04, 2026
Nasional

Konon Jadi Pembawa Berkah, Pemilik Weton Ini Dipercaya Bikin Rezeki Rumah Tangga Makin Lancar dan Makmur

<img src="https://thumb.viva.co.id/media/frontend/thumbs3/2026/09/11/6aa3d22ad9c42-ilustrasi-weton_gemini_665_374.jpg" align="left" hspace="7" width="100" />

Farid Saputra
Farid Saputra Reporter

Diterbitkan:

0 komentar 0 dibaca

Weton dan Kepercayaan Rezeki Rumah Tangga dalam Tradisi Jawa

Weton atau perpaduan hari lahir dan pasaran dalam kalender Jawa hingga kini masih menjadi salah satu rujukan sebagian masyarakat dalam membaca kehidupan, termasuk soal rezeki dan keharmonisan rumah tangga. Kepercayaan ini tidak lepas dari warisan budaya Jawa yang mengaitkan hari kelahiran dengan watak, nasib, dan keberuntungan seseorang. Dalam sejumlah literatur primbon Jawa, weton tertentu disebut sebagai pembawa berkah bagi keluarga, sehingga rezeki diyakini mengalir lebih lancar dan kehidupan rumah tangga menjadi lebih makmur.

Primbon Jawa merupakan kumpulan pengetahuan turun-temurun yang memuat perhitungan hari, pasaran, arah, dan berbagai tanda alam untuk membaca kecenderungan hidup seseorang. Meski tidak memiliki dasar ilmiah, primbon hingga kini masih banyak digunakan sebagai pedoman, terutama di kalangan masyarakat Jawa dan mereka yang masih memegang tradisi leluhur. Salah satu bagian yang paling sering dibahas adalah perhitungan weton untuk pasangan suami istri, yang dipercaya dapat memengaruhi keberuntungan keluarga secara keseluruhan.

Weton yang Dipercaya Membawa Kelancaran Rezeki

Dalam berbagai sumber primbon, sejumlah weton dianggap memiliki energi positif yang kuat bagi perekonomian keluarga. Weton-weton ini biasanya dikaitkan dengan sifat pekerja keras, pandai mencari peluang, dan mampu menjaga keharmonisan rumah tangga. Berikut beberapa di antaranya.

1. Senin Kliwon

Weton Senin Kliwon dipercaya memiliki intuisi tajam dalam membaca peluang usaha. Pemilik weton ini dinilai mampu mengelola keuangan keluarga dengan bijak sehingga rezeki tidak mudah habis. Dalam kehidupan rumah tangga, mereka dikenal sabar dan tidak mudah terpancing konflik, dua hal yang diyakini membuat keluarga lebih stabil secara ekonomi.

2. Selasa Pon

Selasa Pon sering disebut sebagai weton pembawa keberuntungan dalam pekerjaan. Pemiliknya diyakini memiliki daya tarik tersendiri dalam pergaulan sehingga mudah mendapat kepercayaan dari orang lain, termasuk dalam urusan bisnis dan karier. Keberuntungan sosial ini kemudian berdampak pada kelancaran rezeki keluarga.

3. Rabu Wage

Weton Rabu Wage dipercaya sebagai pembawa keberkahan dalam hal rezeki yang datang dari berbagai arah. Pemiliknya disebut pandai bersyukur dan tidak boros, sehingga penghasilan yang diperoleh dapat dikelola dengan baik. Dalam primbon, weton ini juga dikaitkan dengan kemampuan meredam perselisihan rumah tangga.

4. Kamis Legi

Kamis Legi termasuk weton yang paling sering disebut sebagai pembawa keberuntungan. Pemilik weton ini diyakini memiliki aura kepemimpinan dan kemampuan mengatur keluarga dengan baik. Mereka dipercaya mampu menjadi penggerak ekonomi rumah tangga sekaligus penjaga keharmonisan pasangan.

5. Jumat Pahing

Weton Jumat Pahing dikenal sebagai pribadi pekerja keras dan pantang menyerah. Dalam primbon, mereka diyakini memiliki jalan rezeki yang panjang dan stabil, terutama jika menekuni bidang usaha atau perdagangan. Kesetiaan dan tanggung jawabnya terhadap keluarga menjadi nilai tambah yang membuat rumah tangga lebih tenteram.

6. Sabtu Kliwon

Sabtu Kliwon dipercaya membawa energi spiritual yang kuat. Pemiliknya disebut memiliki naluri tajam dalam mengambil keputusan, termasuk soal keuangan. Dalam banyak penafsiran, weton ini dikaitkan dengan kemampuan menarik rezeki dari jaringan sosial yang luas.

7. Minggu Legi

Weton Minggu Legi sering dianggap sebagai simbol keberkahan dan kelembutan hati. Pemiliknya diyakini mudah bergaul dan disukai banyak orang, sehingga peluang rezeki datang dari berbagai arah. Kelembutan sikap ini juga disebut mampu menjaga keharmonisan hubungan suami istri.

Pandangan Budaya dan Realitas Sosial

Kepercayaan terhadap weton sebagai pembawa berkah bagi rezeki rumah tangga merupakan bagian dari kearifan lokal yang hidup di masyarakat. Banyak orang tua masih menanyakan weton calon pasangan anaknya sebelum pernikahan, bukan semata untuk meramal, tetapi juga sebagai bentuk ikhtiar mencari kecocokan dan keberkahan.

Namun demikian, berbagai kalangan menilai kepercayaan ini sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya penentu. Keberhasilan rumah tangga tetap bergantung pada kerja keras, komunikasi, pengelolaan keuangan yang baik, serta sikap saling menghormati antar pasangan. Weton dapat menjadi pengingat budaya, tetapi bukan jaminan mutlak atas kelancaran rezeki.

Terlepas dari pro dan kontra, fenomena ini menunjukkan bahwa tradisi masih memiliki tempat di tengah masyarakat modern. Bagi sebagian orang, weton bukan sekadar hitungan hari, melainkan cermin harapan agar kehidupan rumah tangga senantiasa diberkahi dan jauh dari kesulitan ekonomi.

Apa Reaksimu?

Suka Suka 0
Tidak Suka Tidak Suka 0
Cinta Cinta 0
Lucu Lucu 0
Wow Wow 0
Sedih Sedih 0
Marah Marah 0
PENULIS Farid Saputra

Reporter lapangan yang kerap menyoroti UMKM dan ekonomi kerakyatan.

Komentar (0)

User

Terpopuler

24 jam

Newsletter