19, 2026
Teknologi

Kevin Diks Buka Suara Usai Gladbach Babak Belur, 6 Laga Berakhir dengan Kekalahan

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/08/08/6a774685de7b6-kevin-diks_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Dewi Lestari
Dewi Lestari Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Borussia Mönchengladbach Kekalahan Keenam Beruntun, Kevin Diks Buka Suara

Borussia Mönchengladbach mengalami kekalahan keenam beruntun di Bundesliga setelah ditaklukkan 1-3 oleh Werder Bremen pada pekan keenjuh kompetisi. Kekalahan ini membuat posisi tim semakin genting di klasemen sementara. Bek kanan asal Belanda, Kevin Diks, akhirnya membuka suara mengomentari situasi sulit yang dihadapi Die Fohlen.

Dalam wawancara usai laga, Diks mengakui performa tim yang mengecewakan dalam beberapa pekan terakhir. "Kami tahu bahwa performa kami dalam beberapa pekan terakhir tidak memuaskan," ujar Diks seperti dilansir dari laman resmi klub. "Kekalahan beruntun ini sangat menyakitkan, tapi kami tidak bisa menyerah sekarang. Ini adalah saat untuk bersatu dan mencari solusi."

Situasi Memburuk di Gladbach

Borussia Mönchengladbach saat ini berada di posisi ke-17 klasemen Bundesliga dengan hanya mengoleksi 3 poin dari 7 laga. Performa buruk ini membuat posisi pelatih Daniel Farke semakin terancam. Sebelumnya, klub telah mengalami kekalahan dari Bayern Munchen, RB Leipzig, VfL Wolfsburg, dan Stuttgart.

Dalam laga melawan Werder Bremen, Gladbah sempat unggul dulu lewat gol Marvin Ducksch di menit ke-27. Namun, tim tamu berhasil membalikkan keadaan melalui gol Niclas Fullkrug dan dua gol dari Omar Marmoush. Diks yang tampil sebagai starter sepanjang laga mengakui tim kesulitan menghadapi tekanan dari lawan.

"Kami berjuang keras di awal laga dan berhasil unggul. Tapi setelah itu, kami kehilangan fokus dan membuat kesalahan fatal," jelas Diks. "Werder Bremen memanfaatkan kesalahan kami dengan sangat baik. Kami harus belajar dari kesalahan ini karena tidak ada lagi ruang untuk kesalahan lagi."

Reaksi dari Pihak Klub

Selain Diks, beberapa pemain lain juga telah menyampaikan pandangannya mengenai situasi sulit yang dihadapi klub. Kapten Gladbach, Christoph Kramer, mengatakan bahwa tim perlu segera bangkit untuk menghindari degradasi.

"Ini adalah momen yang sangat sulit bagi semua kami. Tapi kami adalah tim yang harus bersatu dalam situasi seperti ini," ujar Kramer. "Kami perlu kembali ke pelatihan dengan pikiran yang benar dan menunjukkan karakter yang kuat. Liga masih panjang dan segala sesuatu bisa terjadi."

Manajemen Gladbach juga telah mengadakan rapat darurat untuk membahas situasi ini. Meski belum ada keputusan resmi mengenai posisi pelatih Farke, beberapa sumber menyebutkan bahwa klub sedang mempertimbangkan opsi untuk mengganti pelatih jika performa tidak membaik dalam beberapa pekan ke depan.

Masa Depan di Gladbach

Diks yang bergabung dengan Gladbach pada musim panas 2023 dari Feyenoord ini mengaku masih percaya diri untuk membantu tim keluar dari krisis. "Saya datang ke sini untuk berkontribusi dan membantu klub meraih kesuksesan. Kondisi saat ini tidak sesuai dengan apa yang kami inginkan, tapi saya yakin kami bisa bangun," tegasnya.

Bagi Diks, solusi untuk keluar dari krisis adalah kembali ke dasar-dasar permainan. "Kita harus kembali ke prinsip-prinsip permainan yang telah diajarkan pelatih. Fokus pada detail, disiplin, dan kerja sama tim. Ini bukan masalah individu, tapi masikan seluruh tim," pungkasnya.

Dengan jeda internasional yang akan datang, Gladbach memiliki waktu sekitar dua minggu untuk memperbaiki performa sebelum melakoni laga berikutnya melawan Hoffenheim pada tanggal 1 September. Semoga bagi tim, jeda ini bisa menjadi momen penting untuk refleksi dan penyegaran sebelum kembali ke medan perang Bundesliga.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Dewi Lestari

Penulis kesehatan & nutrisi. Fokus pada topik gizi keluarga dan pola hidup sehat alami.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter