Thailand Amankan Tiket Final ASEAN Cup 2026 Usai Tekuk Malaysia
Timnas Thailand memastikan satu tempat di partai puncak ASEAN Cup 2026 setelah mengalahkan Malaysia dengan skor 2-0 pada laga semifinal kedua yang berlangsung di Stadion Rajamangala, Bangkok, Rabu malam. Kemenangan agregat 3-1 ini membawa Gajah Perang melaju ke final untuk kelima kalinya dalam enam edisi terakhir turnamen sepak bola paling bergengsi di Asia Tenggara tersebut.
Dua gol kemenangan Thailand diciptakan oleh Supachok Sarachat pada menit ke-34 dan Teerasil Dangda melalui titik penalti di menit ke-78. Hasil ini melengkapi dominasi Thailand sepanjang babak gugur, setelah pada leg pertama di Kuala Lumpur kedua tim bermain imbang 1-1. Dengan demikian, Thailand akan menghadapi Vietnam di partai final yang dijadwalkan berlangsung dalam dua leg pada awal Februari mendatang.
Jalannya Pertandingan Semifinal Leg Kedua
Sejak awal pertandingan, Thailand tampil menekan dan menguasai penguasaan bola mencapai 62 persen. Pelatih Mano Polking menurunkan formasi menyerang dengan menempatkan Supachok dan Chanathip Songkrasin sebagai motor serangan di lini tengah. Tekanan bertubi-tubi yang dilancarkan Thailand akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-34.
Supachok Sarachat memanfaatkan umpan terobosan dari Chanathip di sisi kanan pertahanan Malaysia, lalu melepaskan tendangan kaki kiri yang tidak mampu dijangkau kiper Syihan Hazmi. Gol tersebut mengubah kedudukan agregat menjadi 2-1 untuk keunggulan Thailand dan memaksa Malaysia keluar dari pola bertahan yang mereka terapkan sejak awal laga.
Memasuki babak kedua, Malaysia meningkatkan intensitas serangan. Pelatih Kim Pan-gon memasukkan Faisal Halim dan Akhyar Rashid untuk menambah daya gedor. Namun, pertahanan Thailand yang dikomandoi Kritsada Kaman tampil disiplin dan berhasil meredam setiap ancaman. Sebaliknya, Thailand justru mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-78 setelah Dion Cools dianggap melanggar Teerasil Dangda di dalam kotak terlarang. Teerasil yang maju sebagai eksekutor tidak menyia-nyiakan peluang dan menutup pertandingan dengan skor 2-0.
Vietnam Melaju ke Final Usai Singkirkan Indonesia
Di sisi lain, Vietnam memastikan diri melaju ke final setelah menyingkirkan Indonesia dengan agregat 3-2 pada semifinal lainnya. Vietnam menang 2-1 pada leg pertama di Hanoi, namun sempat kalah 0-1 pada leg kedua di Jakarta. Kemenangan tipis tersebut sudah cukup membawa Nguyen Quang Hai dan kawan-kawan melangkah ke partai puncak.
Pelatih Vietnam Philippe Troussier menyatakan bahwa timnya telah menunjukkan mentalitas juara sepanjang turnamen. "Kami tahu laga di Jakarta akan sangat sulit, tetapi para pemain mampu menjaga fokus dan disiplin. Kini kami memiliki kesempatan untuk merebut gelar yang sudah lama kami nantikan," ujar Troussier dalam konferensi pers usai pertandingan.
Rekap Klasemen dan Statistik Turnamen
Sepanjang babak penyisihan grup, Thailand mendominasi Grup A dengan mengumpulkan sembilan poin dari tiga pertandingan, mencetak delapan gol dan hanya kebobolan dua kali. Malaysia yang finis sebagai runner-up grup mengoleksi enam poin. Sementara itu, Vietnam memuncaki Grup B dengan tujuh poin, diikuti Indonesia dengan lima poin dan satu kemenangan atas Myanmar.
Thailand menjadi tim paling produktif di turnamen ini dengan total 15 gol dalam enam pertandingan. Teerasil Dangda memimpin daftar top scorer sementara dengan lima gol, disusul oleh Nguyen Tien Linh dari Vietnam dengan empat gol dan Faisal Halim dari Malaysia dengan tiga gol. Kiper Thailand, Chatmongkol Thongkiri, mencatat empat clean sheet sepanjang turnamen, menjadikannya kiper terbaik hingga babak semifinal.
Jadwal Final dan Proyeksi Pertemuan
Partai final ASEAN Cup 2026 akan mempertemukan Thailand dan Vietnam dalam format dua leg. Leg pertama dijadwalkan berlangsung di Stadion Nasional My Dinh, Hanoi, pada 2 Februari, sementara leg kedua akan digelar di Stadion Rajamangala, Bangkok, pada 6 Februari mendatang.
Pertemuan Thailand melawan Vietnam di final menjadi ulangan dari final edisi 2020 yang saat itu dimenangkan Thailand dengan agregat 2-0. Vietnam berambisi membalas kekalahan tersebut sekaligus meraih gelar ketiga mereka setelah terakhir kali menjuarai turnamen ini pada 2018. Sementara Thailand mengejar gelar ketujuh mereka dan memperkuat posisi sebagai tim tersukses dalam sejarah ASEAN Cup.
Asosiasi Sepak Bola ASEAN (AFF) mencatat bahwa partai final kali ini diprediksi menjadi salah satu final paling kompetitif dalam satu dekade terakhir. Kedua tim memiliki kedalaman skuad yang merata dan sejumlah pemain yang berkarier di liga luar negeri. Federasi juga mengonfirmasi bahwa tiket pertandingan leg kedua di Bangkok telah terjual habis dalam waktu tiga hari setelah penjualan dibuka.
Dampak bagi Peringkat FIFA dan Persepsi Regional
Keberhasilan Thailand dan Vietnam melaju ke final diprediksi akan memperbaiki peringkat FIFA kedua negara. Thailand saat ini menempati peringkat 101 dunia, sementara Vietnam berada di posisi 95. Kemenangan di final nanti berpotensi mengangkat salah satu tim ke posisi yang lebih baik dalam undian kualifikasi Piala Asia mendatang.
Pengamat sepak bola Asia Tenggara menilai bahwa final kali ini menegaskan dominasi dua tim tradisional di kawasan, sekaligus menjadi tolok ukur perkembangan sepak bola regional menjelang agenda kompetisi internasional yang lebih besar. Turnamen ASEAN Cup 2026 juga mencatat rekor baru dalam hal jumlah penonton stadion dan jangkauan siaran digital di seluruh Asia Tenggara.
Dengan persiapan yang relatif seimbang, partai final dua leg tersebut diperkirakan menjadi penentu akhir dari persaingan sengit yang telah berlangsung sejak fase grup dimulai pada Desember lalu.
Komentar (0)