Kebakaran melanda sejumlah lapak di kawasan Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Selasa dini hari. Insiden tersebut membuat warga sekitar panik karena sebelum kobaran api terlihat, sejumlah saksi mengaku mendengar suara ledakan dari dalam area lapak.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula sekitar pukul 01.30 WIB ketika warga yang masih terjaga melihat kepulan asap tebal membubung dari atap salah satu lapak. Tidak lama kemudian, api dengan cepat membesar dan menjalar ke lapak-lapak di sekitarnya. Sejumlah warga mengaku sempat mendengar suara letusan keras beberapa kali sebelum api terlihat jelas.
"Saya lagi di depan rumah, tiba-tiba dengar suara seperti ledakan, lalu warga lain teriak kalau ada kebakaran," kata salah satu warga setempat. Menurutnya, suara ledakan itu diduga berasal dari tabung gas atau benda lain yang berada di dalam lapak.
Warga yang menyadari kejadian tersebut langsung berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun karena material lapak didominasi kayu dan barang dagangan yang mudah terbakar, api menyebar sangat cepat. Petugas keamanan setempat kemudian menghubungi layanan pemadam kebakaran.
Proses Pemadaman
Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta mengerahkan sejumlah unit mobil pemadam ke lokasi kejadian. Proses pemadaman berlangsung sekitar dua jam. Petugas sempat mengalami kendala karena akses jalan yang sempit dan banyaknya bangunan semi permanen di sekitar lokasi.
Petugas juga melakukan pendinginan di lokasi untuk memastikan tidak ada titik api yang tersisa dan mencegah kebakaran kembali menyala. Hingga pagi, petugas masih bersiaga di lokasi untuk melakukan penyisiran.
Kerugian dan Korban
Berdasarkan data sementara, tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun kerugian materiil ditaksir mencapai puluhan juta rupiah karena sejumlah lapak beserta barang dagangan hangus terbakar.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan petugas. Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik atau kebocoran tabung gas, sejalan dengan adanya laporan warga yang mendengar suara ledakan.
Respons Warga dan Pemerintah
Sejumlah pemilik lapak yang datang ke lokasi mengaku pasrah dan berharap mendapat bantuan. Mereka menyatakan sebagian besar barang dagangan tidak sempat diselamatkan karena api menyebar dengan cepat.
Pihak kelurahan menyatakan akan mendata kerugian dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut. Warga diimbau tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat penduduk dengan bangunan semi permanen.
Komentar (0)