19, 2026
Nasional

Kapolda Metro Hadir di SD-SMP Muhammadiyah, Dukung Polisi Peduli Pendidikan

Kapolda Metro Jaya Komjen Dadang Hartanto mengunjungi SD dan SMP Muhammadiyah untuk mendukung pendidikan dan membangun karakter anak melalui interaksi dan kuis.]]>

Rizky Amelia
Rizky Amelia Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kapolda Metro Hadir di SD-SMP Muhammadiyah, Dukung Polisi Peduli Pendidikan

Kapolda Metro Jaya menghadiri kegiatan di lingkungan Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah sebagai bagian dari program Polisi Peduli Pendidikan. Kehadiran orang nomor satu di jajaran kepolisian wilayah Jakarta itu menjadi penanda dukungan institusi terhadap dunia pendidikan, sekaligus memperkuat pendekatan preventif kepolisian melalui jalur sekolah.

Kegiatan tersebut berlangsung di kompleks sekolah dan dihadiri sejumlah unsur, mulai dari pengurus sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga perwakilan siswa. Dalam agenda itu, Kapolda Metro Jaya menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, karena sekolah menjadi ruang pertama tempat nilai-nilai disiplin, toleransi, dan kepatuhan terhadap aturan ditanamkan.

Polisi Peduli Pendidikan sebagai Program Prioritas

Program Polisi Peduli Pendidikan dirancang sebagai wadah kolaborasi antara kepolisian dan satuan pendidikan. Melalui program ini, kepolisian tidak hanya hadir dalam kapasitas penegakan hukum, tetapi juga sebagai mitra pembinaan bagi generasi muda. Sejumlah kegiatan yang masuk dalam kerangka program tersebut antara lain penyuluhan keselamatan berlalu lintas, sosialisasi pencegahan bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah, pengenalan bahaya narkotika, serta pembinaan kedisiplinan siswa.

Selain itu, program ini juga menyentuh aspek pendampingan terhadap siswa yang berpotensi menghadapi persoalan hukum, termasuk upaya pencegahan agar anak tidak terjerumus dalam tindak pidana maupun pergaulan yang merugikan. Pendekatan yang dipilih menekankan dialog dan edukasi, bukan tindakan represif.

Kapolda Metro Jaya menyampaikan bahwa kehadiran polisi di sekolah bertujuan membangun kedekatan emosional antara aparat dan masyarakat sejak usia dini. Menurutnya, kedekatan tersebut penting agar siswa tidak memandang polisi sebagai sosok yang menakutkan, melainkan sebagai pihak yang dapat dimintai bantuan dan perlindungan ketika menghadapi masalah.

Dukungan terhadap Sekolah Muhammadiyah

Dalam kesempatan itu, pihak sekolah menyambut baik keterlibatan kepolisian. Pengelola sekolah Muhammadiyah menilai kehadiran Kapolda Metro Jaya memberikan motivasi tersendiri bagi siswa dan guru. Sekolah-sekolah di bawah naungan Muhammadiyah dikenal memiliki tradisi panjang dalam pembinaan karakter, sehingga sinergi dengan kepolisian dinilai saling melengkapi.

Pihak sekolah juga menyoroti pentingnya rasa aman di lingkungan pendidikan. Kasus kekerasan antarsiswa, perundungan, hingga penyalahgunaan media sosial menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, kehadiran kepolisian diharapkan tidak berhenti pada satu kunjungan seremonial, tetapi berlanjut menjadi pendampingan berkelanjutan.

Pembinaan Karakter dan Kesadaran Hukum

Dalam sesi interaksi dengan siswa, materi yang disampaikan menekankan pentingnya kesadaran hukum sejak dini. Siswa diajak memahami konsekuensi dari tindakan yang melanggar aturan, sekaligus diberi pemahaman mengenai hak-hak mereka sebagai anak, termasuk hak atas rasa aman di sekolah.

Pendekatan ini sejalan dengan kebijakan kepolisian yang menempatkan perlindungan anak sebagai bagian dari tugas pokok. Kepolisian wilayah metro secara berkala mengerahkan personel Bhabinkamtibmas dan unit pembinaan masyarakat untuk menjangkau sekolah-sekolah, baik negeri maupun swasta, termasuk lembaga pendidikan berbasis keagamaan.

Sinergi Kepolisian dan Lembaga Pendidikan

Kolaborasi antara kepolisian dan sekolah dinilai relevan dengan kebutuhan saat ini. Lingkungan pendidikan menghadapi tantangan baru yang tidak hanya berkaitan dengan proses belajar mengajar, tetapi juga dengan keamanan digital, kesehatan mental siswa, serta tekanan sosial yang muncul dari pergaulan.

Kapolda Metro Jaya menekankan bahwa pihaknya membuka ruang komunikasi bagi sekolah yang membutuhkan bantuan atau pendampingan. Jalur koordinasi dapat dilakukan melalui kepolisian sektor setempat, sehingga penanganan persoalan di lingkungan sekolah dapat dilakukan cepat dan tepat.

Lebih jauh, ia mengingatkan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan kepentingan bersama. Kepolisian memandang investasi di bidang pendidikan sebagai upaya jangka panjang untuk menekan angka kriminalitas. Semakin baik pembinaan karakter generasi muda, semakin kecil pula potensi munculnya persoalan keamanan di kemudian hari.

Harapan Keberlanjutan Program

Ke depan, program Polisi Peduli Pendidikan diharapkan berjalan lebih sistematis. Kepolisian wilayah metro berencana memperluas jangkauan kegiatan ke lebih banyak sekolah, dengan materi yang disesuaikan tingkat pendidikan. Untuk jenjang sekolah dasar, penekanan diberikan pada pengenalan aturan sederhana dan keselamatan diri, sedangkan untuk jenjang menengah mulai diarahkan pada pencegahan kenakalan remaja dan literasi digital.

Pihak sekolah berharap agenda semacam ini dapat dilakukan secara rutin, tidak hanya menjelang momen tertentu. Dengan begitu, hubungan antara kepolisian, sekolah, dan orang tua siswa dapat terbangun lebih erat, sekaligus menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi perkembangan siswa.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Rizky Amelia

Reporter Senior. Meliput dinamika politik nasional, kebijakan publik, dan isu parlemen selama 8 tahun. Alumni FISIP UI.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter