Bupati dan Kadis PUPR Aceh Timur Tinjau Jalan Gajah Mentah–Sungai Raya yang Akan Diaspal
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky bersama Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Aceh Timur Muslim, S.T., M.Si., meninjau langsung kondisi Jalan Gajah Mentah menuju Sungai Raya, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Aceh Timur. Peninjauan tersebut dilakukan sebagai respons atas keluhan masyarakat yang selama ini mengeluhkan kondisi ruas jalan yang rusak parah dan sulit dilalui kendaraan.
Dalam kegiatan yang berlangsung pada Senin (5/10/2026) itu, Bupati bersama Kadis PUPR didampingi sejumlah pejabat dan perangkat daerah terkait. Mereka melihat dari dekat kondisi permukaan jalan yang masih berupa tanah, tidak diperkeras, serta berlubang di sejumlah titik. Selain melakukan peninjauan fisik, rombongan juga berdialog langsung dengan warga setempat untuk mendengarkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat terkait akses jalan tersebut.
Pemkab Aceh Timur Berkomitmen Aspal Ruas Jalan Sejauh 1,35 Kilometer
Bupati Al-Farlaky menegaskan bahwa ruas Jalan Gajah Mentah–Sungai Raya akan segera diaspal sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Timur dalam meningkatkan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antarwilayah. Menurutnya, perbaikan jalan tersebut bukan hanya soal kelancaran transportasi, tetapi juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Ruas jalan sepanjang sekitar 1,35 kilometer ini akan segera kita aspal. Ini untuk memudahkan akses masyarakat, memperlancar perekonomian, dan meningkatkan kesejahteraan warga Gajah Mentah dan Sungai Raya. Pembangunan jalan Sungai Raya–Gajah Mentah ini merupakan jawaban pemerintah atas keluhan masyarakat selama ini. Pembangunannya kita lakukan secara bertahap. Untuk tahap pertama, kita kucurkan anggaran sekitar kurang lebih Rp 5 miliar," ujar Bupati Al-Farlaky saat meninjau lokasi.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa pengaspalan jalan akan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan kemampuan keuangan daerah. Tahap awal difokuskan pada ruas sepanjang 1,35 kilometer dengan alokasi anggaran yang telah disiapkan, sementara tahapan berikutnya akan menyesuaikan dengan kebutuhan dan ketersediaan anggaran pemerintah kabupaten.
Kondisi Jalan Selama Ini Dikeluhkan Warga
Berdasarkan pantauan di lapangan, Jalan Gajah Mentah–Sungai Raya masih berupa jalan tanah yang tidak diperkeras. Pada musim hujan, kondisi jalan menjadi berlumpur dan licin sehingga menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas. Sebaliknya, pada musim kemarau, debu beterbangan dan lubang-lubang di badan jalan memperbesar risiko kecelakaan serta memperlambat waktu tempuh.
Kondisi tersebut berdampak pada berbagai aspek kehidupan warga, mulai dari akses menuju fasilitas pendidikan dan kesehatan, pengangkutan hasil pertanian dan perkebunan, hingga mobilitas sehari-hari. Tidak jarang warga harus mengeluarkan biaya dan tenaga ekstra hanya untuk melewati ruas jalan yang rusak, terutama saat mengangkut hasil bumi ke pasar atau ke lokasi penampungan.
Oleh karena itu, kehadiran Bupati bersama Kadis PUPR Aceh Timur di lokasi menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat. Warga berharap peninjauan tersebut tidak berhenti pada tahap melihat kondisi lapangan, tetapi berlanjut hingga pelaksanaan pengaspalan yang nyata dan tepat waktu.
Dialog dengan Warga dan Harapan Percepatan Pembangunan
Dalam dialog bersama warga, Bupati dan Kadis PUPR mendengarkan langsung berbagai keluhan serta masukan terkait kebutuhan infrastruktur di kawasan tersebut. Selain persoalan jalan, warga juga menyampaikan aspirasi mengenai pentingnya akses yang memadai untuk mendukung pertumbuhan ekonomi desa serta kelancaran distribusi barang dan jasa antarwilayah.
Masyarakat menyambut baik rencana pengaspalan jalan tersebut dan mengapresiasi perhatian langsung Kadis PUPR Aceh Timur Muslim, S.T., M.Si., bersama Bupati Aceh Timur yang turun ke lapangan untuk melihat kondisi riil. Menurut warga, kehadiran pemerintah di lokasi memberikan harapan baru bahwa persoalan jalan yang telah lama dikeluhkan akan segera mendapatkan solusi.
Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menyatakan terus berkomitmen membangun infrastruktur secara merata hingga ke pelosok desa. Pembangunan jalan di Kecamatan Sungai Raya menjadi bagian dari upaya tersebut, mengingat konektivitas jalan merupakan prasyarat utama bagi pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah pedesaan.
Dampak yang Diharapkan bagi Perekonomian Warga
Pengaspalan Jalan Gajah Mentah–Sungai Raya diharapkan mempercepat mobilitas orang dan barang, menekan biaya transportasi, serta membuka peluang usaha baru bagi warga. Dengan akses jalan yang lebih baik, hasil pertanian dan perkebunan dapat lebih cepat sampai ke pasar dengan kualitas yang terjaga, sehingga pendapatan petani dan pelaku usaha kecil dapat meningkat.
Selain itu, perbaikan infrastruktur jalan juga berpotensi mendorong masuknya investasi dan memperlancar pelayanan publik, termasuk distribusi bantuan sosial serta layanan kesehatan dan pendidikan bagi masyarakat di wilayah terpencil. Pemerintah daerah berharap seluruh tahapan pembangunan, mulai dari perencanaan hingga pelaksanaan, dapat berjalan sesuai jadwal dan menghasilkan infrastruktur yang bermanfaat dalam jangka panjang.
Dengan adanya peninjauan langsung dan komitmen yang disampaikan Bupati bersama Kadis PUPR Aceh Timur, masyarakat Gajah Mentah dan Sungai Raya kini menanti realisasi pengaspalan jalan yang selama ini menjadi kebutuhan mendesak. Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menegaskan akan terus mendorong percepatan pembangunan infrastruktur demi mewujudkan pemerataan pembangunan hingga ke seluruh pelosok desa.
Zainal
Komentar (0)