama dengan PSSI untuk memastikan tidak ada gangguan selama tim-tim asing melakukan latihan," kata Heru.

Tantangan yang Dihadapi

Meski persiapan berjalan lancar, PSSI mengakui masih ada beberapa tantangan yang perlu diatasi. Salah satunya adalah masalah logistik dalam menyiapkan transportasi bagi tim-tim pesenna yang akan beralih dari satu kota ke kota lain. "Kita sedang mengkordinasikan dengan maskapai penerbangan dan penyedia transportasi darat untuk memastikan jadwal perpindahan tim berjalan efisien," jelas Yunus.

Selain itu, adaptasi dengan kondisi cuaca Indonesia yang tropis juga menjadi perhatian khusus. Beberapa tim dari negara dengan iklim lebih sejuk mungkin memerlukan waktu adaptasi lebih lama. Untuk itu, PSSI memfasilitasi jadwal latihan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing tim.

Target Sukses Penyelenggaraan

Dengan semua persiapan yang telah dilakukan, PSSI menargetkan penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 dapat berjalan sukses dan meningkatkan citra Indonesia di mata internasional. "Ini adalah kesempatan bagi kita untuk menunjukkan bahwa Indonesia mampu menyelenggarakan turnamen skala besar dengan baik," kata Erick Thohir.

PSSI juga berencana memanfaatkan momentum ini untuk mengembangkan sepak bola di tingkat dasar. "Selama turnaman berlangsung, kita akan mengadakan clinic dan pelatihan untuk pelatih lokal serta wasit muda dari seluruh Indonesia," tambah Erick.

Dengan semakin matangnya persiapan, Indonesia semakin percaya diri menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen ini diharapkan dapat menjadi langkah maju bagi perkembangan sepak bola di Indonesia dan meningkatkan hubungan baik dengan negara-negara di kawasan ASEAN.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Bagus Nugroho

Reporter Kebijakan Publik. Fokus pada APBN, otonomi daerah, dan reformasi birokrasi.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter