30, 2026
Olahraga

Kevin Diks: Waktunya Fokus ke FIFA ASEAN Cup!

Kevin Diks absen membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026. Bek Borussia Moenchengladbach itu kini fokus menatap FIFA ASEAN Cup 2026 bersama Garuda.]]>

Julia Halim
Julia Halim Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Kevin Diks: Waktunya Fokus ke FIFA ASEAN Cup!

Kevin Diks Ajak Timnas Indonesia Fokus ke ASEAN Cup Usai Laga Kontra Jepang

Bek Timnas Indonesia, Kevin Diks, menegaskan bahwa seluruh pemain harus segera mengalihkan perhatian ke ajang ASEAN Cup 2024 setelah menyelesaikan pertandingan melawan Jepang dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Pernyataan tersebut disampaikan Diks seusai laga yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (15/11/2024) malam WIB.

Dalam pertandingan tersebut, Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan Jepang dengan skor 0-4. Meski menelan kekalahan, Diks menilai hasil itu tidak boleh menjadi beban berkepanjangan bagi skuad Garuda karena masih ada agenda penting lain yang menanti, namely turnamen sepak bola antarnegara ASEAN yang akan digelar dalam waktu dekat.

"Kami harus fokus ke ASEAN Cup. Sudah waktunya bagi kami untuk mengalihkan perhatian ke turnamen itu," ujar Diks dalam sesi konferensi pers usai pertandingan, dikutip dari laman resmi PSSI.

Evaluasi dan Pembelajaran dari Laga Melawan Jepang

Kevin Diks mengakui bahwa Jepang merupakan salah satu tim terkuat di Asia dengan kualitas individu dan kolektif yang mumpuni. Menurutnya, kekalahan tersebut menjadi pelajaran berharga bagi para pemain,尤其是 bagi mereka yang baru bergabung dengan skuad Garuda, untuk memahami standar kompetisi level tertinggi di Asia.

"Jepang adalah tim yang sangat kuat. Kami tahu itu sebelum pertandingan. Ada banyak hal yang bisa kami pelajari, terutama soal disiplin posisi dan kecepatan pengambilan keputusan," kata pemain yang memperkuat FC Copenhagen tersebut.

Diks menambahkan bahwa hasil buruk tidak seharusnya mematahkan semangat tim. Ia memilih untuk melihat sisi positif dari proses yang sedang dibangun oleh pelatih Shin Tae-yong bersama seluruh pemain, termasuk penggabungan pemain senior dan pemain muda dalam beberapa pertandingan terakhir.

Menurutnya, konsistensi dalam menjalani proses pembinaan menjadi kunci untuk menghadapi turnamen-turnamen berikutnya, termasuk ASEAN Cup yang akan mempertemukan Indonesia dengan negara-negara tetangga di kawasan Asia Tenggara.

Fokus pada Persiapan dan Adaptasi Pemain

Diks juga menyoroti pentingnya waktu persiapan yang memadai menjelang ASEAN Cup. Ia menyebut para pemain yang berlaga di luar negeri perlu beradaptasi lagi dengan kondisi cuaca, lapangan, serta karakteristik permainan tim-tim ASEAN yang cenderung mengandalkan kecepatan dan transisi cepat.

"Persiapan harus benar-benar matang. Kami punya waktu yang tidak lama, jadi setiap sesi latihan harus dimanfaatkan dengan baik," jelasnya.

Pada kesempatan itu, Diks juga menegaskan komitmennya untuk memberikan kontribusi maksimal bagi Timnas Indonesia. Ia menyatakan siap bermain di posisi mana pun yang dipercayakan pelatih selama itu menguntungkan tim.

"Saya selalu siap membantu tim. Yang terpenting adalah Indonesia bisa tampil sebaik mungkin dan meraih hasil positif," tambahnya.

Harapan untuk Dukungan Suporter

Kevin Diks juga mengajak seluruh suporter Indonesia untuk tetap memberikan dukungan kepada Timnas meskipun baru saja menelan kekalahan dari Jepang. Menurutnya, dukungan dari tribun sangat berarti bagi para pemain, terutama ketika tampil di turnamen regional seperti ASEAN Cup.

"Suporter Indonesia luar biasa. Kami merasakannya setiap kali bermain di sini. Dukungan itu sangat membantu kami, terutama di momen-momen sulit," ujarnya.

Ia berharap kehadiran penonton di stadion pada laga-laga ASEAN Cup nanti dapat menjadi energi tambahan bagi skuad Garuda untuk berbicara banyak di turnamen tersebut.

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan akan kembali berlaga dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia pada November 2024, sebelum kemudian memulai persiapan intensif untuk ASEAN Cup yang akan berlangsung pada Desember 2024 hingga Januari 2025.

Jadwal dan Tantangan di ASEAN Cup

Pada ASEAN Cup mendatang, Indonesia tergabung dalam Grup B bersama Vietnam, Filipina, Myanmar, dan Laos. Kompetisi akan digelar dengan format home and away serta melibatkan pemain-pemain terbaik dari masing-masing negara peserta.

Menghadapi lawan-lawan di kawasan, Indonesia dituntut tampil konsisten. Sejumlah catatan seperti efektivitas penyelesaian akhir dan soliditas lini belakang menjadi pekerjaan rumah yang harus dibenahi.

Diks menyadari tantangan itu. Namun, ia menilai kerja sama tim dan kedisiplinan taktik akan menjadi faktor utama yang menentukan hasil akhir.

"Semua lawan di ASEAN Cup punya kualitas. Tidak ada pertandingan yang mudah. Kami harus siap secara fisik dan mental," pungkasnya.

Dengan sisa waktu yang ada, Kevin Diks dan rekan-rekannya bertekad memanfaatkan setiap kesempatan untuk berbenah demi meraih hasil terbaik dan membawa nama Indonesia harum di pentas regional.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Julia Halim

Kolumnis yang gemar mengupas isu perdagangan internasional dan rantai pasok.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter