15, 2026
Gaya Hidup

Kata Agen Travel Umrah, Ruben Onsu Tak Lagi Jadi BA: Kehidupan Pribadinya Bukan Cerminan Perusahaan

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/10/04/6ac142e5ce2c2-ruben-onsu_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Intan Permata
Intan Permata Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kata Agen Travel Umrah, Ruben Onsu Tak Lagi Jadi BA: Kehidupan Pribadinya Bukan Cerminan Perusahaan

Peristiwa yang menimpa Ruben Onsu dan Sarwendah kini menimbulkan dampak yang cukup signifikan terhadap citra agen travel umrah yang mereka wakili. Menanggapi hal ini, pihak agen travel umrah yang bersangkutan mengeluarkan pernyataan resmi terkait status Ruben Onsu sebagai Brand Ambassador (BA). Dalam pernyataan tersebut, disebutkan bahwa Ruben Onsu tidak lagi menjabat sebagai BA bagi perusahaan tersebut.

Pernyataan Resmi dari Agen Travel

Agen travel umrah yang sebelumnya digandeng oleh Ruben Onsu dan keluarganya akhirnya mengeluarkan pernyataan resmi terkait statusnya sebagai Brand Ambassador. Dalam pernyataan tersebut, pihak agen travel menjelaskan bahwa kehidupan pribadi Ruben Onsu dan Sarwendah bukanlah cerminan dari nilai-nilai yang dipegang oleh perusahaan.

"Kami telah memutuskan untuk tidak lagi menjadikan Ruben Onsu sebagai Brand Ambassador bagi perusahaan kami. Keputusan ini diambil setelah kami mengevaluasi berbagai hal termasuk situasi yang terjadi," demikian bunyi pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh pihak agen travel.

Dalam pernyataan tersebut juga dijelaskan bahwa perusahaan selalu mengedepankan nilai-nilai keluarga, kejujuran, dan integritas sebagai landasan bisnis. Menurut mereka, kehidupan pribadi seseorang, terutama yang menjadi wajah perusahaan, haruslah sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang.

Dampak terhadap Citra Perusahaan

Keputusan untuk menghentikan kerja sama dengan Ruben Onsu ini tentunya tidak lepas dari berbagai isu yang berkembang belakangan ini. Citra agen travel umrah yang digandeng oleh Ruben Onsu mengalami penuruan akibat kontroversi yang melibatnya dan keluarganya.

Banyak pihak, terutama para calon jemaah umrah, mempertanyakan kredibilitas perusahaan setelah mengetahui isu yang berkembang. Beberapa di antaranya khawatir bahwa agen travel yang sama-sama menyebut mengutamakan nilai-nilai keagamaan ternyata terlibat dalam kontroversi yang tidak sesuai dengan nilai tersebut.

Untuk menjaga citra perusahaan, agen travel umrah ini memutuskan untuk mengambil langkah tegas dengan menghentikan status Ruben Onsu sebagai BA. Mereka berharap keputusan ini dapat menjadi bukti nyata bahwa perusahaan benar-benar mengedepankan nilai-nilai yang mereka anut.

Respons Publik terhadap Pernyataan tersebut

Pernyataan yang dikeluarkan oleh agen travel umrah ini mendapat berbagai respons dari publik. Ada pihak yang mendukung keputusan tersebut dengan menganggap bahwa perusahaan telah menunjukkan sikap tegas dan konsisten dengan nilai-nilai yang dipegang.

"Saya setuju dengan keputusan perusahaan. Sebagai agen travel umrah, mereka harus menjaga citra dan integritas. Kalau ada yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang mereka anut, lebih baik dihentikan saja," ujar salah satu netizen dalam cuitannya.

Di sisi lain, ada juga pihak yang menganggap bahwa perusahaan terlambat mengambil langkah ini. Mereka berpendapat bahwa jika perusahaan benar-benar mengedepankan nilai-nilai tersebut, seharusnya sudah mengambil langkah lebih awal ketika isu pertama kali muncul.

"Merasa ketinggalan waktu. Kalau memang ingin menjaga citra, seharusnya lebih proaktif. Sekarang baru dihentikan setelah isu sudah meluas," komentar netizen lainnya.

Implikasi Bisnis ke Depan

Dampak dari keputusan ini tentunya akan dirasakan dalam jangka pendek maupun panjang oleh agen travel umrah bersangkutan. Dalam jangka pendek, kemungkinan besar akan ada penurunan minat dari calon jemaah yang sebelumnya terpengaruh oleh citra Ruben Onsu.

Namun, dalam jangka panjang, perusahaan berharap bahwa keputusan ini dapat membangun kepercayaan kembali dari para calon jemaah. Dengan menunjukkan sikap tegas dan konsisten, diharapkan citra perusahaan dapat pulih bahkan lebih baik dari sebelumnya.

Untuk mengantisipasi penurunan bisnis, perusahaan kemungkinan akan melakukan berbagai strategi komunikasi dan pemasaran yang baru. Mereka mungkin akan lebih menekankan pada aspek profesionalisme, kepercayaan, dan layanan yang berkualitas sebagai dasar dalam menarik calon jemaah.

Peran Selebriti sebagai Brand Ambassador

Insiden ini juga menjadi pertanyaan terkait peran selebriti sebagai Brand Ambassador, khususnya dalam bisnis yang berhubungan dengan nilai-nilai keagamaan seperti travel umrah. Banyak yang berpendapat bahwa selebriti yang menjadi wajah perusahaan harus benar-benar memahami dan meneladani nilai-nilai yang diwakilinya.

"Selebriti yang menjadi BA tidak hanya sekadar wajah, tetapi juga harus benar-benar memahami dan meneladani nilai-nilai perusahaan. Kalau tidak, akan berdampak buruk pada citra perusahaan," ujar ahli pemasaran.

Di sisi lain, ada juga pandangan bahwa perusahaan juga harus memiliki mekanisme pemilihan BA yang lebih ketat dan tidak hanya mengandalkan popularitas semata. Mereka perlu mempertimbangkan karakter, latar belakang, dan nilai-nilai yang dipegang oleh calon BA sebelum memutuskan untuk bekerja sama.

Dengan kejadian ini, diharapkan para pelaku bisnis, khususnya dalam bidang travel umrah, dapat belajar untuk lebih selektif dalam memilih Brand Ambassador yang sesuai dengan nilai-nilai perusahaan dan mampu menjaga citra yang dibangun bersama.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Intan Permata

Spesialis konten kuliner sehat, diet, dan resep rendah kalori.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter